Meditasi Kaul Pertama 05 - Panggilan dan Formasi Kaum Muda

Kristus Memanggil Melalui Kita – Konstitusi # 52

“Kristus tak henti-hentinya memanggil orang untuk mengikutiNya dan memaklumkan Kerajaan Allah.  Kita harus sadar bahwa seringkali karena melihat kegembiraan dan kemurahan hati kita, orang terketuk untuk turut menjawab panggilanNya.  Kita memanfaatkan semua kesempatan untuk membuat ornag mengerti betapa mendesaknya kebutuhan Gereja dan dunia serta cara-cara Kongregasi menjawab kebutuhan tersebut.  Kita juga berdoa dan mengajak orang berdoa supaya Pemilik Ladang mengirimkan pekerja-pekerja ke panenanNya.”

Tim Formasi: “Disatukan oleh cintakasih dan dijiwai oleh semangat yang sama, dalam kesatuan pandangan dan tindakan, Tim Formasi membantu Pimpinan dalam perkembangan karya formasi.  Jangan sampai mereka hanya mengikuti pandangan sendiri sehingga mereka membuat kesalahan yang menyimpang dari nilai kebaikan bersama.  Mereka akan berusaha tanpa henti membentuk Kristus dalam diri para formandi dengan bantuan Bunda Perawan Maria Imakulata, yang dalam perlindungannya mereka mengajarkan kepada para formandi untuk percaya penuh dalam segala situasi.” (Teks Konstitusi Tahun 1853)

 

 

Meditasi Kaul Pertama 04 - Kaul Ketaatan Timbal Balik

Dari Konstitusi # 25:

“Ketaatan menjadikan kita hamba semua orang. Dengan ketaatan, kita melawan semangat dominasi.  Kita ingin memberi kesaksian akan dunia baru tempat semua orang menyadari ketergantungan yang satu kepada yang lain.  Jika kita semua patuh kepada kehendak Bapa, maka kebebasan Injili akan menjadi nyata bagi kita. (lih. Gal 5:13)

Hidup kita diatur oleh tuntutan kerasulan kita dan oleh

panggilan Roh, yang sudah terlebih dahulu hadir di tengah-tengah mereka dimana kita diutus.  Karya kita membuat diri kita tergantung pada orang lain dengan berbagai macam cara; kita dituntut untuk sungguh melepaskan diri dari kehendak kita sendiri dan memiliki kesadaran yang mendalam tentang Gereja.”

 

Meditasi Kaul Pertama 03 - Panggilan Yang Tak Disangka-sangka...

MEDITASI 03:

PANGGILAN YANG TAK DISANGKA-SANGKA, JAWABAN YANG MURAH HATI


Kutipan dari Seruan Apostolik Bapa Suci Fransiskus “Evangelii Gaudium), November 2013:

“Sabda Allah senantiasa menunjukkan pada kita bagaimana Allah menantang mereka yang percaya kepada-Nya ‘untuk bergerak keluar.’ Abraham menerima panggilan untuk pergi ke negeri baru (bdk. Kej. 12:1-3). Musa mendengar panggilan Allah, ‘Pergilah, Aku mengutus engkau’ (kel. 3: 10) dan menuntun bangsanya menuju tanah terjanji (bdk. Kel 3:17). Kepada Yeremia, Allah bersabda, ‘kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi’ (Yer. 1:7). Di zaman kita perintah Yesus untuk ‘pergi dan menjadikan murid’ tampak rencana-rencana dan tantangantantangan yang selalu baru bagi tugas perutusan penginjilan Gereja, dan kita semua dipanggil kepada tugas perutusan baru ‘bergerak keluar” ini. Setiap umat Kristiani dan setiap komunitas harus mencari dan menemukan jalan yang ditunjukkan Tuhan, tetapi kita semua diminta untuk mematuhi panggilan-Nya untuk keluar dari zona nyaman kita untuk menjangkau seluruh daerah sekeliling yang memerlukan terang Injil.” (Seruan Apostolik “Evangelii Gaudium – Sukacita Injil, Pasal 1, I, 20)

 

 

Meditasi Kaul Pertama 02 - Formasi untuk Misi

Kontitusi # 65:

“Baik yang mempersiapkan pelayanan imamat sebagai skolastik atau pun kerasulan sebagai bruder, Oblat baru menghayati bakti religious sedemikian rupa sehingga meresapi semua tingkah laku dan segala sisi hidup sehari-hari. Dengan bantuan dari para formator dan pembimbing rohani, mereka bertumbuh menjadi orang-orang Allah, misionaris-misionaris yang berakar dalam Kristus, dan mantap untuk mempersembahkan diri secara total melalui Oblatio Kekal.  Selama masa itu, mereka terus belajar dan menyerap charisma Oblat dan tradisi Kongregasi.  Formasi pertama mencapai puncaknya dalam ketaatan pertama yang diterima dari Pemimpin Umum.”

Syukur atas Konkordansi tahun 1801 yang membuat relasi resmi antara Perancis dan Tahta Suci tersambung kembali dan agama Katolik kembali mendapatkan kebebasannya di Perancis.

Gereja-gereja dibuka kembali.  Sedikit demi sedikit, keuskupan-keuskupan kembali membuka seminari menengah dan seminari kecil.  Henry Tempier memulai pendidikannya di Seminari Kecil Aix di tahun 1803.  Tahun 1810, ia mengambil mata pelajaran filosofi di Seminari Menengah, dan tahun 1811 ia mengikuti kelas teologi bersama para seminaris lainnya di Fakultas Teologi Aix.

 

Meditasi untuk Persiapan Perayaan Kaul Pertama 01

MEDITASI UNTUK PERSIAPAN PERAYAAN KAUL PERTAMA 01 NOVEMBER 1818

 

PENGANTAR

“Kita sekarang haruslah memahami, lebih dari biasanya, kebutuhan untuk menjadi seorang religius yang sempurna supaya kita dapat menjadi misionaris yang baik.  Kita harus yakin bahwa cara yang paling efektif untuk jiwa-jiwa menghasilkan buah yang luar biasa adalah lewat kekudusan hidup dan praktek kesetiaan pada tugas-tugas yang dinyatakan pada kita.” (Eugenius de Mazenod pada pembukaan Kapitel Umum tahun 1850)

Dalam persiapan Perayaan Kaul Pertama 01 November 1818, Komite Umum untuk Para Bruder Oblat untuk tahun 2020 telah memilih beberapa meditasi berdasarkan sosok Pastor Francois de Paule Henry Tempier.  Beliau adalah “Bapa Kedua” Kongregasi kita, yang memainkan peran penting bersama dengan Bapa Pendiri.

Pada tengah malam tanggal 08/09 April 1870, Pastor Tempier wafat di Paris.  Pada 08 April 2020, dalam masa isolasi karena wabah virus korona, 150 tahun wafatnya “paru-paru kedua” Kongregasi ini berlalu begitu saja, cocok dengan hidupnya yang tenang.

 

Page 3 of 36

«StartPrev12345678910NextEnd»

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.