Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

HATI SELUAS DUNIA (11) - Menemukan Jati Diri

Artikel - Warisan Oblat

St. Eugenius de Mazenod ditahbiskan sebagai Imam pada 21 Desember 1811. Ia menolak semua posisi di Keuskupan Amiens.  Ia menjadi Direktur Seminari St. Sulpice sebentar.  Pada Oktober 1812, ia kembali ke Aix dengan membawa Bruder Maurs, seorang mantan pertapa Trappis, sebagai pembantunya.  St. Eugenius de Mazenod bersama Bruder Maurs menjalani hidup “bergaya biara” di rumah ibunya di Rue Papassaudi. Ia tetap menjalankan discernment bagi “masa depannya” sebagai seorang imam.

Ia ingin mempersembahkan dirinya bagi kaum termiskin:  kaum muda dan kaum kelas rendah dalam masyarakatnya.

“Para pembantu, siapakah kalian di mata dunia?  Kelompok para budak untuk orang yang membayar kalian, yang tidak mendapat perlindungan dan penghinaan, ketidak-adilan dan sering mengalami penganiayaan dari para majikan yang banyak menuntut dan bahkan kejam, para majikan yang mengira telah membeli hak untuk memperlakukan kalian secara tidak adil dengan upah yang sangat kecil yang mereka berikan.... Saudara-saudaraku... dengarkanlah aku!  Kalian adalah anak-anak Allah, saudara-saudari Yesus Kristus... Sadarilah martabatmu!” (Khotbah Rabu Abu, 1813)

 

 

(Penulis: Pastor Henricus Asodo, OMI, dari presentasi slide animasi Bapa Pendiri OMI "St. Eugenius de Mazenod", Aix-en-Provence, Perancis)

 

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.