Triduum Santa Maria Imakulata - Maria: Bunda Yang Sensual

Pengantar

Menyambut Hari Raya St. Maria Imakulata biasanya Komunitas OMI mempersiapkannya dengan retret, rekoleksi, novena, triduum, bahkan pertobatan dan puasa, atau kegiatan rohani lainnya. Maksudnya adalah untuk mempersiapkan batin agar peristiwa itu bisa dirayakan dengan penuh sukacita dan bermakna. Tahun 2018 ini Komunitas Novisiat OMI mempersiapkan diri dengan triduum yakni tiga hari doa devosi kepada St. Maria Imakulata. Sekaligus para novis mempersiapkan diri untuk melaksanakan Kursus Gabungan Novis Psiko-Seksual yang akan dilangsungkan di Wisma Maya Kaliurang pada 07 – 11 Desember 2018. Oleh sebab itu tema yang direnungkan dimaksudkan untuk menghayati seksualitas secara utuh baik jasmani, mental maupun rohani.  Bertepatan dengan peringatan kanonisasi St. Eugenius de Mazenod (03 Des) dan Para Martir Oblat Laos (04 Des), semoga para novis semakin dimurnikan dalam mengikuti panggilan Tuhan.

Devosi Maria Imakulata atau Maria Yang dikandung Tanpa Noda sudah berkembang lama dalam Gereja. Paus Siktus IV pada tahun 1476 meresmikannya sebagai pesta perayaan umum Gereja setiap tanggal 08 Desember. Ia tidak membuat doktrin tersebut sebagai sebuah dogma sehingga membiarkan umat Katolik Roma untuk bisa percaya atau tidak tanpa resiko dituduh menentang ajaran Gereja. Selanjutnya Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus pada tanggal 08 Desember 1854 menyatakan secara resmi Maria Imakulata sebagai dogma dan St. Eugenius terlibat.

Sedangkan pada tanggal 03 Desember 1996 Paus Yohanes Paulus II memberi gelar “Santo” bagi seluruh Gereja warisan mulia Sang Penyelamat kepada Eugenius de Mazenod. Pesan Paus: “Kaum muda-mudi yang terkasih, dalam St. Eugenius kamu sekarang memiliki seorang guru, pemimpin dan pelindung. Dalam ajarannya betapa baik kehidupan yang dipersembahkan untuk pelayanan Injil. Pada hari ini Gereja berterima kasih karena St. Eugenius yang telah mengenakan Kristus, mengorbankan hidupnya bagi pelayanan Injil Allah. Dan kamu Misionaris Oblat Maria Imakulata, yang bekerja semakin serius untuk mengenal Kristus secara pribadi dan untuk memperkenalkanNya kepada orang-orang lain, teruskanlah mengikuti jejakNya dan berusaha untuk menjadi orang suci. Dengan berani kamu harus menempuh jalan yang telah ditempuh oleh sedemikian banyak pelayan Injil.”

Mari kita bersatu dalam doa bagi kemurnian hidup kita dan terutama bagi panggilan hidup sebagai Misionaris OMI.

 

Penyelamatanmu Sudah Dekat

Masa Adven merupakan masa penantian kedatangan Tuhan di tengah kehidupan manusia. Tuhan datang untuk membantu manusia menemukan kepenuhan hidup sebagaimana yang Tuhan sendiri rencanakan untuk kita semua. Rencana Tuhan adalah agar tidak ada seorang pun di antara umat manusia ini yang hilang atau tidak bersatu dengan-Nya. Untuk itulah Allah berinisiatif mendatangi manusia dan mendampingi atau menuntun manusia.  Seperti seorang gembala yang menuntun dombanya, Allah ingin menuntun domba-dombaNya menuju kepada kebahagiaan sejati.

Akan tetapi warta Adven yang pertama ini mengajak kita merenungkan datangnya hari akhir. Tanda-tanda yang menyertai sangat dahsyat nampak pada benda-benda angkasa. Suasananya digambarkan sangat mencekam oleh penginjil Lukas. Inikah kabar gembira yang ditampilkan pada minggu pertama Adven ini? Tentu saja Injil tidak dimaksudkan untuk menakuti-nakuti orang. Justru Injil dituliskan untuk mengajak setiap orang yang percaya menyadari apa yang sebenarnya diperlukan untuk kehidupan yang damai sejahtera di dunia ini.

 

Effata!

The word of God in readings today is really good news!

All the words are good and beautiful. Are we happy to hear them? Are we delighted to welcome them?

Let's take a moment to stay with the readings. I would like to invite you to re-read today's Psalm:

The God of Jacob keeps faith forever,

secures justice for the oppressed,

gives food to the hungry.

The LORD sets captives free.

The LORD gives sight to the blind;

the LORD raises up those who were bowed down.

The LORD loves the just;

the LORD protects strangers.

The fatherless and the widow the LORD sustains,

but the way of the wicked he thwarts.

The LORD shall reign forever;

your God, O Zion, through all generations.

 

Spiritual Heatlh Check-Up

20th Ordinary Sunday - 19 August 2018

First Reading: Proverb 9:1-6

Second Reading: Ephesians 5:15-20

Gospel: John 6:51-58



I would like to begin the homily with the letter of St.Paul to the Ephesians, and invite you to do a "Spiritual Health Check-Up":


Brothers and sisters,

1. Watch carefully how you live. (Please take 30 seconds in silence)

2. Not as foolish persons but as wise. (We often say: he's crazy .. you're crazy ... They're crazy ... now we say: I'm crazy .. yes it's me who are crazy.)

 

We Are the Bearers of Life

"We are the bearers of life"

Sisters and brothers, in Gospel Mark 5:21-43 we heard the story of Jesus' healing. The words that touch me a lot are:


(1) Arrive one of the synagogue leaders, named Jairus. Seeing Jesus, he falls at his feet and begs him urgently: "My daughter, still so young, is at the last extremity. Come and lay hands on her to save her and to live. "


(2) A woman, who had lost blood for twelve years, She says to herself: "If I manage to touch only his clothes, I will be saved. "

 

Page 7 of 36

«StartPrev12345678910NextEnd»

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.