HATI SELUAS DUNIA (8) - Keluarga Duke Cannizzaro

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Sabtu, 28 May 2016 23:22

“Kuasa Penyelenggaran Ilahi yang melindungiku sejak masa kanak-kanakku telah membukakan bagiku pintu masuk dalam sebuah keluarga Sicilia - keluarga bangsawan Duke Cannizzaro. Sejak awal mereka telah menerimaku seperti anaknya sendiri. Ibu Cannizzaro, Putri Laderia, adalah wanita yang suci. Bapak dan ibu Cannizzaro sangat menyayangiku dan membawaku untuk dekat dengan kedua anak laki-lakinya, Michele dan Fransisco, yang umurnya tidak terpaut jauh dari umurku, bukan hanya sebagai kawan tetapi juga sebagai sahabat dan teladan perilaku – sesuatu yang sangat jarang, malahan sebuah fenomena, untuk negeri seperti mereka. Dari sejak aku tiba hingga kepulanganku ke Perancis, aku adalah bagian dari keluarga mereka: Mereka selalu menyiapkan satu piring di meja makan untukku. Aku ikut liburan musin panas ke puri peristirahatan. Semua yang bekerja di dalam rumah siap melayaniku sepertinya mereka melayani anak-anak kandung Duke Cannizzaro, yang menganggap aku sebagai saudaranya sendiri.

Add a comment
 

HATI SELUAS DUNIA (7) - Venice - Naples - Palermo

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Jumat, 27 May 2016 17:40

“Kami meninggalkan Venice menuju Naples pada 11 November 1797.

“Sungguh menyedihkan kebedaraan seorang anak muda usia 16 tahun.  Tidak ada yang dikerjakan.  Tidak ada pikiran untuk mengisi waktunya.  Tidak kenal dengan siapa pun.  Tidak bisa keluar melihat-lihat sesuatu, kecuali pergi ke gereja, membantu pamanku yang memimpin Misa Kudus!

“Kami tinggalkan Naples pada 3 Januari 1799, tiba di Palermo pada 6 Januari sore, bertepatan dengan liburan Hari Penampakan Tuhan.  Cuaca baik dan tidak ada insiden apa pun selama perjalanan kami....”

 

(Penulis: Pastor Henricus Asodo, OMI, dari presentasi slide animasi Bapa Pendiri OMI "St. Eugenius de Mazenod", Aix-en-Provence, Perancis)

Add a comment
 

HATI SELUAS DUNIA (6) - Perpisahan Orangtua

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Selasa, 24 May 2016 23:39

“Pada tahun yang sama dengan tahun kematian kakek pamanku, tahun 1795, pertama-tama bibiku, Marquise Dedons dan puteranya, dan sedikit kemudian disusul ibuku dan adiku, meninggalkan Venice kembali ke Perancis.”

Lalu perpisahan kedua orangtuanya.

Sejak saat itu, St. Eugenius hidup dikelilingi hanya oleh “laki-laki dewasa”.

Add a comment
 

HATI SELUAS DUNIA (5) - Buku Don Bartolo Zinelli

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Minggu, 22 May 2016 18:45

“Suatu hari aku sedang santai sambil melihat ke luar jendela.  Dari jendela itu dapat dilihat rumah Keluarga Zinelli di seberang jalan.  Tampak Don Bartolo yang kemudian menyapaku: ‘Tuan Eugenius, apakah Tuan tidak sayang membuang-buang waktu Tuan secara demikian di jendela itu?’  Lalu aku menjawab: ‘Benar, Tuan, sayang waktu terbuang precuma, tetapi apa yang dapat aku lakukan?  Tuan tahu saya adalah seorang asing, dan saya tidak mempunyai buku untuk dibaca sekarang ini.’  Itulah jawaban yang ditunggu-tunggu Don Bartolo: ‘Tidak masalah, anakku, engkau lihat aku sedang ada di dalam perpustakaanku, banyak buku di sini, buku Latin, Italia, Perancis juga ada.  Mungkin engkau mau membacanya.’

 

Add a comment
 

HATI SELUAS DUNIA (4) - Masa Pengasingan

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Jumat, 20 May 2016 01:03

“Kami tinggal di Nice selama 5 bulan, lalu berangkat ke Turin pada September 1791.”

“Kolose Bangsawan yang saya ikuti baru saja diserahkan kepada para imam Barnabit (Klerus Reguler Paulus – red) oleh Raja Victor Amadeus.  Para Barnabit mempersembahkan diri mereka untuk memberikan pendidikan budi pekerti kepada anak-anak dari keluarga terpandang yang dipercayakan kepada mereka.  Aku termasuk anak pertama yang masuk ke kolose ini.”

“Aku belajar di Kolose ini sekitar 3 tahunan.  Aku tekun belajar, secara konsisten menjadi ranking pertama di kelas.”

Add a comment
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.