Profil

SEHATI, SEJIWA - SETIAP WAKTU, DI MANA PUN, SELALU...

Bermula dari adanya pemikiran untuk membuat website/situs Rumah Formasi OMI, maka di bulan Juli 2010, Romo Henricus Asodo, OMI, Superior Skolastik, bertukar pandangan dan pemikiran dengan Administrator dari Website Paroki Trinitas, Cengkareng, Jakarta,  yang dikenalnya.  Keinginan utamanya adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan keberadaan Novisiat dan Seminari Tinggi OMI Provinsi Indonesia yang berlokasi di Yogyakarta.  Pada akhirnya, setelah hal ini didiskusikan bersama Romo A. Andri Atmaka, OMI, Provinsial OMI Indonesia kala itu, maka disepakati bahwa website yang akan dipersiapkan adalah untuk OMI Provinsi Indonesia.  Genderang sudah ditabuh, pertanda telah dimulainya langkah-langkah pembuatan Website OMI Provinsi Indonesia – selanjutnya disebut “WOI”.

Langkah pertama tentu dengan menghubungi seorang OMK asal Paroki Trinitas, Cengkareng, Jakarta, Yofie Setiawan, yang bergerak dalam jalur jasa Web Design & Development di bawah bendera Yopdesign, yang juga menangani Website Paroki Trinitas, Cengkareng.  Selanjutnya, beberapa alternatif nama domain dicari, tetapi akhirnya disepakati WOI mengambil nama omi-indonesia.org .  Tampilan WOI dirancang sedemikian rupa untuk dapat mencakup semua karya dan misi OMI yang ada di Provinsi Indonesia.  Dengan berselancar di WOI, pengunjung dapat memperkaya wawasannya akan OMI Indonesia lewat sejarah terbentuknya, pelayanan, dan   jajaran para Oblat yang ada di Indonesia.  Juga ada informasi tentang Rumah Formasi, karya-karya para Oblat di Paroki-Paroki yang ada di Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur, serta karya-karya kemasyarakatan dan devosional yang juga ditekuni oleh para Oblat Indonesia.  Bagian lain yang tak kalah menariknya adalah tentang mitra karya para Oblat dan juga mengenal lebih dekat akan spiritualitas OMI dan perjalanan hidup St. Eugenius de Mazenod, Bapa Pendiri OMI.

Bapa Suci Paus Benediktus XVI dalam memperingati Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-45, pada 05 Juni 2011 mengajak kita semua untuk percaya diri dan  dengan kreatifitas  yang terinformasi dan bertanggungjawab bergabung dalam jejaring hubungan yang dimungkinkan oleh zaman digital sekarang ini.  “Hal ini bukan untuk memuaskan keinginan untuk sekedar hadir, tetapi karena jejaring ini merupakan bagian tak terpisahkan dari hidup manusia. Internet memberikan sumbangsih bagi perkembangan cakrawala intelektual dan spiritual yang lebih kompleks dan bentuk-bentuk baru kesadaran untuk berbagi....,” demikian Bapa Suci.  WOI hadir untuk menjadi sarana teknik informatika yang akan melengkapi hidup kita di zaman moderen ini.  WOI akan menjadi tanda kehadiran OMI Provinsi Indonesia secara nyata di dunia maya.  Maka Pengelola WOI sangat mengharapkan peranserta seluruh Oblat dan awam mitra karya Oblat di Indonesia untuk mau selalu menggunakan WOI sebagai sarana berbagi pengalaman karya dan misi mereka.  Jadikan WOI sebagai pengobat rindu di kala jauh dari Indonesia.  Jadikan WOI sebagai tanda ikatan cinta kasih persaudaraan yang erat antar para Oblat dan juga dengan awam mitranya. Cor Unum et Anima Una – Sehati Sejiwa – selalu! (Tim Website OMI Indonesia)

 

 


Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.