Promosi Panggilan

 

Jadi OMI? Siapa Takut...?!

“Kristus tidak henti-hentinya memanggil orang-orang untuk mengikutiNya dan untuk mewartakan Kerajaan Allah.  Kita harus sadar bahwa karena kegembiraan dan kemurahan hidup kitalah orang-orang lain diajak untuk menjawab panggilan itu.  Kita akan menyambut semua kesempatan untuk memberitahukan betapa urgensinya kebutuhan-kebutuhan Gereja dan dunia dan cara Lembaha Hidup Bakti kita berusaha untuk menjawabnya.  Kita akan berdoa dan mengajak orang-orang lain berdoa kepada Tuhan agar Ia mengutus pekerja-pekerja ke panenanNya.” (Konstitusi OMI No. 52)

Tidak semua orang tahu apa yang ingin dilakukannya sedari masa mudanya.  Begitu banyak pilihan yang tersedia: menjadi guru, arsitek, ahli mesin, peneliti, artis, dan lain sebagainya.  Tetapi, adakah yang pernah berpikir untuk menjadi Imam/Suster/Biarawan/Biarawati atau Bruder?



Menjadi Imam/Suster/Biarawan/Biarawati atau Bruder adalah sebuah cara hidup, way of life.  Cara hidup yang terlihat ‘unik’ di mata orang awam, tetapi penuh kegembiraan, sukacita, dan kebahagiaan bagi yang menjalankannya.  Itulah sebabnya, kita perlu mengenal cara hidup ini lewat kontak dan bagi pengalaman dengan mereka yang telah berketetapan hati untuk memilih cara hidup seperti itu.  Salah satunya adalah para anggota Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI).


Saat ini kebutuhan akan tenaga misionaris masih terbuka sangat luas, baik untuk di wilayah Indonesia maupun misi ke luar negeri.  Para Misionaris OMI melayani wilayah-wilayah pedalaman Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, maupun daerah-daerah rawan konflik seperti di Pakistan dan Sri Lanka, sampai di wilayah-wilayah miskin dan kumuh di sekitar kota-kota besar dunia.  Seorang Misionaris dapat pula melayani dalam bidang pendidikan, pertukangan, kedokteran, ataupun jurnalistik/penulisan.  Semua itu dilakukan bagi Tuhan sehingga orang lain akan dibantu untuk mengenal dan mencintai Dia.

 


Secara berkala, OMI menyelenggarakan Promosi Panggilan baik ke Paroki-Paroki maupun sekolah-sekolah.  Sebuah program khusus Promosi Panggilan “Come and See” juga diadakan setiap tahunnya di Seminari Tinggi OMI, Yogyakarta.  Tujuan program ini adalah agar para pemuda dari keluarga-keluarga Kristiani, kelompok-kelompok pemuda, umat Paroki mana pun, dapat mengembangkan panggilan khusus Kristus yang dirasakannya, mampu menemukan pribadi Yesus dan mulai mempraktekkan bakat-bakat sebagai penyemangat dan rasul. (bdk. Konstitusi OMI No. 53)

Kongregasi OMI juga membuka diri untuk menyambut dengan senang hati para pemuda yang ingin mengalami cara hidup komunitas OMI.  Para pemuda ini akan dibantu dengan penuh semangat persaudaraan untuk mengetahui apa yang diharapkan Tuhan darinya dan menyadari rahmat istimewa yang ditawarkan Tuhan padanya.

 

 

Ingin mengenal OMI lebih jauh?  Silahkan hubungi:

Promotor Panggilan OMI
Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI
HP: 0813 9228 4896
Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya


Seminari Tinggi OMI "Wisma de Mazenod"
Jln. Nusa Indah II No. 235
Condongcatur, Yogyakarta 55283
Telp: 0274-881741

Pastor Antonius Widiatmoko, OMI (Rektor Seminari)
HP: 0813 4596 3808
Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Novisiat OMI “Beato Joseph Gerard”
Blotan, Wedomartani, Ngemplak
Sleman, Yokyakarta
Telp" 0274-889783


Pastor Antonius Sussanto, OMI (Magister Novis)
HP: 0821 3671 3031
email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Email lewat situs OMI Provinsi Indonesia: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya



Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugenius de Mazenod sebagai ”penjala manusia”.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.