Makan Enak, Tubuh Sehat!

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Frater Henrikus Prasojo, OMI Sabtu, 24 September 2016 01:22

Berangkat dari keprihatinan akan adanya ‘beberapa’ imam-biarawan-biarawati yang mempunyai masalah kesehatan akibat makanan, bapak Wied Harry mengambil inisiatif untuk terlibat dalam karya pewartaan iman dengan cara memberikan edukasi tentang hidup sehat yang dimulai dari makanan kepada para Imam-biarawan dan biarawati.  Pada Senin, 19 September 2016, Bapak Wied Harry hadir di Seminari Tinggi OMI “Wisma de Mazenod”, Yogyakarta untuk memberikan edukasi dengan tema “Makan Enak, Tubuh Sehat”.  Sebelumnya pria kelahiran Surabaya berusia 57 tahun ini telah pula berkeliling ke bebarapa biara untuk memberikan edukasi yang sama.

Sungguh suatu anugerah bahwa atas inisiatifnya, Pak Wied Harry berkenan hadir dan memberikan edukasi pola makan enak dan sehat bagi Komunitas OMI Distrik Yogyakarta lewat kerjasama dengan Pastor Antonius Widiatmoko, OMI selaku Superior Distrik OMI Yogyakarta. Hadir dalam acara edukasi ini para Romo-Bruder-Frater-Novis-PraNovis OMI, karyawan-karyawati Seminari Tinggi dan Novisiat OMI, serta Keluarga Sahabat OMI Yogyakarta.

Add a comment
 

Kapitel Umum XXXVI - Homili Superior Jenderal

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Rabu, 21 September 2016 02:16

Pastor Louis Lougen, OMI, Superior Jenderal OMI

 

Homili Pastor Jenderal dalam Perayaan Ekaristi Pembukaan Kapitel Umum XXXVI

Pesta Salib Suci adalah saat indah untuk memulai Kapitel Umum XXXVI kita yang dipersembahkan untuk “Karya Misi”.  “Salib Yesus merupakan inti perutusan kita.  Seperti Rasul Paulus, kita mewartakan ‘Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan’.... Melalui pandangan Penyelamat kita yang tersalib kita melihat dunia ditebus oleh darahNya, dengan suatu kerinduan bahwa orang-orang yang di dalam diri mereka Ia terus bersengsara, akan mengenal juga kuasa kebangkitanNya.” (Konstitusi OMI No. 4)  Salib Kristus membukakan siapa kita, bagaimana kita hidup, dan apa yang kita perbuat sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata.

Salib adalah tanda besar dari iman.  Kita mungkin melupakan hal ini.  Saat kita memandang Salib, kita tidak lagi melihat kengerian, skandal, penghinaan, dan kemustahilan dari Anak Allah yang mati dengan cara ini.  Iman membawa kita untuk melihat Yang Dibangkitkan yang menang melawan dosa, kematian dan kekerasan.  Salib mewartakan kasih Tuhan yang tak terbayangkan.  Maka, di saat kita dikelilingi oleh begitu banyak gambar salib, seringnya berupa dekorasi murah dan sederhana, kita dapat melupakan misteri cinta yang luar biasa dan kemenangan atas dosa, kejahatan dan kematian.

Add a comment
 

Kapitel Umum Ke-36 Dimulai

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 17 September 2016 19:21

Dengan kecanggihan media elektronik di era ini, sesi pembukaan dari Kapitel Umum XXXVI dapat disiarkan secara langsung dengan cara “live streaming” ke komputer para Oblat di seluruh dunia.  Pastor Louis Lougen, Superior Jenderal, secara resmi membuka Kapitel Umum pada 14 September 2016 di Casa LaSalle, Roma.  Inilah “Kapitel Yubilium” dalam dua arti:  Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata merayakan 200 tahun pendiriannya; dan Kapitel Umum ini berlangsung di dalam Tahun Yubilium Luar Biasa Kerahiman Allah yang dirayakan oleh Gereja universal.

Add a comment
 

Oblat Siap G'rak....!!!

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Frater Henrikus Prasojo, OMI Jumat, 19 Agustus 2016 09:07

Merdeka dari pemikiran yang sempit yang salah kaprah, selalu siap siaga menghadapi radikalisme, fundamentalisme, dan konservatifisme dalam masyarakat plural. Itulah beberapa ajakan dari Pastor Antonius Widiatmoko, OMI selaku Inspektur Upacara dalam Upacara Bendera Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-71 di Seminari Tinggi OMI “Wisma de Mazenod”, Yogyakarta pada Rabu, 17 Agustus 2016. Dalam uraian yang lebih lengkap juga diungkapkan ajakan agar menghidupi panggilan sebagai OMI dengan penuh kemerdekaan, memperjuangkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan (KPKC/JPIC).

Add a comment
 

Saint Vincent's Home, Maggona, Sri Lanka

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Bruder Jojo, OMI Sabtu, 11 Juni 2016 01:48

Tanggal 19 Juli 2015 merupakan hari Kaul Pertama kami - Bruder Andhy, OMI, Frater Alvin, OMI dan saya. Pada hari itu juga kami masing–masing diberi perutusan baru dari Bapa Provinsial setelah 2 tahun menempuh pendidikan di Novisiat OMI “Beato Joseph Gerard”, Blotan, Yogyakarta. Saat itu perutusan yang diumumkan pertama adalah bagi Frater Alvin, OMI untuk belajar Filsafat dan Teologi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.  Lalu yang kedua adalah perutusan untuk saya.  Saat itu Bapa Provinsial mengumumkan: “Bruder Jojo, OMI diutus … (saat itu Bapa Provinsial sempat berhenti sejenak dan saya melihat beberapa Oblat yang hadir memimpin Misa tersenyum–senyum dan mata beberapa umat mulai penasaran), Bruder diutus tinggal di Komunitas OMI Saint Vincent’s Home, Maggona, Sri Lanka.”   Bruder Andhy, OMI juga mendapat perutusan yang sama dengan saya, tinggal di Komunitas OMI Saint Vincent’s Home Maggona, Sri Lanka.

Dalam tulisan saya kali ini, saya ingin berbagi tentang komunitas Saint Vincent’s Home, tempat saya tinggal sekarang.

 

Add a comment
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.