0194

Siapa yang berani memberi diri secara utuh? Untuk apa berkorban sampai penghabisan? Merayakan Hati Yesus Yang Mahakudus, kita bisa menjawab bahwa Yesus-lah yang memberikan diri secara total demi keselamatan kita semua. Kita bisa mengingat beberapa hal: (~) Kasih dan perhatian Allah: Seringkali manusia begitu rapuh dan tak berdaya sehingga sulit untuk kembali kepada Allah. Allah tidak lagi murka tetapi berbaik hati mendatangi manusia agar kita semua selamat. Maka kita ingin menyambut kasih dan perhatian Allah itu dengan mantap dan setia; (~) Sekali dan tak berkesudahan: Korban Yesus di kayu salib terjadi sekali tetapi rahmatNya tercurah terus-menerus. Darah dan Air yang memancar dari lambungNya bukan hanya menunjukkan tuntasnya pengorbanan tetapi juga melimpahnya rahmat kehidupan. Maka kita kaan menghidupi anugerah tersebut dengan semangat; (~) Kesaksian akan kebenaran: Apa yang dilakukan oleh Yesus adalah suatu tindakan kasih yang menyelamatkan. Kita dipanggil untuk menunjukkan kesaksian dengan ikut melaksanakan tindakan kasih. Semoga kita bersukacita melakukannya. Mengingat kelemahan dan banyaknya tantangan, sekaligus bersyukur atas anugerah yang diberikan, ktia bisa berseru: Ya Yesus, jadikanlah hati kami seperti HatiMu sendiri.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.