PETUALANGAN OBLAT - Perahu Ketinting dan Perahu Tempel

Perahu Ketinting adalah perahu kecil yang dapat mengangkut 3-4 orang. Perahu yang lebih besar dan panjang dari Ketinting dinamakan Perahu Tempel . Perahu dengan motor tempel ini dapat mengangkut banyak penumpang dan menjadi salah satu - atau untuk beberapa tempat bahkan menjadi satu-satunya - pilihan transportasi bagi para Oblat dalam mewartakan Kristus ke pelosok-pelosok pedalaman Kalimantan Timur.

 

 

Sukacita umat dalam menyambut Paskah yang baru lalu terlihat dalam penuhnya perahu tempel yang membawa mereka pulang dari hulu Sungai Malinau tempat penyelenggaraan Misa Paskah dan berbagai lomba Paskah di sebuah kampung Suku Dayak Punan, tepatnya di Stasi Kuala Setarap. Umat dari Stasi yang lain bergabung untuk merayakan Trihari Suci di Stasi ini. Dibutuhkan waktu 2 jam naik perahu tempel atau lebih lama dari itu kalau naik perahu ketinting menyusur Sungai Malinau untuk kembali ke Pusat Paroki di Pulau Sapi, Kalimantan Timur.

(Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI, studi S2 Teologi, bermukim di Yogyakarta)

 

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.