TAHUN PANGGILAN OBLAT

Artikel - Karya & Misi

Surat Pastor Louis Lougen, OMI, Superior Jenderal, untuk “Tahun Panggilan Oblat”

 

LJC et MI

Salam untuk para Saudara Oblat dan para Saudara/Saudari yang menghidupi Kharisma Oblat,

Selamat Pesta Santa Maria Diangkat ke Surga.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, suara banyak Oblat muda dari berbagai Regio yang hidup dengan semangat untuk masa depan kita menjelaskan kepada para anggota Generalat bahwa mereka membutuhkan dukungan dan arahan dalam memperbaharui pelayanan mengundang para anggota baru untuk bergabung bersama kita.  Para Oblat muda ini menunjukkan cintanya pada kharisma kita dan keinginan untuk mengundang para anggota baru, meski seringkali harus menghadapi wajah yang membuat kecil hati dan kritikan dari sesama Oblat yang menerima begitu saja dan bahkan membenarkan kurangnya minat kaum muda untuk masuk dalam hidup misionaris religius.

Demikian juga dengan beberapa Oblat senior yang menyerukan pembaruan komitmen bagi pelayanan panggilan.  Mereka mengutarakan kedalaman iman mereka bagi kemampuan Tuhan untuk meningkatkan jumlah panggilan bahkan dalam masa-masa yang paling penuh tantangan.  Ingatlah akan batu yang dipukul Musa dengan tongkatnya!  Para Oblat senior ini percaya bahwa karya Roh Kudus akan terus menarik kaum muda untuk mempersembahkan dirinya guna mengikuti Yesus sebagai seorang Misionaris Oblat Maria Imakulata.

Dalam terang suara-suara inilah, pada 08 Desember 2013, saya menulis surat kepada Kongregasi mengenai pelayanan panggilan.  Para Oblat merasa terdukung untuk bergerak maju mempromosikan kesadaran panggilan.  Salah satu dari buah-buah gerakan Roh Kudus ini adalah diselenggarakannya Tahun Panggilan 2015-2016 oleh Regio Amerika Latin.  Mereka adalah Regio pertama dalam Kongregasi kita – yang sejauh ini juga menjadi Regio satu-satunya – yang mensponsori tahun panggilan dan mengorganisasi sebuah kongres untuk seluruh Regio.  Selamat!

 

Buah lainnya adalah diselenggarakannya Kongres Panggilan yang pertama untuk seluruh Kongregasi di Aix pada bulan Juli tahun lalu yang dihadiri oleh 32 Oblat dari seluruh dunia.  Tema Kongres Panggilan ini sungguh indah dan luarbiasa:  “’Datang dan Lihatlah’ (Yohanes 1:39): Sukacita dan Kemurahan Hati Hidup Keoblatan Kita”.  Para peserta Kongres ini menyerukan kepada Kongregasi untuk mempersembahkan satu tahun yang dikhususkan untuk panggilan Oblat.  Peristiwa karya Roh Kudus ini disambut baik oleh Kapitel Umum 2016, dan sebuah rekomendasi diberikan kepada Generalat yang baru terpilih: “Memaklumkan Tahun Panggilan Oblat dalam waktu mandat yang sekarang berlangsung, seperti yang direkomendasikan oleh Kongres Panggilan Oblat.” (Artikel 28.4, hal. 31, ACTS, edisi Bahasa Inggris).

Dalam menanggapi serupan Kapitel Umum tersebut, dengan ini saya maklumkan “Tahun Panggilan Oblat” yang akan berlangsung dari 08 Desember 2017 hingga 25 Januari 2019.  Adapun tema tahun ini diambil dari tema Kongres Panggilan tahun 2016: ‘”Datang dan Lihatlah!’ (Yohanes 1:39): Sukacita dan Kemurahan Hati Hidup Keoblatan Kita”.

