Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia Ke-35

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 21 Januari 2017 19:59

Romo Paulinus Maryanto, OMI menerima tahbisan imamat dari Mgr. Julianus Sunarka, SJ pada Sabtu, 21 Januari 2017, di Kaliori, Banyumas.  Romo Maryanto, OMI adalah putera Indonesia ke-35 yang ditahbiskan sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata dengan motto tahbisan: “Aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu.” (Lukas 1:38)

 

Add a comment
 

Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia Ke-34

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Kamis, 17 November 2016 00:15

 

Rabu, 16 November 2016, pukul 17.00 WITA, di Gereja St. Petrus dan Paulus, Dahor, Balikpapan, telah dilangsungkan Perayaan Ekaristi Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia ke-34: Pastor Alya Denny Haloho, OMI, putera pertama dari Paroki Dahor yang menjadi Imam Kristus.

Pastor Denny berdarah Tapanuli kelahiran Balikpapan, merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putera Bapak Levinus Haloho dan Ibu Hilderia Saragih, yang lahir pada 22 Februari 1987.  Masa kecil hingga remaja dihabiskannya di Balikpapan dengan bersekolah di TKK Katolik Yos Sudarso, SD Dasar Katolik Yos Sudarso, SMP Katolik St. Mikail, dan SMA Negeri 1.

Add a comment
 

"Kalian Dibutuhkan..."

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Rabu, 26 Oktober 2016 01:06

Kata Sambutan Bapa Suci Paus Fransiskus saat beraudiensi pribadi dengan para peserta Kapitel Umum Ke-36 Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata:

 

Saudara-Saudaraku,

Dengan sukacita khusus saya menyambut kalian yang mewakili keluarga misionaris religius yang mempersembahkan diri untuk pewartaan Injil di dalam Gereja.  Saya menyapa kalian semua dengan kasih sayang, pertama kepada Superior Jenderal yang baru terpilih dan Dewannya.  Anda semua ada di sini untuk mengikuti Kapitel Umum, di dalam tahun kalian merayakan 200 tahun pendirian Kongregasi lewat karya St. Eugenius de Mazenod, seorang imam muda yang berkeinginan besar untuk menjawab panggilan Roh Kudus.  Pada awal mula sejarahnya, Kongregasi kalian berkarya untuk menyalakan kembali iman - yang telah dimusnahkan oleh Revolusi Perancis – dalam hati kaum miskin di desa Provence, juga dari hati banyak gembala Gereja.  Dalam waktu beberapa dekade, karya Kongregasi meluas meliputi 5 benua, meneruskan jalan yang telah dimulai oleh Bapa Pendiri, seorang yang mencintai Yesus dengan menyala-nyala dan yang mencintai Gereja tanpa syarat.

Add a comment
 

Rangkullah Kaum Miskin dengan Gerakan Misioner Baru

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Jumat, 21 Oktober 2016 01:52

Bapa Paus kepada Kapitel Umum OMI:  “Rangkullah Kaum Miskin Dengan Gerakan Misioner Baru”

 

(Radio Vatikan)  Paus Fransiskus berkata kepada para peserta Kapitel Umum Oblat Maria Imakulata (OMI) untuk “mencintai Yesus dan Gereja dengan menyala-nyala  dan tanpa syarat.”

Seruan Bapa Suci ini didengungkan dalam audiensi pribadi di Ruang Clementine, Vatikan, hari Jumat, saat para Oblat merayakan 200 tahun pendirian Kongregasinya.

Kapitel Umum memilih kembali Pastor Louis Lougen pada 30 September yang lalu sebagai Superior Jenderal untuk masa bakti kedua selama 6 tahun ke depan.

Add a comment
 

BAHAGIA MENGENAL OBLAT

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 15 Oktober 2016 19:57

Di zaman modern ini, banyak kaum muda yang sudah tidak tertarik lagi untuk mengikuti acara-acara yang bernafas rohani (Gereja), bahkan tidak sedikit kaum muda yang sudah tidak tertarik lagi untuk pergi beribadah ke Gereja.  Saya sebagai OMK (Orang Muda Katolik) sangat prihatin dengan keadaan ini.  Sebagai contoh, di Paroki saya di pedalaman Kalimantan Barat, banyak sekali kaum muda yang tercatat sebagai anggota OMK tapi setiap ada pertemuan OMK Paroki atau Wilayah, ternyata hanya sedikit dari mereka yang bersedia menghadirinya.  Sayang sekali, padahal banyak sekali manfaatnya!

Saya pertama kali bergabung di OMK saat duduk di kelas 3 SMP.  Waktu itu ada undangan untuk sekolah saya menghadiri pertemuan OMK Paroki.  Awalnya guru saya mengatakan bahwa siswa kelas 3 SMP tidak diperkenankan mengikuti kegiatan ekstra karena akan ada pengayaan materi menyongsong ujian kelulusan SMP.  Ibu saya kurang berkenan mengingat saya harus belajar lebih serius lagi untuk menghadapi ujian akhir.  Akhirnya, saya dan teman-teman dapat mengikuti pertemuan OMK tersebut yang berlangsung di Stasi Nanga Pari yang berjarak sekitar 62 kilometer dari rumah kami.

Add a comment
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.