0136

Mengasihi itu mau merelakan diri. Seperti yesus merelakan diriNya menjadi tebusan bagi dosa manusia, demikian juga para murid, terutama Maria Magdalena yang benar-benar mengalami kasih Tuhan. Dia kehilangan tubuh Yesus dari dalam kubur tetapi kemudian dia menemukan Tuhan yang hidup bukan tubuh yang mati. Dalam perjumpaan istimewa itu Maria Magdalena seakan tidak rela melepas Tuhan. Begitu cintanya sehingga dia "nggondheli" atau menahan Tuhan untuk tidak pergi. Tetapi Tuhan memang harus kembali kepada Bapa yang mengutusNya, maka jika Maria Magdalena mengasihiNya, ia harus rela melepas Tuhan. Tuhan sendiri kemudian mengutusnya untuk menjadi pewarta, dan Maria Magdalena dengan sukacita mewartakan perjumpaan dengan Tuhan yang bangkit itu. Dia tidak pernah kehilangan Tuhan yang mengasihinya dan dikasihinya dengan sepenuh hati. Merelakan yang kita kasihi untuk sesuatu yang lebih bernilai kadang tidak mudah dan penuh dengan pergulatan. Tetapi hal itu seringkali harus terjadi. Sepertinya kita kehilangan, padahal kita mendapatkan yang lebih berharga lagi. Maka mari kita mohon keteguhan hati agar mampu mengasihi dengan tulus dan ikhlas demi kebahagiaan bersama.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.