HATI SELUAS DUNIA (14 - Tamat) - Kasih, Kasih, Kasih...

Artikel - Warisan Oblat

 

02 Oktober 1815, Eugenius membeli sebuah biara tua Karmel.  Ia kemudian mengundang sahabat-sahabat pertamanya: Icard, Tempier, Deblieu, Mie, Maunier.
25 Januari 1816, pendirian Misionaris Provence, sebuah komunitas misionaris untuk mewartakan Kabar Baik di wilayah Provence.
Bersama para sahabatnya, Eugenius bermisi ke Grans, Fauveau, Marignane, hingga Pengunungan Alpen.  Sebanyak lebih kurang 40 misi dilaksanakan sejak 1816-1823.
Tahun 1823 – Eugenius terpilih menjadi Vikaris Jenderal.
Tahun 1837 – Eugenius ditahbiskan sebagai Uskup Marseilles.
Selama menjadi Uskup Marseilles, populasi Marseilles meningkat menjadi dua kali lipat.  Ia membawa umatnya untuk menghidupi pengalaman bersama Yesus Kristus, Sang Juruselamat.  Eugenius dekat dengan umatnya.
12 Mei 1861, Eugenius wafat.  Warisannya bagi putera-puteranya, Misionaris Oblat Maria Imakulata: “Pratiquez bien parmi vous la charité, la charité, la charité, et, au dehors, le zèle pour le salut des âmes” - “Hayatilah cinta kasih, cinta kasih, cinta kasih di antara kalian dan di luar, semangat demi keselamatan jiwa-jiwa.”
(Penulis: Pastor Henricus Asodo, OMI, dari presentasi slide animasi Bapa Pendiri OMI "St. Eugenius de Mazenod", Aix-en-Provence, Perancis)

 

 

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.