0205

Dengan siapakah kita biasa berbagi beban kehidupan? Tentu kita memiliki sahabat yang bisa kita ajak berbagi suka dan duka. Dan hari ini Tuhan mengundang kita sebagai sahabatNya. Dia menyediakan diriNya untuk menerima kita. Kita pun diajak belajar dariNya: (~) Belajar mencintai: mau berbagi berarti ada cinta dan perhatian. Tidak ada paksaan dan unsur mencari keuntungan pribadi. Yang ada hanya bagaimana membuat bahagia yang dicintai; (~) Belajar rendah hati: kita tidak bisa mengatasi segalanya. Kita tetap membutuhkan pertolongan sesama. Maka kita berani berbagi dan tidak merasa menanggung sendiri; (~) Belajar pasrah: kita menyerahkan diri pada tuntunan Tuhan. Dia telah berbagi kehidupan. Maka kita mau datang kepadaNya, bekerjasama denganNya dalam menapaki jalan kehidupan. Semoga kita tidak mudah putus asa dan patah semangat. Ada Tuhan di samping kita yang bersedia menanggung beban dan berjalan bersama kita.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.