HATI SELUAS DUNIA (13) - Sendiri Lagi

Artikel - Warisan Oblat

Pertempuran Waterloo terjadi pada tanggal 18 Juni 1815 di dekat kota Waterloo sekitar 15 km selatan ibukota Belgia, Brussels, merupakan pertempuran terakhir Napoleon Bonaparte. Kekalahan dalam perang ini menjadi penutup sejarahnya sebagai Kaisar Perancis.  Pertempuran ini juga dicatat dalam sejarah sebagai penutup dari seratus hari sejak larinya Napoleon dari Pulau Elba.

Kekalahan pasukan Perancis, di bawah pimpinan Napoleon melawan pasukan Inggris-Belanda-Jerman di bawah Jenderal Wellington dan sekutu Prussia-nya di bawah Feldmarschall Blücher, mengakhiri kekuasaan seratus hari Napoleon dan diikuti dengan akhir dari Kekaisaran Perancis yang Pertama pada 22 Juni 1815.

 

17 September 1815, Bruder Maurs kembali ke Biara Trappis.  Bruder Maurs sangat setia pada Eugenius de Mazenod, membantunya dalam karya misi bersama kaum muda.  Sekembalinya Bruder Maurs ke Biara Trappis, Eugenius memang menjadi sendirian dalam berkarya. (Oblate Writings XVI, 17 September 1815)

Tetapi, ada tertulis dalam Kitab Suci:

Kejadian 2:18:

“Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja.  Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

 

(Penulis: Pastor Henricus Asodo, OMI, dari presentasi slide animasi Bapa Pendiri OMI "St. Eugenius de Mazenod", Aix-en-Provence, Perancis)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.