HATI SELUAS DUNIA (4) - Masa Pengasingan

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Jumat, 20 May 2016 01:03

“Kami tinggal di Nice selama 5 bulan, lalu berangkat ke Turin pada September 1791.”

“Kolose Bangsawan yang saya ikuti baru saja diserahkan kepada para imam Barnabit (Klerus Reguler Paulus – red) oleh Raja Victor Amadeus.  Para Barnabit mempersembahkan diri mereka untuk memberikan pendidikan budi pekerti kepada anak-anak dari keluarga terpandang yang dipercayakan kepada mereka.  Aku termasuk anak pertama yang masuk ke kolose ini.”

“Aku belajar di Kolose ini sekitar 3 tahunan.  Aku tekun belajar, secara konsisten menjadi ranking pertama di kelas.”

 

HATI SELUAS DUNIA (3) - Revolusi Perancis

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Kamis, 19 May 2016 20:29

Pada tahun 1789, saat St. Eugenius berusia 6 tahun, terjadi krisis nasional.  Musim dingin yang sangat dingin, jumlah pengangguran yang terus meningkat  memicu kemarahan rakyat yang berakhir pada pecahnya Revolusi Perancis.

Keluarga de Mazenod terpaksa mengungsi dari satu tempat ke tempat lainnya selama tahun 1791-1802.  Dari utara ke selatan Italia, pertama ke Nice (Juni 1791), dilanjutkan ke Turin (Mei 1794), lalu ke Venice (November 1797), Naples (Januari 1799) dan Palermo (Mei 1802).

 

HATI SELUAS DUNIA (2) - Masa Kecil

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Rabu, 18 May 2016 14:19

Karena status sosial keluarganya, maka mereka memiliki banyak pelayan di rumahnya.  Di rumah ayahnya ada 12 orang pelayan yang kesemuanya sangat sigap dalam melayani dan memenuhi semua keinginan St. Eugenius.

Kakek dari keluarga ibunya (Joannis) adalah seorang yang sangat berbelas kasih.  Ia mendorong St. Eugenius kecil – meski masih sangat kecil waktu itu – untuk menyisihkan uangnya dan diberikan sebagai persembahan kepada kaum miskin.  St. Eugenius pernah terlihat memberikan jaketnya kepada seorang anak pemantik arang yang tidak memiliki jaket.  Saat ditegur karena perbuatannya itu tidak semestinya dilakukan oleh seorang bangsawan, St. Eugenius menjawab dengan sukacita: “Memangnya kenapa?  Saya akan menjadi Presiden Pemantik Arang!”

 

HATI SELUAS DUNIA (1) - Latar Belakang Keluarga

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Rabu, 18 May 2016 00:01

Santo Eugenius de Mazenod lahir pada 01 Agustus  1782 di Aix-en-Provence, dalam sebuah keluarga bangsawan terpandang di Cours (sekarang disebut Cours Mirabeau).

 

Keluarga Ayahnya:

Kakeknya: Charles Alexander de Mazenod (1718-1795) seorang yang sopan dan disukai banyak orang.  Kakeknya adalah seorang prajurit, pada waktu kesehatannya tidak memungkinkan baginya untuk menjadi prajurit, ia menjadi Presiden Pengadilan Kepemilikan Provence.

Neneknya: Ursule Elisabeth Félicité de Laugier (1725-1782)

Anak-anak dari Kakek-Neneknya: Charles Antoine (1745-1820), Charles Ignace (1746-1753), Charles Hippolyte (1747-1759), Charles Fortuné (1749-1840). Charles Louis Eugène (1750-1835) and Marie-Anne (1752-1753)

Ayahnya: Charles Antoine de Mazenod (1745-1820), juga menjadi Presiden Pengadilan Kepemilikan sejak tauhn 1771 hingga pecahnya Revolusi Perancis.

 

St. Eugenius de Mazenod - Notre-Dame de la Seds

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 31 Oktober 2015 00:17

 

Notre-Dame de la Seds (Abad ke-12)

 

Kota Aix diketahui memiliki devosi kuat terhadap Maria Imakulata. Bukti nyata pertama akan hal ini dapat ditemukan di Kapel kuno Notre-Dame de la Seds, yang tersembunyi di bagian timur laut dari Kota Aix, di luar tembok-tembok Romawi kuno.

 

Di dalam Kapel ini, di atas lantai yang sudah diinjak oleh kaki para peziarah lintas abad, ada lantai batu yang bertuliskan: Hic Anno MCCCXXI Petrus Aureolus Arch. in Immaculatam Conceptionem Mariae Virginis ecclesiae Aquensis fidem declaravit – “Di sini, pada tahun 1321, Uskup Agung Peter Aureolus memaklumkan iman kepercayaan dari Gereja Aix kepada Perawan Maria Imakulata.”

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.