Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia Ke-35

Romo Paulinus Maryanto, OMI menerima tahbisan imamat dari Mgr. Julianus Sunarka, SJ pada Sabtu, 21 Januari 2017, di Kaliori, Banyumas.  Romo Maryanto, OMI adalah putera Indonesia ke-35 yang ditahbiskan sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata dengan motto tahbisan: “Aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu.” (Lukas 1:38)

 

 

Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia Ke-34

 

Rabu, 16 November 2016, pukul 17.00 WITA, di Gereja St. Petrus dan Paulus, Dahor, Balikpapan, telah dilangsungkan Perayaan Ekaristi Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia ke-34: Pastor Alya Denny Haloho, OMI, putera pertama dari Paroki Dahor yang menjadi Imam Kristus.

Pastor Denny berdarah Tapanuli kelahiran Balikpapan, merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putera Bapak Levinus Haloho dan Ibu Hilderia Saragih, yang lahir pada 22 Februari 1987.  Masa kecil hingga remaja dihabiskannya di Balikpapan dengan bersekolah di TKK Katolik Yos Sudarso, SD Dasar Katolik Yos Sudarso, SMP Katolik St. Mikail, dan SMA Negeri 1.

 

"You Are Needed...."

Pope’s address to the members of the 36th General Chapter of  Missionary Oblate of Mary Immaculate:

 

Dear brothers,

It is with particular joy that I welcome you, who represent a missionary religious Family dedicated to evangelization in the Church. I greet you all with affection, beginning with the newly-elected Superior General and his Council. You are here for the General Chapter, in the year in which you celebrate the bicentennial of your foundation through the work of St. Eugene de Mazenod, a young priest eager to respond to the call of the Spirit. At the beginning of its history, your Congregation labored to reignite the faith, which the French Revolution was extinguishing in the hearts of the poor in rural Provence, overwhelming also many ministers of the Church. In the space of a few decades, it expanded throughout the five continents, continuing on the path begun by the Founder, a man who loved Jesus with passion and the Church without conditions.

Today you are called to renew this twofold love, remembering the two hundred year lifespan of your religious Institutes. Your jubilee, for a fortuitous and providential coincidence, occurs in the Jubilee of Mercy. Indeed, the Oblates of Mary Immaculate were born from an experience of mercy, lived by the young Eugene one Good Friday in the presence of Jesus crucified. May mercy be ever at the heart of your mission, of your efforts of evangelization in the world today. On the day of his canonization, St. John Paul II defined Father de Mazenod a ‘man of Advent’, docile to the Holy Spirit in reading the signs of the times and aiding the work of God in the story of the Church. May these characteristics be present in you, his children. May you also be ‘men of Advent’, capable of discerning the signs of the new times and guiding your brothers on the paths which God opens in the Church and in the world.

 

Rangkullah Kaum Miskin dengan Gerakan Misioner Baru

Bapa Paus kepada Kapitel Umum OMI:  “Rangkullah Kaum Miskin Dengan Gerakan Misioner Baru”

 

(Radio Vatikan)  Paus Fransiskus berkata kepada para peserta Kapitel Umum Oblat Maria Imakulata (OMI) untuk “mencintai Yesus dan Gereja dengan menyala-nyala  dan tanpa syarat.”

Seruan Bapa Suci ini didengungkan dalam audiensi pribadi di Ruang Clementine, Vatikan, hari Jumat, saat para Oblat merayakan 200 tahun pendirian Kongregasinya.

Kapitel Umum memilih kembali Pastor Louis Lougen pada 30 September yang lalu sebagai Superior Jenderal untuk masa bakti kedua selama 6 tahun ke depan.

 

BAHAGIA MENGENAL OBLAT

Di zaman modern ini, banyak kaum muda yang sudah tidak tertarik lagi untuk mengikuti acara-acara yang bernafas rohani (Gereja), bahkan tidak sedikit kaum muda yang sudah tidak tertarik lagi untuk pergi beribadah ke Gereja.  Saya sebagai OMK (Orang Muda Katolik) sangat prihatin dengan keadaan ini.  Sebagai contoh, di Paroki saya di pedalaman Kalimantan Barat, banyak sekali kaum muda yang tercatat sebagai anggota OMK tapi setiap ada pertemuan OMK Paroki atau Wilayah, ternyata hanya sedikit dari mereka yang bersedia menghadirinya.  Sayang sekali, padahal banyak sekali manfaatnya!

Saya pertama kali bergabung di OMK saat duduk di kelas 3 SMP.  Waktu itu ada undangan untuk sekolah saya menghadiri pertemuan OMK Paroki.  Awalnya guru saya mengatakan bahwa siswa kelas 3 SMP tidak diperkenankan mengikuti kegiatan ekstra karena akan ada pengayaan materi menyongsong ujian kelulusan SMP.  Ibu saya kurang berkenan mengingat saya harus belajar lebih serius lagi untuk menghadapi ujian akhir.  Akhirnya, saya dan teman-teman dapat mengikuti pertemuan OMK tersebut yang berlangsung di Stasi Nanga Pari yang berjarak sekitar 62 kilometer dari rumah kami.

 

Page 6 of 29

«StartPrev12345678910NextEnd»

Eugene de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.