St, Eugenius de Mazenod: Bejana Baptis

Bejana Air Baptis yang dipakai untuk membaptis St. Eugenius de Mazenod. Hingga kini Bejana Air Baptis ini masih ada, diletakkan di Gereja Madeleine, Aix-en-Provence, Perancis.

(Foto dari buku "Living in the Spirit's Fire", OMI General Postulation, Roma, 2004)

 

Bruder Anthony Kowalczyk, OMI

 

MENJADI BRUDER

Bruder Anthony Kowalczyk lahir tahun 1866 di Desa Dzierzanow, di Praoki Lutogniew di Provinsi Polandia Besar.  Ia adalah anak ke-6 dari 12 bersaudara. Di usia 20 tahun, dengan bekal ketrampilan pandai besi, Anthony berangkat meninggalkan kampung halamannya untuk mencari pekerjaan.  Di Jerman, ia memperdalam kepandaiannya.  Di Jerman pula ia bertemu pertama kalinya dengan Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI).  Tak lama setelahnya, ia bergabung ke dalam Komunitas, memulai masa novisiatnya di Belanda dan menjadi Bruder di tahun 1892.

 

MIMPI UNTUK MASUK DALAM KARYA MISI

Sejak pertama kali Bruder Anthony bergabung ke dalam Komunitas para Oblat, ia memiliki kerinduan untuk dapat dikirim berkarya misi di luar negeri.  Harapannya adalah setelah setelah tahun novisiat, ia akan menjadi misionaris ke manca negara.  Tetapi rencana Tuhan untuknya adalah terbalik dari harapan dan mimpinya itu.  Perutusan pertama adalah berkarya di Juniorat St. Charles di Valkenburg selama 3 tahun.  Perutusan selanjutnya adalah ke Sri Lanka.  Tetapi saat ia sudah siap untuk berangkat, tiba-tiba saja perutusan ini dibatalkan.

 

 

Fr. Tempier - True Friend of St. Eugene de Mazenod

Fr. Francois de Paule Henry Tempier, OMI, the man who did a lot for the Oblates while remaining inconspicuous most of the time.  His 145th death anniversary this year (died 08 April 1870) has passed quietly, in the same way he live his life.

During the first years of his priestly ministry at Aix (1812-1815), Eugene de Mazenod did not have a true friend who was able to lessen his cares and to share his great designs. His encounter with Father Tempier in 1815-1816 brought him what he was looking for and even more. Besides sharing plans and giving comfort in troubles, Father Tempier, a man who was calm, pondered and much less emotional than St Eugene, tempered the outbursts of Eugene’s character and helped him ? at times also replacing him ? perseveringly to accomplish all his plans and undertakings.

 

Mario Borzaga, OMI akan Dibeatifikasi

PAUS FRANSISKUS TELAH MENYETUJUI DIUNDANGKANNYA DEKRIT UNTUK ORANG-ORANG KUDUS BARU

 

Gereja akan segera memiliki 3 orang Santo/Santa dan 3 orang Beato/Beata baru. Paus Fransiskus telah memberi wewenang kepada Kongregasi untuk Penyebab Orang Kudus agar menyebarluaskan keputusan pengangkatan enam orang awam dan religius dalam proses menuju kesucian. Selain itu, tujuh orang - termasuk sepasang suami-istri dari Italia - akan diangkat menjadi Venerabilis.

 

Di antara para Santo/Santa yang baru tersebut adalah Beato Junipero Serra, seorang imam Spanyol abad ke-18 yang menjadi misionaris di California, Amerika Serikat.  Paus Fransiskus akan mengkanonisasinya pada 23 September 2015 selama kunjungan apostolik Bapa Suci ke Amerika Serikat.

 

Dua Santo/Santa baru lainnya adalah Vincenzo Grossi, seorang imam asal Cremona, Italia, pendiri Institut Putri-putri Oratorium (Pizzighettone, 09 Maret 1845 - Vicobellignano, 07 November 1917); dan Maria Yang Dikandung Tanpa Noda (terlahir dengan nama Maria Isabella Salvat Romero), Superior Jenderal Suster-Suster Perusahaan Salib (Madrid, 20 Februari 1926 - Sevilla, 31 Oktober 1998).

 

 

Christmas Traditions in Marseille

The most popular tradition and the most deeply rooted in the Marseille area is certainly that of Christmas, a legendary tradition.  The representation of the mystery of the Nativity is adapted to the customs of every people.  Each race has transformed it, or rather, has adapted it to their own customs.  Therefore, in Marseille, a city where imagination and reality are combined, it has a very special flavour.

In Marseille as in the whole of Provence, preparations for Christmas begins on December 4, the feast of Saint Barbara.  On that day, grains of wheat are placed in a dish so that they begin to germinate.  At Christmas the dish is placed before the crib.  If the grains have germinated well, if the stalks have not turned yellow, it is a good omen; the crops will be abundant in the coming year.

 

Page 8 of 12

«StartPrev12345678910NextEnd»

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.