Beato Joseph Gerard, OMI

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Minggu, 07 April 2013 23:00

BEATO JOSEPH GERARD: MISIONARIS OBLAT, BAPA GEREJA LESOTHO

Pastor Joseph Gerad lahir pada 12 Maret 1831 di Bouxieres-Chenes, Perancis. Anak sulung dari pasangan John Gerard dan Ursule Stofflet, Joseph kecil mendapat pendidikan dasar dan menengah yang sederhana. Pada 1851, Joseph masuk Kongregasi Oblat Maria Imakulata di Notre-Dame de l'Osier, Perancis. Formasi teologinya dimulai di Seminari Tinggi Nancy, diteruskan di Marsielles dan ditamatkannya di Lesotho, Afrika Selatan.

Pastor Joseph bertumbuh dalam keluarga Kristiani yang taat. Formasi dasar spiritualnya terjadi di dalam keluarganya, juga lewat komunitas Kristiani dan sekolah Katolik tempat ia dididik. Masih cukup muda, ia telah mendengar panggilan Kristus untuk menjadi imamNya. Saat ia mempersiapkan tahbisannya, ia merasakan panggilan untuk menjadi seorang misionaris, maka ia memutuskan untuk bergabung dengan Kongregasi Oblat Maria Imakulata yang kala itu masih termasuk Kongregasi baru yang dibentuk oleh St. Eugenius de Mazenod, Uskup Marseilles, Perancis.

Di tahun 1852, masih sebagai Diakon, ia meninggalkan Eropa menuju Afrika. Ia tidak pernah kembali untuk menjenguk keluarganya maupun menginjak tanah Eropa lagi. Setelah menerima tahbisan imamat dari Uskup setempat di tahun 1854, ia berkarya di tengah-tengah suku Zulu, di Natal, negara kecil koloni Inggris di Afrika bagian selatan. Kala itu, Natal masih berbentuk Vikariat Apostolik. Pada tahun 1862, Pastor Joseph diutus ke Kerajaan Lesotho untuk membuka karya misi baru di sana. Bersama Uskup Allard yang mentahbiskannya dan Bruder Bernard, mereka diterima oleh Raja Moshoeshoe I. Komunitas Katolik pertama terbentuk sudah di Lesotho yang diberi nama "Desa Bunda Kristus" (sekarang tempat ini dikenal dengan nama "Roma Valley" (Lembah Roma). 14 tahun menjadi pionir misi Katolik di Lembah Roma, Pastor Joseph membuka misi baru di utara Lesotho yang diberi nama Paroki Sta. Monika. Dalam misi barunya ini, ia sungguh mempersembahkan dirinya untuk melayani jiwa-jiwa yang merindukan Kristus lewat kunjungan ke daerah-daerah di sekitar tanah misinya, menjenguk umat Katolik yang tersebar di sana, mewartakan Kabar Baik khususnya kepada kaum Basotho (penduduk asli Lesotho) yang tinggal di peternakan. 21 tahun berkarya di antara dan bersama kaum Basotho, Pastor Joseph kemudian kembali ke Lembah Roma di tahun 1898 , meneruskan karya pelayanannya di sana hingga wafatnya pada 29 Mei 1914 dalam usia 83 tahun.

 

Berdoa Bersama Misionaris Oblat Maria Imakulata

Artikel - Warisan Oblat

Ditulis oleh Administrator Minggu, 20 May 2012 23:38

"Masuk ke Dalam Tradisi Spiritual yang Dapat Memperkaya Hidup Doa Kita"

Ditulis oleh: Pastor Louis Lougen, OMI, Superior Jenderal OMI, seperti yang terbit di catholicdigest.com Edisi July-Agustus 2011.

Saya sedang mengunjungi pasturan para Oblat saat Sekretaris Paroki memanggil salah seorang Oblat: “Pastor Marty,”  katanya, “keluarga dari ibu yang meninggal baru saja datang.  Mereka tidak bisa menemukan Gereja untuk ibadat penguburan.  Maukah Romo berbicara dengan mereka?”  Pastor Marty segera pergi menemui keluarga si ibu itu.  Sekretaris Paroki mengatakan pada saya bahwa Paroki Oblat adalah tempat yang selalu terbuka, tempat penyembuhan dan berdoa bagi banyak orang, khususnya mereka yang tidak memiliki Gereja atau yang meninggal dalam kesendirian.

Kejadian kecil ini menunjukkan spiritualitas Misionaris Oblat Maria Imakulata.  Pendiri kami, St. Eugenius de Mazenod, sangat terkesan dengan kasih Tuhan yang tanpa syarat untuknya saat ia berlutut di depan Salib pada Jumat Agung di tahun 1807.  Pengalaman ini menghujamnya dan membawanya kepada pencarian kesucian diri, selanjutnya ia memulai karya misi untuk mewartakan Kabar Baik kepada kaum miskin.  Dalam beberapa cara, di tengah-tengah hidup spiritualitas kami, semua Oblat telah mengalami rasa ketidak-layakan untuk diselamatkan dan dicintai Tuhan dengan kasihNya yang paling dalam.

 

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya1112SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.