“Tahun Panggilan Oblat” ini akan memberikan dukungan dan dikuatkan oleh seruan Bapa Suci Paus Fransiskus bagi tahun yang dikhususkan untuk “Kaum Muda, Iman, dan Discernment Panggilan”.  Dalam pesan pribadi Baca Suci kepada kita pada saat audiensi para peserta Kapitel Umum pada 07 Oktober 2016, Beliau menempatkan di depan kita mendesaknya kebutuhan untuk berkomitmen pada pelayanan panggilan dalam terang kebutuhan-kebutuhan Gereja: “Yang harus dikerjakan untuk mencapai semua ini (Gereja untuk semua orang) sangat banyak; dan masing-masing dari kalian semua juga mempunyai kontribusi yang spesifik untuk diberikan.... Ladang misi sekarang ini tampaknya bertambah luas setiap harinya... Maka, ada kebutuhan akan Anda, akan keberanian misioner Anda, ketersediaan Anda untuk membawa kepada setiap orang Kabar Baik yang membebaskan dan menghibur hati” (ACTS, kata sambutan Bapa Suci Paus Fransiskus, hal. 5, edisi Bahasa Inggris).  Kata-kata ini, dan keseluruhan dari pesan Bapa Suci, tidak mencerminkan kepercayaan Bapa Suci bahwa kita telah selesai melaksanakan karya kita, bahwa kita dapat mengistirahatkan Salib kita dan sekarang dapat menghilang secara perlahan-lahan ke dalam masa lalu.  Gereja bergantung pada kita untuk menanggapi kebutuhan kaum miskin masa kini, dan untuk “menulis lembar-lembar baru” sejarah evangelisasi!

“Tahun Panggilan Oblat” akan dikoordinasi oleh Pastor Cornelius Ngoka, OMI, di bawah perutusannya sebagai Asisten Jenderal Bidang Formasi.  Komite Penyelenggara akan diketuai oleh Pastor Antoni Bochm - Konselor Jenderal Eropa, dengan dibantu oleh Pastor Guillaume Muthunda - Konselor Jenderal Afrika/Madagaskar.  Keterangan lebih lanjut akan diberikan kemudian.  Saya minta setiap Unit sudah dapat mulai memikirkan dan bekerja secara kreatif untuk membuat Tahun Panggilan Oblat sebagai masa dinamis untuk pembaruan komitmen kita pada pelayanan panggilan.  Pembentukan Komite Khusus di setiap Unit yang bekerjasama dengan kepemimpinan Unit akan menjadi jalan yang paling tepat untuk mulai merencanakan Tahun Panggilan Oblat yang khusus ini.

Pada Pesta Maria Diangkat Ke Surga, kita mengingat kembali rahmat khusus yang diterima St. Eugenius saat memberkati patung Maria Imakulata pada 15 Agustus 1822.  Rahmat itu mengangkat segala kekhawatirannya akan masa depan kelompok misionarisnya yang kecil dan memberikan keyakinan pada St. Eugenius bahwa kesemuanya bukanlah hanya ide pribadinya saja tetapi sungguh merupakan karya Roh Kudus.  St. Eugenius mendapat keyakinan bahwa “Kelompok tercinta kita” akan menjadi sumber kekudusan besar bagi kita dan mempunyai keuntungan misioner yang besar bagi Gereja.  Kita percayakan “Tahun Panggilan Oblat” kepada Maria Imakulata, model dan pelindung hidup bakti kita.  Semoga kesaksiannya menimbulkan kepercayaan mendalam pada diri kita bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.  Kehadiran Maria dalam doa di antara kita akan membuat “Tahun Panggilan Oblat” ini sebagai peristiwa yang dipenuhi Roh Kudus, memberikan pada kita cara pandang yang mencengangkan dan mengisi kita dengan harapan yang besar.

Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya untuk kemurahan hati dan peranserta sepenuh hati dari Anda dalam “Tahun Panggilan Oblat” ini.

Dalam Yesus Kristus dan Maria Imakulata,

Pastor Louis Lougen, OMI

Superior Jenderal

(Diterjemahkan secara bebas oleh Tim Website OMI Provinsi Indonesia dari artikel yang terbit di www.omiworld.org)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.