Kerajaan Surga itu Kehadiran Yang Ilahi dalam Diri Kita

Kita belajar tentang makna Kerajaan Surga atau Kerajaan Allah lewat pengajaran Yesus dengan menggunakan perumpamaan. Kerajaan Allah adalah Kerajaan milik Allah. Allah menjadi Rajanya. Sebagai Raja, Allahlah yang membuat aturan dan undang-undang. Semua orang yang masuk ke dalam Kerajaan Allah harus bersedia atau memberikan dirinya diatur dan diarahkan oleh Allah yang menguasai kehidupannya dan akan menuntun dia ke arah dan tempat yang baik seperti seorang gembala yang menuntun kawanan dombanya ke padang rumput yang hijau dan berair segar. Allah Yang Mahabaik akan membimbing setiap orang yang menyerahkan diri kepadaNya menuju  kebahagiaan.

Kita diajak merenungkan makna Kerajaan Allah dari sudut pandang kita yang mencarinya. Orang yang mencari Kerajaan Allah laksana seorang pedagang yang menemukan mutiara yang sangat berharga dan dia bersedia menjual seluruh miliknya untuk membeli mutiara itu. Atau, Kerajaan Allah seumpama seorang petani yang menemukan harta karun di sebidang ladang dan menjual seluruh miliknya untuk membeli ladang itu. Perumpamaan ini jangan diartikan sebagai tindakan mengurbankan segalanya demi mendapatkan Kerajaan Allah. Rasanya menjadi terlalu sederhana dan membuat orang tidak siap.

Saudagar kaya dalam salah satu perumpamaan Yesus sudah mempunyai segala-galanya. Dia berkecukupan, tetapi dia ingin lebih maju. Dia ingin mengembangkan hidupnya lebih baik lagi. Orang diajak untuk tidak puas dengan apa yang sudah dicapainya. Kerajaan Allah membuat orang membuka hati untuk meraih yang lebih baik, lebih besar dan lebih sempurna lagi.

Sedangkan dalam perumpamaan penggarap ladang yang menemukan harta karun, penggarap ladang adalah orang yang meningkatkan posisinya dari seorang buruh ladang menjadi seorang pemilik ladang. Dengan membeli ladang itu, dia tidak lagi dipandang hanya sebagai seorang buruh. Dia sekarang menjadi pemilik ladang. Dia menjadi pribadi yang bermartabat, terhormat karena dia bukan “hanya” penyewa ladang yang tidak punya hak apa-apa.

Itulah gambaran Kerajaan Allah atau Kerajaan Surga. Pada akhirnya, orang yang berjuang menemukan Kerajaan Allah akan dikenali oleh para Malaikat di hari penghakiman nanti. Ikan yang baik dan yang tidak baik akan dipisahkan. Ikan yang baik adalah orang yang membuka dirinya pada bimbingan Allah dan menghidupi nilai-nilai Kerajaan Allah. Ikan yang tidak baik adalah orang yang tidak peduli dengan peran dan bimbingan Allah dalam hidupnya. Bagaimana dengan diri kita?

(Penulis: Pastor Antonius Andri Atmaka, OMI, Pastor Kepala, Gereja Santa Maria Imakulata, Paroki Kalideres, Jakarta Barat)

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.