Kaul Pertama 8 Novis OMI Indonesia

 

Minggu, 21 Juli 2019, bertempat di Kapel Novisiat OMI “Beato Joseph Gerard”, Blotan, Yogyakarta dilangsungkan Perayaan Ekaristi Pengikraran Kaul Pertama dari 8 (delapan) Novis OMI Indonesia.

Para Novis yang berbahagia tersebut adalah:

1.  Frater Novis Arnoldus Bryan Evan Pabubung

2.  Frater Novis Fransiskus Xaverius Yulianto

3.  Frater Novis Frederico Santos

4.  Frater Novis Suni Baonikus Bunghari

5.  Frater Novis Fransiskus Xaverius Togar Mulya Nainggolan

6.  Bruder Novis Panansius Sakai

7.  Frater Novis Thomas Brian Wicart

8.  Bruder Novis Julianus Rizki Widitomo

Perayaan Ekaristi dimulai pkl. 10.00 dengan dipimpin oleh Pastor Tarsisius Eko Saktio, OMI, Provinsial OMI Indonesia sebagai Selebran Utama dengan Konselebran Pastor Antonius Sussanto, OMI, Pastor Ignatius Yulianto, OMI, Pastor Bernardus Agus Rukmono, OMI, Pastor Nikolaus Ola Paukuma, OMI, Pastor Nikolas Setia Widjaja, OMI, dan Pastor Simon Heru Supriyanto, OMI.

 

Dalam Homilinya, Pastor Eko antara lain berpesan pada kedelapan Novis bahwa seorang Oblat adalah Misionaris yang harus siap sedia diutus ke mana saja terutama ke tempat-tempat yang tak terjangkau dan tak terlayani.  Sebagai seorang Misionaris, para Oblat tidak perlu takut menghadapi medan misi yang berat atau belum dikenal.  Harus siap sedia berarti juga harus berani memperlengkapi diri dengan macam-macam ketrampilan yang nantinya bisa berguna di tanah misi.  Pastor Eko juga membagikan pengalaman mengikuti Pertemuan Inter-Chapter OMI di Obra, Polandia, dan mengait kepada Bacaan Injil Minggu itu, Pastor Eko berpesan agar para Kaulwan bersyukur atas rahmat Tuhan untuk kaul pertama dan kekal ini.  Semoga para Kaulwan semakin hari semakin mampu mendekatkan diri pada Yesus, menghadirkan Dia di tengah-tengah situasi yang tidak selalu mudah, dan semoga kita semua dapat menjadi seperti Maria dan Martha, yang lewat tugas perutusan masing-masing mampu memilih yang terbaik dalam hidup kita.

 

Tampak hadir dalam Misa Kudus ini keluarga dari para Kaulwan, Putera-Puteri de Mazenod, Komunitas Samuel-Eli, para Sahabat OMI dari berbagai kota dan para undangan lainnya.  Sebelum Misa kudus berakhir, para Kaulwan memberikan persembahan syukur mereka berupa sebuah lagu yang berjudul “Ini Aku, Utuslah Aku” karya Frater Novis Fransiskus Xaverius Togar Mulya Nainggolan dan meluncurkan buku kenangan yang berisi pengalaman para Kaulwan selama dua bulan menjalani perutusan ke berbagai Komunitas OMI.  Kemudian para Pastor Konselebran satu per satu memberikan sepatah dua patah pesan untuk para Kaulwan, juga wakil dari orangtua para Kaulwan menyampaikan sambutan dan harapannya.  Sebelum menutup Perayaan Ekaristi, Bapa Provinsial juga memberikan pesan-pesannya dan perutusan bagi para Kaulwan: 6 Frater dan 1 Bruder diutus melanjutkan studi di Seminari Tinggi OMI “Wisma de Mazenod”, Condongcatur, Yogyakarta, sedangkan Bruder Yulianus Rizki Widitomo, OMI diutus untuk berkarya di Paroki Yohanes Penginjil, Dangkan Silat, Kalimantan Barat.

Proficiat kepada para Kaulwan.  Terus setia meniti jalan panggilan yang mulia ini bersama doa dan penyertaan Bunda Maria Imakulata.

 

(Tim Website OMI Indonesia)

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.