Catatan Perjalanan Seorang Oblat (18)

Artikel - Karya & Misi

Pengantar:

Pastor Antonius Sussanto, OMI, Magister Novis OMI Provinsi Indonesia sedang mengikuti workshop untuk para Magister Novis Kongregasi OMI yang bertajuk "Formation to Oblate Religious Life and Novitiate Experience", di Aix-en-Provence, Perancis, pada 10-31 Juli 2018.  Pastor Sussanto, OMI membagikan pengalamannya itu lewat jurnal yang dikirimkannya dari Perancis berikut ini:

 

Jumat, 27 Juli 2018

Berasal dari keluarga Katolik yang cukup aktif dalam hidup menggereja dan adanya kebiasaan doa Rosario keluarga memupuk benih panggilan imam dalam diri Pastor Cornelius Ngoka, OMI. Apalagi ia juga aktif menjadi Putra Altar, sering melayani imam dan berjumpa dengan para Oblat yang berkarya di Gereja Stasinya.  Hal-hal tersebut membuat keinginannnya untuk menjadi imam semakin subur. Ia meniti panggilannya sampai saat ini dengan sukacita.

Berbeda dengan Pastor Guiseppe Rubino, OMI, keluarganya terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan sehingga hidup rohani tidak begitu diperhatikan. Suatu ketika ia mengantar kekasihnya yang taat menghidupi iman Katolik untuk menghadiri Ekaristi di Gereja. Saat itulah hatinya tergetar oleh kehadiran Tuhan dalam Ekaristi. Peristiwa itu mengubah jalan hidupnya. Ia telah setia berkarya selama 18 tahun dalam mendampingi para calon OMI.

Acara hari ini merangkum seluruh pertemuan yang telah dilaksanakan untuk menemukan hal-hal  yang perlu bagi perkembangan pendidikan para OMI dan calon OMI. Diskusi dalam kelompok semakin memperteguh kami akan pentingnya membangun relasi dan komunikasi antar Unit sehingga kesatuan sebagai keluarga besar Oblat semakin kuat.

Sore hari kami berkunjung ke Gereja Notre-Dame de la Seds. Tetapi sayangnya pintu gereja tertutup sehingga kami tidak bisa masuk untuk menemukan jejak OMI dan berdevosi Maria di dalamnya. Kami berdoa Rosario di halaman gereja.   Setelah itu kami kunjungi rumah tempat Eugenius dan para rekan Oblat pertamanya dulu pernah tinggal.  Di tempat itu Eugenius pernah membimbing dan mengajar kaum muda.  Kami merasa kenangan itu begitu hidup dan menyemangati.

 

(Penulis & Foto:  Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

Pastor Giuseppe Rubino, OMI sedang berbagi pengalaman panggilannya

 

Pastor Krzysztof Zielenda, OMI sedang memberkati Rosario OMI yang dibagikan kepada kami

 

Rosario Oblat Maria Imakulata

 

Berdoa Rosario bersama

 

Notre-Dame de la Seds

 

 

 

 

 

Rumah yang pernah ditinggali St. Eugenius dan para rekan perdananya. Ada lambang OMI di atas pintu.

 

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.