Antonio BOCCHI, OMI

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 29 Maret 2014 00:34

Antonio BOCCHI, OMI

 

Nama Panggilan  
:  
Pastor Toni
Lahir : Brescia, Italia, 01 Januari 1940
Kaul Pertama : 1961
Kaul Kekal : 1964
Nomor Oblatio : 11158
Tahbisan Imam : 20 Maret 1967
Wafat :

Novara, Italia, 08 Septemebr 2012, Karena sakit

Pastor Toni adalah salah satu dari 7 Oblat Italia pertama yang datang ke Indonesia pada tahun tahun 1977 untuk berkarya di Kalimantan Timur. Setelah belajar Bahasa Indonesia secukupnya, para Oblat Italia langsung berkarya di Keuskupan Samarinda di bagian utara. Pastor Toni memulai karya pelayanannya bersama umat di Malinau. Setelah delapan tahun di Malinau, Beliau pindah ke Tanjung Selor.  Sebagai misionaris, Pastor Toni sangat rajin mengunjungi umat sampai masuk di daerah perbatasan dengan Malaysia yang begitu sulit medannya. Beliau melayani orang-orang Dayak yang baru saja masuk dalam Gereja Katolik baik pindahan dari gereja lain atau pun dari agama asli.  Berhari-hari Beliau mengunjungi umat melewati sungai-sungai dengan menggunakan perahu khas daerah setempat yang disebut “Ketinting”.  Dengan sukacita dan gagah berani Beliau menghadapi segala rintangan alam dan juga tantangan dari pihak lain.   Pernah Beliau terkatung-katung berjam-jam di pelabuhan karena tidak ada perahu, namun beruntunglah ada orang baik hati yang menampung Beliau menginap di rumahnya. Orang itu tersentuh oleh kegigihan dan kesetian “orang bule” itu.  Kesaksian hidup Pastor Toni inilah yang turut membuka hati keluarga orang baik hati itu untuk masuk Gereja Katolik dan  menjadi salah satu umat perintis di Paroki Malinau.  Beliau melakukan apa saja untuk  mewartakan karya keselamatan Kristus kepada semua orang.

Add a comment
 

John O'REGAN, OMI

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Kamis, 20 Maret 2014 00:33

John O'REGAN, OMI

 

Nama Panggilan :
Pastor Johno
Lahir :
Irlandia, 18 November 1923
Kaul Pertama :
1946
Kaul Kekal : 1949
No. Oblatio :
8237
Tahbisan Imam :
Irlandia, 24 Juni 1951
Wafat
Lesmurdie, Australia Barat, 08 Oktober 1998

 

Pastor Johno adalah anak dari pasangan Tim dan Catherine O’Regan yang berasal dari Kilkenny, Irlandia.  Beliau lahir pada 18 November 1923.  Tak lama setelah kelahirannya, karena ayahnya bekerja untuk perusahaan kereta api, keluarga ini pindah ke Waterford.  Pastor Johno menamatkan pendidikan Sekolah Dasar di Abbeyside National School.  Lalu Beliau melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama yang dikelola Bruder-Bruder Kristiani di kota Dungarvan. Beliau tamat pada usia 17 tahun.  Pada waktu itu keadaan sedang gawat karena perang dan sangat tidak menentu. Romo Johno kemudian bekerja selama 4 tahun di perusahaan kereta api “National Railways” di bagian tiket penumpang.  Tuhan berkarya dalam setiap pekerjaannya sehingga  Beliau bisa bekerja dengan baik;  Beliau tidak terlibat kejahatan pengiriman orang ataupun barang-barang ke tujuan yang salah yang sering terjadi pada masa perang dan kekacauan.

Pada tahun 1945, Pastor Johno masuk Novisiat Oblat Maria Imakulata di Cahirmoyle, Irlandia.  Beliau belajar di Seminari Tinggi OMI di Irlandia dan ditahbiskan sebagai Imam OMI pada 24 Juni 1951.  Kemudian Beliau ditugaskan untuk berkarya di Provinsi Inggris-Irlandia.  Dalam 2 bulan setelah penugasannya, Beliau dikirim ke Roma untuk belajar di Universitas Pontifikal Gregoriana.

Add a comment
 

Pietro Maria BONOMETTI, OMI

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Jumat, 28 Februari 2014 00:33

Pietro-Maria BONOMETTI, OMI



 

 

 

 

 

Nama Indonesia    
:      
Petrus Maria Mitro Dharmo
Nama Panggilan : Pastor Pierro
Lahir : Brascia, Italia, 05 Februari 1935
Kaul Pertama : 1954
Kaul Kekal : 1957
No. Oblatio : 9800
Tahbisan Imam : Italia, 09 Februari 1958
Wafat : Balikpapan, 03 Juli 2010, karena sakit.

