Tahun Panggilan Oblat 2017

Novena Panggilan Oblat, 21-29 Mei 2018

TAHUN PANGGILAN OBLAT

“Datang dan Lihatlah” (Yoh 1:43) Sukacita dan Kemurahan Hati Hidup Oblat

DOA NOVENA PANGGILAN UNTUK HIDUP RELIGIUS OBLAT

21-29 Mei 2018

 

Dalam suratnya kepada Kongregasi pada awal Triennium Oblat, Pastor Superior Jendral menulis:

“Dan apa yang dilakukan Tuhan kita Yesus Kristus?” Apa yang kita pelajari dari Yesus? Inkarnasi Yesus, Allah yang menjelma menjadi manusia dengan penuh integritas: Kesaksian hidupNya nampak dari Kabar Gembira yang Ia wartakan melalui perkataan dan perbuatan. Yesus adalah pribadi pendoa: hidup dalam persekutuan yang mendalam dengan Abba/BapaNya.  Didorong oleh Roh Kudus, Ia berdoa sebelum memanggil dan memilih murid-muridNya dan mengajari kita untuk berdoa bagi para pekerja. Yesus memanggil murid-muridNya secara pribadi dengan nama masing-masing untuk kemudian tinggal bersamaNya, mengikutiNya, dan Ia mendidik serta membentuk  mereka. Bukankah ini adalah bentuk/model karya panggilan Oblat yang kita lakukan?

Kehidupan kita hendaknya memberi kesaksian tentang Kabar Baik yang kita sampaikan dalam khotbah, sebagaimana undangan yang sangat kuat didengungkan oleh Kapitel 2010 tentang “Pertobatan”. Kita hendaknya menjadi pribadi-pribadi pendoa dan kontemplatif di dalam relasi yang sangat erat dan penuh kasih dengan Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Hendaknya kita tak henti hentinya terus berdoa untuk panggilan-panggilan, khususnya panggilan sebagai Oblat  (baru-baru ini Paus Fransiskus mengatakan bahwa karya panggilan pertama tama adalah karya untuk berlutut dan berdoa, lebih daripada segala macam strategi yang terprogram). Hendaknya kita terus mengundang orang muda secara personal dengan nama mereka masing-masing untuk mengikuti Yesus Kristus sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata...”(Surat Pastor Jenderal kepada Kongregasi, 8 Desember,2013).

“Spiritualitas Oblat memanggil kita ke saat-saat hening setiap hari untuk beristirahat dalam Misteri Tuhan. Pengalaman ini membantu kita untuk lebih bermurah hati dalam seluruh perjalanan panggilan kita, dalam cara kita berelasi dengan orang miskin dan di dalam komunitas apostolik kita “ (Surat kepada Kongregasi pada pembukaan Tahun Panggilan Oblat, 8 Desember 2017).

 

Hari Pertama

PANGGILAN: SAPAAN PERSONAL

 

Pemimpin:Yesus berkata: "Apa yang engkau cari .....Datang dan Lihatlah ..."

Bacaan:

Bacaan # 1: Dari Injil menurut Yohanes 1: 35-47:

Pada keesokan harinya, Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah! Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus). Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus). Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku! Filipus itu berasal dari Betsaida,kota Andreas dan Petrus. Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret. Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret? Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!"

 

Bacaan # 2: Dari Konstitusi dan Aturan OMI

Kongregasi OMI sepenuhnya bersifat misioner. Para Oblat, anggota Kongregasi Misionaris OMI adalah mereka yang dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.” (Roma 1:1). Para Oblat siap meninggalkan semuanya demi mengikuti Yesus Kristus. Untuk menjadi rekan sepekerja-Nya.

Pelayanan utama mereka dalam Gereja adalah mewartakan Kristus dan Kerajaan-Nya kepada orang-orang yang paling terlantar. Para Oblat membawa Kabar Gembira kepada orang-orang yang belum menerimanya dan membantu mereka menemukan nilai-nilai hidup mereka sendiri dalam terang Injil.

Di tempat dimana Gereja sudah mapan, para Oblat membaktikan diri bagi kelompok-kelompok yang paling jarang dijangkau oleh Gereja. Dimana pun mereka berkarya, perutusan mereka terutama adalah bagi orang-orang yang keadaannya berseru membutuhkan keselamatan dan pengharapan yang hanya dapat dipenuhi oleh Kristus. Mereka-lah kaum miskin dengan bermacam wajah; para Oblat berpihak kepada mereka.

