Kata Bijak Orang Kudus (2) - Tentang Imam

Artikel - Kata Bijak Orang Kudus

St. Yohanes Krisostomus: Ia yang menghormati seorang imam, menghormati Kristus.  Ia yang menghina seorang imam, menghina Kristus.

St. Fransiskus dari Asisi: Jika aku bertemu malaikat dan seorang imam, aku akan berlutut untuk memberi hormat pertama-tama kepada imam, dan baru kemudian kepada malaikat. (Kata-kata ini kemudian juga diucapkan oleh St. Yohanes Maria Vianney)

St. Agustinus: Oh, betapa agungnya martabat para imam.  Dalam tangan mereka, seperti di dalam rahim Perawan Terberkati, Putera Allah berinkarnasi.

St. Norbertus: Oh, Imam!  Siapakah engkau?  Bukan lewat dirimu, karena engkau datang dari ketiadaan.  Bukan untuk dirimu, karena engkau adalah perantara manusia.  Bukan buat dirimu, karena engkau adalah mempelai Gereja.  Bukan engkau, karena engkau adalah pelayan untuk semua.  Bukan engkau, karena engkau adalah Tuhan.  Jadi, siapakah engkau?  Engkau bukan apa-apa, tetapi sekaligus semuanya.

St. Alfonsus de Liguori: Para imam haruslah suci, karena Tuhan telah menempatkan mereka di dunia ini sebagai model-model kebajikan.

St. Gregorius Nazianzen: Seorang imam haruslah pertama-tama dibersihkan sebelum ia membersihkan yang lainnya.  Ia harus pertama-tama mendekati Tuhan sebelum ia dapat menuntut yang lainnya kepada Tuhan.  Ia harus pertama-tama menyucikan dirinya sebelum ia dapat menyucikan yang lainnya.  Ia harus pertama-tama menjadi terang untuk dirinya sendiri sebelum ia dapat menerangi yang lainnya.

St. Jose Maria Escriva: Gereja membutuhkan para imam, dan selalu demikian.  Mintalah para imam kepada Allah Tritunggal Mahakudus setiap harinya, lewat Maria yang kudus.  Berdoalah supaya para imam bersukacita, bekerja keras, berdaya guna.  Supaya mereka terlatih dengan baik sehingga mereka mampu mengurbankan dirinya dengan gembira untuk saudara-saudaranya tanpa merasa mereka adalah kurban.

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.