Siap Menekuni Panggilan Menjadi Oblat

Siap Menekuni Panggilan Menjadi Oblat

Upacara Penerimaan dan Peneguhan Yuniores OMI

 

“Siapa saja yang ingin menjadi Oblat

harus dikobarkan oleh  keinginan untuk mencapai kesempurnaan diri.

dinyalakan oleh cinta akan  Tuhan Kita Yesus Kristus dan Gereja-Nya

serta bersemangat yang menyala-nyala demi keselamatan jiwa-jiwa.”

(Konstitusi OMI Tahun 1853)

 

Komunitas Yuniorat OMI "Beato Mario Borzaga" Tahun 2020-2021

Dengan semangat yang menyala-nyala, tujuh orang Yuniores KPP beserta tiga Yuniores KPA menyatakan kesanggupan diri mereka untuk dibina sebagai calon Oblat di Yuniorat OMI “Beato Mario Borzaga” Cilacap. Tidak kalah dengan para Yuniores yang baru, empat belas Yuniores kelas 2 dan sembilan Yuniores kelas 3 meneguhkan kembali keinginan mereka untuk dibina sebagai calon Oblat. Upacara penerimaan Yuniores baru dan peneguhan Yuniores yang lama dilaksanakan pada 07 September 2020 di Kapel St. Eugenius de Mazenod, Yuniorat OMI “Beato Mario Borzaga”, Cilacap. Upacara dipimpin oleh Pastor Antonius Widiatmoko, OMI sebagai Selebran Utama bersama empat orang Konselebran: Pastor Tarsisius Eko Saktio, OMI (Provinsial Indonesia), Pastor Bernardus Agus Rukmono, OMI (Direktur Yuniorat OMI Indonesia), Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI (Direktur Panggilan OMI Indonesia), dan Pastor Petrus Hamonangan Sidabalok, OMI (Pastor Rekan Paroki St.Stefanus, Cilacap).

 

On the Feast of St. Eugene de Mazenod

Father Tarsisius Eko Saktio, OMI

 

Greetings in the love of our Lord Jesus Christ,

Today is May 21.  As children of St. Eugenius de Mazenod, we commemorate the day of our Founder's death which is also coincided with the Church celebrating the Feast of Ascension of the Lord Jesus Christ to Heaven.  Happy feast day!

 

Back to Community

Father Carolus Adi Nugroho, OMI

 

The COVID-19 pandemic caused many activities to cease, including worship in the Catholic Church. Many Parishes hold Mass through Live Streaming, but for Parishes located in the inland areas of Indonesia that have not been reached by a good and adequate internet connection, the online Mass thus cannot be held either.

Parish of St. Peter and Andreas in Sepauk located in inland of West Borneo and being ministered by Missionaries of Oblate Mary Immaculate.  The Parish is still difficult to get an internet connection. Frequently, the internet signals need to be searched, sometimews even we have to climb a tree to get the signals!  Father Carolus Adi Nugroho, OMI who now works in the Parish tells of his busy life during the lockdown season in Sepauk:

 

 

Penjubahan dan Perutusan Novis OMI 2020

Para Novis OMI Tahun 2020 bergambar bersama Bapa Provinsial OMI Indonesia dan Formator

 

“Novisiat, yang merupakan masa inisiasi ke dalam hidup religius Oblat,

bermuara pada ikrar bakti diri secara publik dalam Kongregasi.”

(Konstitusi OMI # 55)

 

Di tengah kegundahan atas Wabah COVID-19, kabar gembira datang dari Novisiat OMI “Beato Joseph Gerard”, Blotan, Yogyakarta.  Pada Rabu, 15 April 2020, diselenggarakan upacara Inisiasi Hidup Religius 6 orang Pra-Novis yang telah menyelesaikan pendidikannya dan diterima untuk bergabung ke dalam Komunitas Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI).  Mereka adalah:

1.  Frater Alfonsius Srilus, asal Paroki Rasul Yohanes, Pulau Sapi, Kalimantan Timur.

2.  Frater Efanius Rimlon, asal Paroki St. Agustinus Mok, Keuskupan Ruteng, NTT.

3.  Frater Guindo Paschalis Tri Lestari, asal Paroki Sta. Maria Fatima, Penajam, Kalimantan Timur.

4.  Bruder Johanes Maria Vianey, asal Paroki Sta. Anna, Duren Sawit, Keuskupan Agung Jakarta.

5.  Frater Kristian Delima Ajun, asal Paroki Yesus Tersalib, Balai Sepuak, Keuskupan Sanggau, Kalimantan Barat.

6.  Frater Yeremias Mangu Jaga, asal Paroki Hati Sta. Perawan Maria Yang Tak Bernoda, Tanjung Pinang, Keuskupan Pangkal Pinang.

 

Bapa Provinsial OMI Indonesia mengalungkan Salib kepada kedua Novis Kanonik yang diutus

.

Pastor Tarsisius Eko Saktio, OMI, Provinsial OMI Indonesia, menerima keenam pemuda ini masuk ke dalam Komunitas OMI dalam Perayaan Ekaristi di Kapel Novisiat OMI.  Selain Upacara Penerimaan Novis, juga diadakan Upacara Perutusan bagi 2 Novis Tahun Kanonik.  Bapa Provinsial mengutus Bruder Amos Rizaldi ke Komunitas Novisiat OMI di Blotan, Yogyakarta, sedangkan Bruder Marianus Oktovianus diutus ke Komunitas OMI di Kaliori, Jawa Tengah.   Kepada kedua Novis yang menerima perutusan tersebut, Bapa Provinsial juga menyerahkan Salib sambil berkata: “Terimalah dan kenakanlah, semoga Salib ini mengingatkan engkau secara terus-menerus akan cinta kasih Penyelamat, yang ingin menarik semua orang kepadaNya dan mengutus kita sebagai rekan kerjaNya.”

 

Seturut dengan Direktorium Formasi OMI Indonesia, maka setelah 12 bulan menjalani Tahun Kanonik, novis yang akan dipanggil untuk mengikrarkan Kaul Pertama akan diberikan kesempatan untuk “live-in” – tinggal dalam Komunitas Oblat.  Melalui program ini, mereka akan melihat lebih dekat lagi, bahkan mulai mengalami sendiri Komunitas OMI di lapangan karya.  Selama “live-in”, diharapkan suasana yang ada adalah suasana khas Oblat yang diwarnai dengan kegembiraan dan keramahan yang mengalir dari iman dan spiritualitas OMI.


Provisiat Frater dan Bruder Novis.  Semoga terus bersukacita dan bersemangat dalam meniti panggilan yang mulia ini.

 

(Sumber informasi dan foto:  Pastor Antonius Sussanto, OMI, Magister Novis, Novisiat OMI “Beato Joseph Gerard”, Blotan, Yogyakarta)

 

 

 

Dua Novis Kanonik yang menerima Perutusan bergambar bersama Bapa Provinsial OMI Indonesia dan Formator

 

 

Oblate Gathering

Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata Provinsi Indonesia sedang menyelenggarakan Pertemuan Provinsi yang diberi tajuk “Oblate Gathering”.  Pertemuan yang akan berlangsung pada 04-08 November 2019 di Kaliori, Jawa Tengah ini memang telah menjadi keputusan Rapat Provinsial dan Dewannya sejak setahun yang lalu.

 

Page 1 of 38

«StartPrev12345678910NextEnd»

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.