 

Doa:

Allah Bapa Yang Maha Kudus,

Kami datang kepadaMu karena Yesus meminta kami untuk berdoa

agar Engkau mengirim pekerja-pekerja ke ladang-Mu.

Kirimkanlah kepada kami pemuda-pemuda yang murah hati,

yang mempunyai kecintaan mendalam kepada Yesus,

yang bersedia untuk mempersembahkan seluruh hidupnya kepadaMu,

untuk menjadi dekat dengan kaum yang paling miskin dan terlantar

demi pewartaan Kabar Gembira.

Semoga mereka dikobarkan oleh api semangat yang sama

seperti yang Engkau nyalakan dalam diri Santo Eugenius;

semoga mereka menjadi bagian dari keluarga para Oblat

untuk bersama-sama meneruskan karya keselamatanMu.

Bunda Maria Imakulata, yang pertama-tama memberikan Putranya kepada dunia,

ada bersama kami di saat kami berdoa. Amin.

 

atau

 

Kami berdoa kepadaMu, Bapa, karena kami percaya bahwa GerejaMu tidak akan pernah kekurangan para gembala. Ingatlah akan orang-orang miskin dan terlantar. Panggillah orang-orang yang penuh belas kasih dan semangat untuk mewartakan Injil kepada mereka yang mempunyai kerinduan dan harapan akan keselamatan. Santo Eugenius de Mazenod mengerti benar akan cintaMu kepada semua anakMu sehingga ia menjadi sangat murah hati dalam karya pelayanannya. Semoga semakin banyak orang yang tertarik untuk membagikan visi Santo Eugenius ini dan berani dengan tulus mempersembahkan diri mereka sendiri sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata. Kami mohon semuanya ini demi Kristus, Tuhan, dan Pengantara kami. Amin.

Bapa Kami …

Salam Maria ...

Santo Eugenius de Mazenod………………………………  doakan kami

Beato Joseph Gerard………………………………………   doakanlah kami

Beato Joseph Cebula ............................................................  doakanlah kami

Beato Fransiskus Esteban dan para Martir Oblat Spanyol ... doakanlah kami

Para Beato Martir Oblat Laos ……………………………... doakanlah kami

Terpujilah Yesus Kristus …………………………………..  dan Maria Imakulata

 

 

OMI Rosary Meditation for Vocations

Preface:

Since the 8th of December 2017 we have been celebrating the Year of Oblate Vocations with, as its theme, Joy and Generosity in Oblate Life!

The year is fitted into the twelve-month period devoted by Pope Francis to the theme “Discernment of Vocations”. Reading the message of Pope Francis for the 55th World Day of prayer for vocations, I wish to emphasize the phrase: “in our restless era, the Mystery of the Incarnation is always there to remind us that God is always ready to meet us and that He is God-with-us as we traverse the dusty roads of our existence, that He is of aware of our longing for joy and happiness as He invites us to share the joy that is His”.

In his message to the Oblates during the audience to the 2016 General Chapter, the Pope said: “the work to be done in order to accomplish this (a church for all people) is immense; and you also have a special contribution to make … The area of mission seems to increase day by day … that is why you are necessary, because of your missionary daring, your availability to bring the Good News which liberates and consoles. May the joy of the Gospel shine forth from your faces and make you joyful witnesses… We are indeed conscious that the mission is increasing day by day but we are also aware that the Lord continues to call men and women to follow him at the present time.

Our way of life should give witness. That is what our Superior General is calling us to do: “I wish to invite all of us to give joyful and generous witness by our lives so as to arouse the interest of young people in our vocation”. (letter of December 2017).

Jesus, in his calling and sending the 72 disciples, said to them: “The harvest indeed is great but the workers are few. Pray therefore to the Lord that he may send workers into his vineyard” (Luke 10, 2)

Letter of the Superior General for the Solemnity of the Immaculate Conception 2017

Letter of the Superior General, Fr. Louis Lougen, OMI

YEAR OF OBLATE VOCATIONS

December 8, 2017 – January 25, 2019

The Joy and Generosity of Oblate Life!