Pastor Pierro adalah pribadi yang enerjik dan eksentrik. Suaranya keras, lugas, dan terus terang. Yang selalu menjadi ciri khas pada Beliau adalah untaian kalung Rosario yang tak pernah lepas dari tangannya. Beliau lahir dari keluarga yang sungguh berdevosi kuat pada Bunda Maria sebagai anak bungsu dari 3 bersaudara. Sejak kecil Pastor Pierro memang punya keinginan kuat untuk membaktikan diri pada Bunda Maria dan Puteranya sebagai Imam. Beliau masuk Seminari tahun 1954, ditahbiskan dalam usia 23 tahun pada 09 Februari 1958 yang bertepatan dengan perayaan 100 tahun penampakan Bunda Maria di Lourdes. Beliau memilih OMI terutama karena daya magnit Bunda Maria yang begitu kuat, dan karena beliau ingin menjadi Misionaris ke China.

Ketaatan membawanya pada karya sebagai Misionaris di Laos. Dua puluh tahun pelayanannya pada domba-domba Allah di Laos menggoreskan kenangan yang sungguh tak pernah dapat dilupakannya. Kalau pada akhirnya beliau harus meninggalkan umatnya dalam kepedihan karena diusir oleh rezim Komunis yang menguasai Laos, beliau mengingat hal itu sebagai perpisahan seperti yang digambarkan dalam Kisah Para Rasul Bab 20:17-38.

Add a comment
 

John Kevin CASEY, OMI

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Selasa, 25 Februari 2014 23:52

John Kevin CASEY, OMI

Nama Panggilan
Romo Yohanes
Lahir : Colac (Victoria - Australia), 10 Juni 1036
Kaul Pertama : 1956
Kaul Kekal : 1959
No. Oblatio : 10085
Tahbisan Imam : Durban, Afrika Selatan, 03 Februari 1961
Wafat : Cilacap, 15 Mei 2013, karena sakit

 

Saat para Oblat tengah sibuk mempersiapkan diri menyongsong usia 20 tahun berdirinya Provinsi OMI Indonesia, berita duka datang dari Paroki St. Stephanus, Cilacap, Jawa Tengah. Telah berpulang dalam damai, Pastor John Kevin Casey, OMI (biasa dipanggil: Romo Yohanes), Rabu, 15 Mei 2013, pkl. 00.15 WIB di Cilacap, dalam usia 77 tahun, karena sakit.

Jenazah disemayamkan di Paroki St. Stephanus Cilacap, Rabu-Kamis, 15-16 Mei 2013. Pada Kamis, 16 Mei 2013, jenazah diberangkatkan ke Banyumas, disemayamkan semalam di Paroki Sta. Maria Imakulata, Banyumas. Pemakaman diselenggarakan Jumat, 17 Mei 2013, di Kolumbarum Para Romo, Kaliori, Jawa Tengah.

Romo Yohanes lahir di Colac, sebuah kota kecil di sebelah barat negara bagian Victoria, Australia, 10 Juni 1936 dari pasangan John Joseph Casey dan Eileen Mary. Beliau mempunyai seorang adik. Pendidikan Sekolah Dasar ditamatkannya di Colac, kemudian beliau melanjutkan dengan masuk Seminari Menengah St. Yoseph di Geelong, kota kedua terbesar di negara bagian Victoria, Australia. Awalnya, beliau ingin menjadi Imam Diosesan, tetapi berubah pikiran setelah bertemu dengan seorang Oblat yang datang ke Parokinya untuk berkhotbah dan memberikan informasi tentang OMI. Pada tahun 1955, Beliau masuk Novisiat OMI di Sorrento, Australia, lalu dikirim ke Cedara, Natal, Afrika Selatan, untuk belajar Filsafat dan Teologi.

Add a comment
 

LAKUKANLAH, MAKA ENGKAU AKAN HIDUP

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Senin, 17 Februari 2014 11:34

 

Pada 17 Februari 1826, Bapa Suci Paus Leo XII memberikan persetujuan resminya yang menguatkan keputusan Kongregasi Para Kardinal atas Lembaga, Konstitusi dan Aturan Hidup Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI).

Konstitusi dan Aturan Hidup wajib dimiliki oleh sebuah Kongregasi Imam Religius untuk mendapat pengesahan keberadaan Kongregasi di tingkat Keuskupan maupun Kepausan. Konstitusi dan Aturan Hidup mewadahi seluruh karisma Kongregasi sehingga menjadi pegangan dan pedoman bagi seluruh anggota Kongregasi dalam bertindak dan berlaku.

Dalam literatur keagamaan dari abad pertama, kata “Aturan” (Regula) diartikan sebagai cara hidup menurut model yang telah ditentukan, gaya hidup biarawan atau guru spiritual, tetapi di atas segalanya, “Aturan” mengacu pada kehidupan Yesus Kristus dan para rasulNya. Dalam masa yang lebih baru – Abad ke-16 - “Aturan Hidup” sebuah Kongregasi dapat dipahami sebagai ekspresi dan inspirasi asli, pengalaman spiritual dan pastoral dari kelompok inti Pendiri Kongregasi. Konstitusi akan selalu berdampingan dengan Aturan Hidup karena yang terakhir menjelaskan arti dasar dan adaptasi dari Konstitusi ke dalam keadaan konkrit yang sedang berlangsung.

 

Add a comment
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.