Inisiasi Pranovis OMI Indonesia

Artikel - Karya & Misi

 

Sebelas Aspiran diinisiasi menjadi Pranovis oleh Provinsial OMI Indonesia, Pastor Tarsisius Eko Saktio, OMI dalam Misa Kudus Komunitas Novisiat OMI pada Kamis, 01 Agustus 2019.

Para Aspiran yang diinisiasi ini kini memasuki Masa Pranovis tahun 2019-2020. Mereka secara resmi diserahkan oleh Direktur Panggilan OMI, Pastor Aloysius Wahyu Nugroho, OMI kepada Provinsial OMI.       Setelah diterima oleh Provinsial OMI, para Pranovis yang baru ini menandatangani Surat Pernyataan di meja Altar.  Pastor Eko kemudian mengalungkan salib yang telah diberkati sebagai simbol resmi menjadi anggota Komunitas Novisiat.   Mereka kemudian diserahkan kepada Pastor Formator pendamping Pranovis, Pastor Igantius Yulianto, OMI.

Kesebelas Pranovis ini berasal dari berbagai daerah sehingga bersama-sama mereka menyepakati motto:  “Together in One Aim” – Bersama Menuju Satu Tujuan, demikian dijelaskan oleh salah satu dari mereka, yaitu Pranovis Alfonsius Srilus.

Usai Misa Kudus, senior mereka – para Novis angkatan 2018-2019 - mengadakan acara penyambutan dengan memberikan minuman persahabatan.  Acara semacam ini sudah menjadi tradisi dalam setiap penyambutan Pranovis baru.   Setelah itu, kesebelas Pranovis ini menampilkan gerak dan lagu untuk menghibur para hadirin.

Adapun 11 Pranovis Angkatan 2019-2020 adalah:

1. Franciscus Prasetya Hari Wibowo (Lahir:  Sleman, 21 Juli 2000,  Asal: Paroki St. Maria Imakulata, Kalideres, Keuskupan Agung Jakarta);

2. Efanius Rimlon (Lahir: Melar, 03 September 2000,  Asal: Paroki St. Agustinus Mok, Keuskupan Ruteng);

3. Paulus Indra Yulianto (Lahir: Cilacap, 22 Oktober 2000, Asal: Paroki St. Stephanus, Cilacap, Keuskupan Purwokerto);

4. Seprianus Massarang (Lahir: Pangrorean, 26 September 1996, Asal: Paroki St. Maria Imakulata, Tarakan, Keuskupan Tanjung Selor);

5. Alfonsius Srilus (Lahir: Pulungan, 10 April 2001, Asal: Paroki Rasul Yohanes Pulau Sapi, Keuskupan Tanjung Selor);

6. Yeremias Mangu Jaga (Lahir: Tanjung Pinang, 15 Maret 1997, Asal: Paroki Hati St. Perawan Maria Yang Tak Bernoda, Tanjung Pinang, Keuskupan Pangkal Pinang);

7. Fransiskus Christian Wibisono (Lahir: Sragen, 29 Maret 1998, Asal: Paroki St. Perawan Maria de Fatima, Sragen, Keuskupan Agung Semarang);

8. Krisitan Delima Ajun (Lahir: Randau, 25 Mei 2000, Asal: Paroki Yesus Tersalib, Balai Sepuak, Keuskupan Sanggau);

9. Guindo Paschalis Tri Lestari (Lahir: Balikpapan, 27 Februari 2001, Asal: Paroki St. Maria Fatima, Penajam, Keuskupan Agung Samarinda);

10. Johanes Maria Vianey (Lahir: Jakarta, 13 Mei 1995, Asal: Paroki St. Anna, Duren Sawit, Keuskupan Agung Jakarta);

11. Yohanes Paulus Valentino Santosa Pora (Lahir: Jakarta, 15 Maret 1998, Asal: Paroki St. Yohanes Penginjil Blok B Jakarta Selatan, Keuskupan Agung Jakarta).

 

(Sumber:  https://mazenodianjogja.blogspot.com)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.