Makna Natal

Natal begitu dikenal dunia bahkan sampai mewarnai kehidupan ekonomi. Bila akhir tahun tiba, suasana menyambut Natal tampak di mana-mana. Berbagai program jasa wisata, liburan serta berbagai barang kebutuhan ekonomi ditawarkan. Apakah makna Natal bagi kita orang Kristiani?

Natal pertama-tama adalah perayaan iman. Perayaan Natal mau mengungkapkan iman bahwa kelahiran Yesus adalah saat terpenuhinya janji keselamatan Allah kepada manusia. Natal merupakan perayaan penuh sukacita atas kedatangan Tuhan - Sang Juru Selamat yang berkenan menjadi manusia lemah dan miskin, agar kita yang miskin dapat ambil bagian dalam kekayaan ke-Allah-an Kristus.  Dalam peristiwa Natal, kehidupan manusia yang komplek dengan segala seginya diterima dan diangkat Allah sebagai medan perjumpaan Allah dan manusia.

Dalam Pesan Natal bersama PGI dan KWI dinyatakan dasar dan alasan syukur sukacita Natal bahwa Allah berkenan masuk ke dalam hiruk-pikuk kehidupan dunia untuk memperbaiki situasi hidup umat-Nya.   Belarasa dan solidaritas adalah cara yang dipilih Allah untuk memperbaiki tatanan kehidupan manusia. Semangat belarasa inilah yang dirindukan Allah meresapi dan menjiwai tatanan dunia. Kita yang mengimani Yesus sebagai Juru Selamat, diundang untuk terlibat dalam gerakan solidaritas atau belarasa yang dinyatakan dalam peristiwa Natal. Penyertaan-Nya menumbuhkan harapan dalam mengusahakan tatanan kehidupan.

 

Marilah kita tanggapi tawaran dan undangan Allah dengan membina semangat kesederhanaan dan persaudaraan dalam keluarga dan komunitas kita.

(Penulis: Pastor Ignatius Yulianto, OMI, Tim Formator, Novisiat OMI "Beato Joseph Gerard", Blotan, Yogyakarta)

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.