TEMU AWAM OMI - ROAD MAP OMI INDONESIA

 

Pertemuan dimulai dengan Misa Kudus tepat pkl. 08.00 pagi hari Jumat, 29 September 2017. Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Provinsial OMI Indonesia, Pastor Antonius Rajabana, OMI bertepatan pula dengan Pesta Para Malaikat Agung.  Dalam Homilinya, Beliau menyampaikan latar belakang pertemuan kembali para Oblat dengan awam tim panggilan OMI.  Dalam perjalanan yang telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan dengan meningkatnya jumlah anggota Yuniorat OMI di Cilacap, disampaikan bahwa kerja nyata ini adalah sejalan dengan hasil Kapitel Umum 2016 dan Promulgasi Visi dan Misi OMI Indonesia.  Bersama-sama, dalam berkat Tuhan, doa Bunda Maria serta pertolongan dan dukungan para Malaikat Agung, Bapa Provinsial mengajak semua peserta untuk bersiap dengan lebih serius dan gigih dalam tiga hari ke depan untuk mengikuti acara yang padat.  Para peserta dengan antusias menyanggupi ajakan tersebut.

 

Perayaan Ekaristi yang dipimpin Bapa Provinsial OMI Indonesia

 

Seusai Misa, sesi pun dimulai.  Diawali dengan pengantar oleh Bapa Provinsial yang menekankan bahwa karya misi OMI adalah karya misi bersama.  OMI ada untuk Gereja, karena mencintai Kristus adalah mencintai GerejaNya.  Di Indonesia, karya misi Formasi sebagai fokus utama telah melibatkan awam sejak awal proses.  Maka ke depannya diharapkan kaum awam bahkan menjadi bagian dari identitas OMI Provinsi Indonesia.  Selanjutnya disampaikan juga kata pengantar dari Ketua Steering Committee, Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI.  Beliau mengatakan bahwa rasa syukur atas pengalaman Triennium melahirkan kesatuan Hati, Semangat, dan Misi Baru di seluruh Distrik.  Maka untuk menjaga agar api semangat Triennium tetap bernyala-nyala, perlu dibentuk Tim Animasi supaya awam juga bersatu dalam pemahaman dan penghayatan akan spiritualitas yang sama dalam mendukung karya para Oblat.  Pastor Wahyu kemudian menjabarkan tahatp-tahap per lima tahunan dengan khusus 3 tahun pertama (2017-2020) difokuskan bagi panggilan dan formasi dengan harapan ke depannya, arah dan tujuan OMI Provinsi Indonesia menjadi integral dan misioner.  Kemudian, Pastor Antonius Widiatmoko, OMI selaku Moderator menjelaskan langkah-langkah diskusi yang telah disiapkan dalam modul SWOT, program, indikator, dan evaluasi yang telah disusun oleh Steering Committee sebagai bahan diskusi di tiap-tiap Distrik.  Semua perwakilan Distrik langsung berkumpul dan berdiskusi dengan hasil-hasil diskusi mengenai Spiritualitas dan Panggilan dipaparkan dalam pleno.  Dari hasil diskusi ini tergali banyak sekali informasi, ide, dan program-program nyata yang akan dilaksanakan oleh Distrik-Distrik, lengkap dengan alokasi waktu, peserta dan dana yang dibutuhkan.


Dari kiri ke kanan: Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI (Ketua Steering Committee), Pastor Antonius Rajabana, OMI (Provinsial OMI Indonesia), Pastor Antonius Widiatmoko, OMI (Moderator)

 

Peserta dari Distrik Purwokerto dalam diskusi kelompok


Diskusi yang diselingi dengan makan siang, makan malam, dan rehat kopi ini akhirnya baru selesai pkl. 22.00.  Sebuah hari yang padat namun sangat menginspirasi, mengingat peserta yang antusias, datang dari tempat-tempat yang jauh.   Terima kasih, Tuhan.  Terpujilah Yesus Kristus dan Maria Imakulata.

 

(Penulis/Foto: dr. Benedicta Wayan Suryani)


Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.