Iman Yang Membawa Pertumbuhan

Artikel - Kata Bijak Orang Kudus

Ditulis oleh Pastor Antonius Andri Atmaka, OMI Selasa, 18 Oktober 2016 10:09

Pada suatu hari terjadi banjir besar di sebuah kota kecil. Semua penduduk kota itu harus diungsikan karena seluruh kota akan tenggelam. Pastor Paroki kota itu ikut sibuk membantu menyelamatkan warga dan juga barang-barang yang ada di dalam gerejanya. Semakin lama air semakin tinggi dan banyak penduduk sudah dipindahkan dengan perahu karet. Pastor Paroki itu juga diajak untuk naik ke perahu. Namun setiap kali dia menjawab, “Selamatkan yang lain dulu. Saya belakangan. Tuhan pasti akan menyelamatkan saya.” Demikianlah, sudah ada 5 perahu karet mendekat ke gereja yang semakin tenggelam itu dan sang Pastor Paroki selalu menjawab yang sama, “Selamatkan yang lain dulu. Tuhan akan menyelamatkan saya.” Entah apa yang terjadi, akhirnya Pastor itu tenggelam dalam banjir dan meninggal dunia. Ketika menghadap Tuhan, dia berkeluh-kesah: “Ah Tuhan. Mengapakan Engkau tidak menyelamatkan saya dari banjir itu. Saya sudah melayani Engkau sepanjang hidup dengan sepenuh hati, mengapakah Engkau membiarkan saya tenggelam dalam banjir?” Tuhan Allah menjawab, “Anakku, bukankah Aku sudah mengirimkan lima perahu karet kepadamu? Mengapa engkau selalu menolaknya?”

 

Add a comment
 

Kata Bijak Orang Kudus (4) - Mgr. Vital Justin Grandin, OMI

Artikel - Kata Bijak Orang Kudus

Ditulis oleh Administrator Jumat, 03 Juni 2016 16:46

 

"Tidak boleh menjadi seorang religius untuk mencapai kebahagiaan dan ketenangan.  Sebab kalau demikian, kedua-duanya tidak dapat tercapai.  Kalau kamu tertarik pada kehidupan religius hanya untuk melayani Tuhan, hal ini menajdi bukti bahwa panggilanmu itu benar.... "

 

Add a comment
 

Kata Bijak Orang Kudus (3) - Pastor Mario Borzaga, OMI

Artikel - Kata Bijak Orang Kudus

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 07 November 2015 17:46

“Aku mengasihi Yesus di dalam Sakramen-Sakramen, dan Maria, aku berdoa, aku belajar dengan sukses, aku bermimpi....”

 

“Sebuah pemikiran menarik hatiku: seseorang harus segera menyucikan dirinya pada saat ini juga (...) Tidak ada waktu yang bisa disia-siakan; seseorang harus mempercepat langkah.  (...)  Para martir adalah mereka yang telah mempercepat langkah di jalan menuju kesucian dan sanggup mengatasi semua kesulitan.” (Buku Harian, 16 Januari 1957)


“Dalam Jalan Salib, dengan Salib di tanganku, aku merasakan sekali Yesus telah memilihku untuk melanjutkan jalan salibNya; seorang pemanggul salib, seorang imam... Seluru hidup Kristus adalah kemartiran dan salib, aku adalah Kristus yang lain, maka... aku juga dipilih untuk kemartiran.  Dan jika aku ingin menjadi seorang imam yang suci, aku tidak boleh berharap yang lain, karena inilah misteri yang tersembunyi di tanganku, setiap hari: misteri darah, pengorbanan total, misteri pemberian diri sepenuhnya, misteri penyangkalan diri, misteri kerendahan hati di hadapan kemuliaan Ilahi.” (Buku Harian, 19 Februari 1957)

Add a comment
 

Kata Bijak Orang Kudus (2) - Tentang Imam

Artikel - Kata Bijak Orang Kudus

Ditulis oleh Administrator Rabu, 30 Januari 2013 17:28

St. Yohanes Krisostomus: Ia yang menghormati seorang imam, menghormati Kristus.  Ia yang menghina seorang imam, menghina Kristus.

St. Fransiskus dari Asisi: Jika aku bertemu malaikat dan seorang imam, aku akan berlutut untuk memberi hormat pertama-tama kepada imam, dan baru kemudian kepada malaikat. (Kata-kata ini kemudian juga diucapkan oleh St. Yohanes Maria Vianney)

St. Agustinus: Oh, betapa agungnya martabat para imam.  Dalam tangan mereka, seperti di dalam rahim Perawan Terberkati, Putera Allah berinkarnasi.

Add a comment

 

Kata Bijak Orang Kudus (1)

Artikel - Kata Bijak Orang Kudus

Ditulis oleh Administrator Jumat, 06 Januari 2012 13:49

Santo Yohanes Krisostomus - Para imam telah menerima kekuasaan yang diberikan Tuhan bukan kepada para malaikat maupun malaikat agung.  Dikatakan pada para imam: "Apa yang engkau ikat di dunia ini akan terikat di surga; dan apa yang engkau lepaskan, akan terlepas."  Penguasa-penguasa sementara memang memiliki kekuasaan untuk mengikat; tetapi mereka hanya dapat mengikat tubuh.  Para Imam, secara kontras, dapat mengikat jiwa dan melampaui langit.  Apakah (Allah) tidak memberikan mereka kekuasaan surga? .... Kuasa apa yang lebih besar daripada kuasa ini?  Bapa telah menyerahkan segala penghakiman kepada Putera.  Dan sekarang saya melihat Sang Putera menempatkan kekuasaan ini pada tangan-tangan para Imam.  Mereka dibesarkan untuk martabat ini, seolah-olah mereka telah berkumpul ke surga.

Add a comment
 

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.