Santa Maria adalah Ibu

Membaca Perikop Kitab Suci: Lukas 1:39-45

 

Renungan Singkat:

Injil mengisahkan Maria yang - setelah perjumpaan dengan malaikat Gabriel - segera berangkat untuk mengunjungi Elisabeth, saudarinya, yang tinggal di kota Ain Karim. Saudarinya itu juga sedang menantikan kelahiran anaknya.

Jarak antara Nazareth dan Ain Karim sekitar 105 KM. Sebuah jarak yang pastinya sangat jauh pada masa itu. Kiranya tujuan utama kunjungan Maria, selain untuk menemani dan membantu saudarinya, juga dalam rangka persiapan dirinya untuk menjadi seorang Ibu bagi sang Mesias. Maria ingin menjadi ibu yang terbaik bagi Putra Allah.

 

Membaca Kisah Kehidupan St. Eugenius de Mazenod

Dalam hidup Santo Eugenius, Santa Maria mempunyai tempat istimewa sebagai Bunda yang tercinta. Sebelum saat tahbisannya sebagai imam tiba, Eugenius menulis dalam buku hariannya sebagai berikut:

”Santa Perawan Maria, Bunda tercinta, bila aku memohon kepadamu sedemikian sering, aku tidak akan memiliki sedemikian banyak alasan selain keluh kesah. Jadilah penolongku, ya Bundaku, dengan perantaraanmu yang kuat, untuk melaksanakan semua tugas, yang telah diberikan oleh Putramu yang terkasih kepadaku dalam banyak jalan yang aku miliki hingga sekarang, sehingga dengan pertolonganmu aku mampu menemukan berkat dalam melaksanakan semuanya seperti yang seharusnya ….”

Kepada para Oblatnya, Eugenius mengajak untuk memandang Maria sebagai “Ibu” bagi mereka, seorang ibu yang menjadi sumber penghiburan saat kesulitan melanda maupun tempat berbagi kegembiraan dalam hidup mereka sebagai misionaris. Tulisnya, ”Kita akan selalu memandang Maria sebagai ibu kita. Dalam kegembiraan dan penderitaan kehidupan misioner yang kita jalankan, kita merasa dekat dengan Maria yang merupakan bunda yang berbelas kasih.” (Konstitusi OMI # 10)

 

Sharing Iman:

Sudahkah selama ini Bunda Maria menjadi ibu untuk berbagi bukan hanya dalam kesulitan tetapi juga kegembiraan anda?

 

(Ditulis oleh Pastor F.X. Rudi Rahkito Jati, OMI, Animator Triennium Distrik Jakarta, "Bersama St. Eugenius de Mazenod, Makin Dekat dengan Bunda Maria", Panitia Triennium Distrik Jakarta)

** Catatan: Renungan di atas dapat menjadi bahan pertemuan Triennium sambil berdoa Rosario.

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.