 

L.J.C. et M.I.

Happy Feast Day to all those who live the Oblate charism! We begin the Year of Oblate Vocations on the solemnity of our patroness, Mary Immaculate. The grace of her immaculate conception fills us with great joy, love and gratitude for all that God has done in her. This is a missionary feast. Mary’s immaculate conception prepared her for the call and the mission which God would entrust to her: to be a worthy dwelling place for the Son of the Most High. Mary’s faith-filled response inspires us to live faithfully our oblation as missionaries of the Kingdom of Jesus. We entrust this special year, the Year of Oblate Vocations, to the care of Our Lady, firmly believing that she will intercede so that God’s grace, in God’s own time and in God’s own way, will bless our efforts.

 

 

Pedoman Umum Tahun Panggilan Oblat

“Pada Pesta Maria Diangkat ke Surga, kita kembali mengingat rahmat khusus yang diterima Santo Eugenius saat memberkati patung Maria Imakulata pada 15 Agustus 1822.  Rahmat itu mengangkat segala kekuatirannya tentang masa depan kelompok kecil misionarisnya.  Rahmat itu memberikan jaminan bahwa semuanya bukanlah semata-mata ide pribadinya, tetapi sungguh merupakan karya Roh Kudus.  St. Eugenius diberikan keyakinan bahwa “Kelompok yang kita cintai ini” akan menjadi sumber kekudusan yangbesar bagi kita dan keuntungan besar bagi pewartaanGereja.  Kita percayakan “Tahun Panggilan Oblat” kepada Maria Imakulata, model dan pelindung hidup bakti kita.  Semoga kesaksiannya menumbuhkan dalam diri kita keyakinan yang mendalam bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.  Kehadiran Maria Imakulata di antara kita akan membuat “Tahun Panggilan Oblat” ini sebagai sebuah peristiwa yang dipenuhi Roh Kudus, memberikan pada kita sudut pandang yang menakjubkan, dan memenuhi kita dengan harapan yang besar” (Surat Bapa Jenderal kepada Kongregasi, pada peringatan Bunda Maria Diangkat ke Surga, 15 Agustus 2017).

Dalam mempersiapkan diri menuju usia 200 tahun keluarga religius kita, kita memulainya dengan perjalanan iman, Triennium Oblat, di bulan Desember 2013.  Dalam surat pengantar Triennium Oblat, Bapa Jenderal mengajak setiap anggota keluarga Oblat untuk:

  1. Merenungkan dan mengikuti karya pelayanan Yesus.
  2. Berdoa dalam komunitas-komunitas di provinsi masing-masing, memohon kepada Tuhan untuk mengirimkan kepada kita pemuda-pemuda yang ingin bergabung sebagai anggota-anggota baru.
  3. Berdiskusi mengenai situasi panggilan di provinsi kita, sebagai orang-orang beriman yang berpengharapan.
  4. Menunjuk para promotor panggilan full timer yang dapat mengorganisir para Oblat di lapangan untuk menyelenggarakan rekruitmen panggilan kepada mereka yang selama ini tidak tersentuh (Surat Superior Jenderal, 08 Desember 2013).

Inilah upaya untuk menciptakan “Budaya Panggilan” dalam Kongregasi kita. Kita ingin menumbuhkan kesadaran baru akan penting dan mendesaknya rekruitmen panggilan. Kita ingin mengambil empat ajakan tersebut sebagai tujuan dan panduan bagi Tahun Panggilan Oblat.

 

PRAYER FOR OBLATE VOCATIONS

Proposed Prayer for Oblate vocations

Year of Oblate Vocations

(from December 8, 2017 to January 25, 2019)

 

Holy Father,

we come to you because Jesus asked us to pray that you send workers into your harvest.

You so loved the world that you sent your Son so that we might have the fullness of life.

He in turn sent the Twelve and the apostle Paul to announce the good news of salvation.

After them, from generation to generation, you have continued to send workers into the whole world so that everyone might know you.

Then you chose Saint Eugene and through him you brought into being a family of missionaries who have passionately taught “who Christ is” in every corner of the world and have established new Christian communities.

 

 

More Articles...

Page 1 of 2

«StartPrev12NextEnd»
Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.