ROAD MAP OMI INDONESIA - HARI KE-3

Artikel - Karya & Misi

Hari terakhir Teamo disambut hujan gerimis. Pertemuan dimulai setelah makan pagi, pukul 08.00 dengan agenda presentasi dari Distrik-Distrik mengenai potensi-potensi yang ada di tempat masing-masing.  Distrik Tarakan memulai presentasi dengan memaparkan potensi Gunung Belah dan Gua Maria Mentogog di Tarakan.

 

Kemudian disusul oleh Distrik Jakarta yang mengemukakan potensi dukungansumber daya bagi karya-karya OMI di Distrik-Distrik yang lain.  Distrik Sintang memaparkan potensi asrama yang mampu merekrut dan membina banyak kaum muda  di Dangkan Silat. Sedangkan di Sepauk, Kongregasi memiliki  lahan di Gupung Puyang Gana sebagai pusat kegiatan OMI Distrik Kalimantan Barat masa depan, serta keunggulan-keunggulan lain di bidang pertanian yang sekarang sedang berjalan.  Distrik Formasi di Yogyakarta mempresentasikan potensi tenaga skolastik dan fasilitas pusat spiritualitas dalam tugas-tugas penyusunan modul-modul pedoman dan alat-alat bantu bagi program panggilan di Distrik-Distrik, sekaligus menjadi pusat Sahabat Seminari OMI Indonesia. Distrik Balikpapan menyusul dengan paparan potensi Paroki Dahor dan Penajam, yaitu di Km. 45 dan Km. 14 serta Kapel Regina Pacis, juga usaha-usaha pemberdayaan umat di sektor pertanian.  Distrik Purwokerto yang terdiri dari daerah Cilacap dengan potensi besar dari karya Pastor Carolus Burrows, OMI di banyak bidang, serta Banyumas dengan Gua Maria Kaliori dan Rumah Retret Maria Imakulata dan beberapa karya yang sudah berjalan.  Menjadi catatan khusus adalah Hotel Bintang Laut di Pangandaran yang membutuhkan perhatian khusus dari Kongregasi karena memiliki potensi yang sangat besar.

 

 

Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup oleh Bapa Provinsial, Pastor Antonius Radjabana, OMI dengan menampilkan Resume Kegiatan berupa Road Map Provinsi Indonesia yang akan menjadi pedoman langkah Distrik-Distrik dalam berkarya untuk dua dasawarsa ke depan.  Misa Kudus di Gua Maria Kaliori bersama dengan beberapa umat peziarah yang merayakan Bulan Rosario menjadi puncak acara. Misa dipimpin oleh Pastor Dominikus Pareta, OMI yang sekaligus bersyukur untuk ulang tahun tahbisannya yang ke-23.  Sebelum berkat penutup, peserta menerima sertifikat dan flashdisk berisi materi hasil rapat untuk dilaksanakan di masing-masing Distrik. Di saat yang sama, disampaikan pula penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pastor Carolus Burrows, OMI atas segala teladan dan inspirasi Beliau sebagai Oblat yang sudah berkarya luar biasa di Distrik Purwokerto, hingga meraih penghargaan-penghargaan di tingkat nasional.

 


Setelah Misa Kudus selesai, seluruh peserta dijamu makan siang ayam betutu dengan sambal mangga muda dan sambal kecombrang sebelum akhirnya pulang ke Distrik masing-masing.  Dengan harapan yang besar dan bekal yang telah disiapkan, semoga perjalanan karya seluruh Distrik OMI Provinsi Indonesia dapat berjalan dengan baik dan penuh berkat Tuhan, bagi kemuliaan Tuhan, kebaikan Gereja dan keselamatan jiwa-jiwa. Amin.

Terpujilah Yesus Kristus dan Maria Imakulata.  Sukses selalu OMI Provinsi Indonesia!

 

(Penulis: dr. Benedicta Wayan Suryani/Foto: Istimewa)

 

Para Oblat Maria Imakulata yang mengikuti Temu Awam OMI 2017 - Road Map OMI Provinsi Indonesia

 

Para peserta Temu Awam OMI 2017 - Road Map OMI Provinsi Indonesia

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.