Memperlambat Ritme Kehidupan

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Jumat, 15 Februari 2013 23:45

Alkisah,  ada 2 anak laki-laki yang bernama Bob dan Bib sedang melewati lembah permen lolipop.  Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal.  Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama.  Uniknya, di kiri-kanan jalan dari lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarna-warni dengan aneka  rasa.  Permen-permen yang terlihat seperti berbaris itu  seakan menunggu tangan-tangan kecil Bob dan Bib untuk  mengambil dan menikmati kelezatan mereka.

Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bisa diambil.  Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut.  Ia mempercepat jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya yang terlihat sangat banyak di depannya.  Bob mengumpulkan sangat banyak permen lolipop yang ia simpan di dalam tas karungnya.  Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi  sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis, maka ia memacu langkahnya, berjalan lebih cepat lagi supaya bisa mengambil semua permen yang dilihatnya.

 

Add a comment
 

Doa Kepada Yesus untuk Bertumbuh dalam Cinta

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Kamis, 06 September 2012 17:44

Oh Yesus, pandanglah dengan kasih hambaMu yang hina ini.

Sepertinya aku mencintaiMu, tetapi aku takut menipu diriku sendiri.

Aku rasakan, sekiranya Engkau bertanya padaku seperti yang pernah Engkau tanyakan kepada Pangeran Para Rasul….

Aku mungkin menjawab: “Ya, Tuhan, aku mencintaiMu,” tetapi Engkau tak perlu sampai bertanya kepadaku tiga kali untuk membuatku menjadi gelisah akan cinta yang aku ikrarkan padaMu.

Aku ulangi, aku takut menipu diriku sendiri.

 

Add a comment
 

Menyambut Pesta Nama St. Eugenius de Mazenod - 21 Mei

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Senin, 21 May 2012 00:35

Dari Surat Pastoral St. Eugenius de Mazenod, Uskup, Masa Prapaskah 1860

"Cinta untuk Kristus dan Cinta untuk Gereja"

Bagaimana mungkin memisahkan antara cinta kita untuk Yesus Kristus dari cinta yang kita dapatkan dari Gereja?  Kedua macam cinta ini melebur jadi satu: mencintai Gereja adalah mencintai Yesus Kristus dan sebaliknya.

Kita mencintai Yesus Kristus dalam GerejaNya karena Gereja adalah pasangan tak bernodaNya yang keluar dari luka lambungnya di kayu salib, sama seperti Hawa yang keluar dari Adam yang pertama.  Dalam inkarnasiNya, Sang Sabda menyatukan dirinya dengan kemanusiaan.  Persatuan ini begitu sempurnanya sehingga dalam diri Anak Manusia hanya ada satu pribadi, yaitu Sang Sabda.  Umat manusia, meskipun diasumsikan hanya dalam satu anggotanya, dalam Adam Yang baru, yaitu Yesus Kristus, lewat Kerahiman Yang Maha Tinggi telah dipanggil untuk ambil bagian secara sungguh dan keseluruhan dalam persatuan tak terlukiskan dari kodrat ilahi dan kemanusiaan dalam Sabda yang menjadi daging.  Yesus Kristus secara mistis harus mengasosiasikan umat manusia kepada diriNya sehingga terbentuk satu kesatuan utuh, sementara Dia juga mengizinkan ketepatan pribadi dari setiap orang untuk bersatu untuk hidup denganNya.  Dan seperti hanya karena Yesus Kristus, semua orang Kristiani harus membentuk satu tubuh bersamaNya, dengan Dia sebagai kepalanya dan mereka adalah anggotanya.

Add a comment
 

Tuhan, Diriku Hanyalah Kecil

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Rabu, 28 Maret 2012 12:55

Tuhan,

sesungguhnya hidupku adalah jalan yang menuju ke bawah,

sebuah perjalanan menuju ke yang tiada,

menuju ke yang makin sedikit.

 

Namun aku tahu,

dalam yang tiada terdapat semuanya,

dalam kekecilan tersimpan keagungan.

Add a comment

 

To Our Lady

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Selasa, 27 Maret 2012 09:49

Lovely Lady dressed in blue,

Teach me how to pray!

God was just your little Boy,

Tell me what to say!

Did you lift Him up, sometimes,

Gently, on your knee?

Did you sing to Him the way

Mother does to me?

Add a comment

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya21222324252627SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.