Masa Prapaskah dan Paskah

Perjalanan waktu bagi banyak orang hanyalah sekedar perguliran/pergantian dari masa ke masa tanpa ada penghayatan. Tetapi iman Kristiani memiliki penghayatan terhadap pergantian masa:

(1) Perjalanan waktu selama sepekan memiliki awalan dan berpuncak pada perayaan hari Minggu.

(2) Perjalanan sepanjang tahun liturgi berpuncak pada perayaan Paskah Misteri Wafat dan Kebangkitan Yesus.

Misteri penderitaan, Wafat dan Kebangkitan Kristus ini, digemakan sepanjang Tahun Liturgi.

Perayaan Paskah sebagai puncak Tahun Liturgi, dipersiapkan selama masa Pra-Paskah yang berlangsung 40 hari dan dimulai pada hari Rabu Abu. Masa persiapan ini adalah masa penuh rahmat bagi pemurnian jiwa, masa penuh pemenungan, doa, serta pembinaan tobat.

Tradisi Rabu Abu Ritus Alkitabiah penerimaan Abu pada awal Pra-Paskah, mengungkapkan:

(1) Pengakuan akan kedosaan di hadapan Allah.

(2) Niat tobat yang dilandasi oleh pengharapan akan Allah yang berbelas kasih. Niat tobat yang kuat masa pada awal Pra-Paskah ini, diungkapkan secara meyakinkan dengan melaksanakan pantang dan puasa.

Olah rohani selama masa Pra-Paskah yang membina sikap tobat ini, tidak hanya bersifat privat belaka, tetapi juga memiliki dampak sosial. Aksi Puasa Pembangunan adalah perwujudan aksi sosial itu. Tahun 2016 ini di Keuskupan Agung Semarang bertema: Akulah Garam dan Terang Dunia. Melalui tema APP ini kita diajak semakin menghadirkan nilai-nilai iman, misalnya mengungkapkan keutuhan ciptaan dengan merawat bumi sebagai Rahim pangan dan sumber hidup bersama.

Mari kita semakin menampakkan identitas kita sebagai garam dan terang dunia yang meresapi dan menerangi kehidupan masyarakat.

(Penulis: Pastor Ignatius Yulianto, OMI, Tim Formator OMI Indonesia; Sumber: Buletin Novisiat OMI "Beato Joseph Gerard" - Gerard.Com Edisi Februari 2016)

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.