PPSS di Wisma de Mazenod, Yogyakarta

Pertemuan PPSS di Seminari Tinggi OMI "Wisma de Mazenod", Yogyakarta

 

Mulai awal semester ganjil di tahun 2017/2018, Seminari Tinggi OMI Provinsi Indonesia melaksanakan Program Pengembangan Soft-Skill (PPSS) yang merupakan terobosan baru untuk program formasi di Skolastikat OMI "Wisma de Mazenod". Program ini dilaksanakan dua kali dalam sebulan pada hari Rabu genap selama satu semester. Ke depannya, sudah tergambar akan dilaksanakan program-program lain sebagai tindak-lanjut PPSS ini yang semakin mengasah kemampuan personal para frater dan bruder OMI demi pelayanan kepada umat/Gereja secara baik dan profesional.

 

Pemikiran Awal

Lahirnya program ini dimulai dari suatu refleksi bersama mengenai situasi dunia yang oleh Zygmunt Bauman (1925-sekarang) - seorang Filsuf sekaligus Sosiolog – dikatakan semakin liquid, ditandai dengan cepatnya perubahan-perubahan yang terjadi di dunia. Perubahan-perubahan itu terjadi pula dalam Gereja yang ditandai dengan munculnya harapan dan kebutuhan pastoral yang semakin menantang dan bervariasi. Maka diperlukan pula suatu sikap yang jelas dan tepat terhadap perubahan-perubahan yang terjadi.

Perlunya sikap yang jelas dan tepat itu semakin dipertegas ketika Pastor Antonius Widiatmoko, OMI sebagai Penanggungjawab Rumah Formasi dan Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI (Minister Rumah) mempelajari dokumen "General Norms for Oblate Formation" (GNOF).  Dikatakan bahwa ada 5 aspek formasi yang mesti diolah oleh para formandi (frater dan bruder dalam tahap formasi pertama), yaitu: kepribadian, hidup rohani, hidup studi, pastoral, dan hidup bersama. Dalam mengembangkan aspek-aspek itu, GNOF art. 61 menyebut mengenai peranan pihak-pihak lain termasuk kaum awam untuk memperkaya perjalanan formasi Oblat.

Oleh karena itu, para Formator di Seminari Tinggi OMI meminta kesediaan Ibu Endang Sulastri, seorang Dosen pada sebuah Perguruan Tinggi ternama di tingkat nasional, agar dengan profesionalitas keilmuannya turut membekali para frater dan bruder OMI. Singkat kata, dari diskusi antara para Formator Skolastikat dan tenaga ahli profesional awam ini didapat satu kata yang menjadi kunci keberhasilan formasi OMI yaitu integritas diri sebagai seorang religius-misionaris.

Add a comment
 

ROAD MAP OMI INDONESIA - HARI KE-3

Hari terakhir Teamo disambut hujan gerimis. Pertemuan dimulai setelah makan pagi, pukul 08.00 dengan agenda presentasi dari Distrik-Distrik mengenai potensi-potensi yang ada di tempat masing-masing.  Distrik Tarakan memulai presentasi dengan memaparkan potensi Gunung Belah dan Gua Maria Mentogog di Tarakan.

 

Add a comment
 

ROAD MAP OMI INDONESIA - HARI KE-2

Pertemuan hari ini dimulai dengan Misa Kudus pada pukul 06.30 di Kapel Rumah Retret Maria Imakulata.  Misa peringatan Pujangga Gereja St. Hieronimus ini dipimpin oleh Pastor Ignatius Wasono Putro, OMI.  Dalam homilinya Pastor Wasono, OMI menyampaikan Pesan Bapa Superior Jenderal di Aix-en-Provence dalam Pengalaman De-Mazenod yang Beliau catat bahwa formasi OMI dewasa ini bisa digambarkan seperti menggambar orang dengan kepala yang besar, badan kecil dan hati yang kecil.  Masih diperlukan upaya-upaya tidak hanya meningkatkan intelektualitas saja, melainkan juga membesarkan hati, menjiwai semangat St. Eugenius dalam mencintai, mencintai, dan mencintai, bagi kemuliaan Tuhan dan bagi keselamatan jiwa-jiwa.


Misa Kudus Pagi dipimpin oleh Pastor Ignatius Wasono Putro, OMI
 

TEMU AWAM OMI - ROAD MAP OMI INDONESIA

 

Pertemuan dimulai dengan Misa Kudus tepat pkl. 08.00 pagi hari Jumat, 29 September 2017. Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Provinsial OMI Indonesia, Pastor Antonius Rajabana, OMI bertepatan pula dengan Pesta Para Malaikat Agung.  Dalam Homilinya, Beliau menyampaikan latar belakang pertemuan kembali para Oblat dengan awam tim panggilan OMI.  Dalam perjalanan yang telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan dengan meningkatnya jumlah anggota Yuniorat OMI di Cilacap, disampaikan bahwa kerja nyata ini adalah sejalan dengan hasil Kapitel Umum 2016 dan Promulgasi Visi dan Misi OMI Indonesia.  Bersama-sama, dalam berkat Tuhan, doa Bunda Maria serta pertolongan dan dukungan para Malaikat Agung, Bapa Provinsial mengajak semua peserta untuk bersiap dengan lebih serius dan gigih dalam tiga hari ke depan untuk mengikuti acara yang padat.  Para peserta dengan antusias menyanggupi ajakan tersebut.

Add a comment
 

Jumpa Sahabat Seminari OMI

Di bulan September 2017, telah dilangsungkan Jumpa Sahabat Seminari di 3 Distrik: Tarakan, Balikpapan, dan Jakarta.  Pastor Antonius Widiatmoko, OMI, Direktur Sahabat Seminari OMI Provinsi Indonesia, bersama Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI, Bendahara Sahabat Seminari, berjumpa dengan para Sahabat Seminari dalam kesempatan berbeda.

Pastor Wahyu, OMI mengadakan Perayaan Ekaristi Jumpa Sahabat Seminari di Tarakan pada 04 September 2017.  Misa Kudus ini dihadiri oleh sekitar 50 orang anggota dan awam umat setempat.  Sedangkan acara yang sama juga diadakan Pastor Wahyu, OMI di Balikpapan pada 07 September 2017.  Bapak Feliks terpilih untuk menjadi Promotor Sahabat Seminari setempat.

 

Jumpa Sahabat Seminari Distrik Tarakan bersama Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI

 

Add a comment
 

Page 1 of 29

«StartPrev12345678910NextEnd»

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.