Perayaan Kaul Pertama Kongregasi: Dibaptis dan Diutus

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Selasa, 22 Oktober 2019 01:06

Dibaptis

Baptisan kita memberikan komitmen untuk menjadi pewarta Injil.  Misi kita sebagai murid-murid Kristus dimulai dari sejak kita menerima baptisan tanpa memandang umur pada saat kita dibaptis.  Kita dipanggil untuk menghidupi dan membangun perutusan ini dalam segala situasi selama kita masih hidup.

“Baptisan – dalam arti tertentu – adalah kartu tanda pengenal kekristenan kita, akte lahir, dan akte kelahiran kita di dalam Gereja,” kata Paus Fransiskus dalam audisi 13 November 2013.

Bapa Pendiri memberikan arti khusus akan pentingnya hari pembaptisan Beliau: “.... yang sudah pasti lebih berharga baginya adalah ulang tahun pembaptisannya yang terjadi pada 02 Agustus 1782.” (lihat Catatan Harian Kongregasi Kaum Muda, 31 Juli 1814, OW XVI)

Dan untukku:  Apakah aku ingat hari pembaptisanku?  Ulangtahun pembaptisanku?

Dalam karya pastoralnya, St. Eugenius de Mazenod secara rutin memperkenalkan pembaharuan janji baptis: pada waktu mengesahkan Regula Asosiasi Pemuda Kristen Aix di tahun 1813, atau juga pada saat misi di Marignane tahun 1816 (bdk. Oblate Writings Vol. 16)

 

Perayaan Kaul Pertama Kongregasi: Beberapa Usulan

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Sabtu, 19 Oktober 2019 09:54

BEBERAPA USULAN UNTUK PERAYAAN KAUL PERTAMA KONGREGASI

Komite Jenderal untuk Para Bruder Oblat diminta untuk mempersiapkan Perayaan Kaul Pertama Kongregasi.

Pada 01 November, bersama dengan Gereja universal kita akan merayakan Hari Raya Semua Orang Kudus, sedangkan bagi Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata, kita bersama-sama akan mengenang kembali tahun 1818 di saat untuk pertama kalinya para Misionaris Provence mengucapkan Kaul Pertama mereka.  Tahun ini juga menandai satu abad dikeluarkannya Seruan Apostolik “Maximum Illud” oleh Paus Benediktus XV.  Kita mendengar seruan Paus Fransiskus: “Saya menetapkan Bulan Misi Luar Biasa pada Oktober 2019 dengan maksud untuk lebih membangkitkan kembali kesadaran akan misi kepada para bangsa dan dengan antusiasme baru melanjutkan transformasi misioner dari hidup dan karya pastoral.  (...)  Semoga Bulan Misi Luar Biasa ini hendaknya menjadi kesempatan penuh rahmat dan subur untuk mengembangkan inisiatif-inisiatif dan mengintensifkan secara khusus doa – jiwa dari misi – dalam cara yang unik.”

 

Persiapan Menuju Perayaan Kaul Pertama Kongregasi

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Jumat, 18 Oktober 2019 12:55

Penulis:  Bruder Benoit H. Dosquet, Komite Jenderal Bagi Para Bruder Oblat

 

Komite Jenderal Bagi Para Bruder Oblat diminta untuk mempersiapkan Perayaan Kaul Pertama Kongregasi.

Pada 01 November, bersama dengan Gereja universal kita akan merayakan Hari Raya Semua Orang Kudus, sedangkan bagi Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata, kita bersama-sama akan mengenang kembali tahun 1818 di saat untuk pertama kalinya para Misionaris Provence mengucapkan Kaul Pertama mereka.

 

Misionaris Oblat - Manusia Aksi dan Kontemplasi

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Senin, 14 Oktober 2019 18:37

(Refleksi seorang Oblat untuk Bulan Misi Luar Biasa Oktober 2019)

Penulis:  Pastor Antoni Bochm, OMI, Konselor Regio Eropa

Misi yang kita jalankan pertama-tama adalah misi  Yesus Kristus.  Dia memanggil kita kepadaNya dan mempercayakan misi itu kepada kita, tetapi tetaplah misi itu adalah misiNya untuk menyelamatkan dunia.  Konsekuensinya adalah kita bukanlah aktor utama di ladang Tuhan tetapi para pekerja yang bersukacita di dalam misiNya.  Kesadaran ini harus merasuki banyak cara hidup kita dan cara kerja kita.  Kita adalah para murid dan para perwarta Kristus dengan keutamaan tersebut.  Terkadang dalam rapat, sesi formasi, atau pertemuan pribadi, kita mendengar pendapat bahwa sebagai seorang Oblat, kita adalah misionaris dan bukan pertapa, maksudnya adalah kita dipanggil masuk ke dalam kehidupan yang aktif, untuk selalu hadir di antara orang banyak, untuk menjalankan kegiatan membawa mereka kepada Kristus dan memberikan bantuan yang mereka perlukan dalam peziarahan mereka.  Sebagian dari pendapat itu memang benar – kita bukanlah pertapa – tetapi kita tidak bisa lupa bahwa untuk menjadi seorang misionaris Kristus yang baik, kita perlu ada di dekatNya dan memiliki relasi mendalam denganNya.  Sederhananya, syarat untuk menjadi misionaris yang baik adalah punya hidup spiritual yang mendalam.  Seseorang berkata bahwa kita tidak dapat melayani Kristus tanpa Kristus; kita tidak bisa berperanserta dalam misi Kristus jika kita menelantarkan relasi kita denganNya.

 

Bulan Misi Luar Biasa Oktober 2019: Dibaptis dan Diutus

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Kamis, 10 Oktober 2019 12:20

 

 

Bapa Suci Paus Fransiskus mencanangkan bulan Oktober 2019 sebagai “Bulan Misi Luar Biasa” dengan tema "Dibaptis dan Diutus" untuk memperingati 100 tahun terbitnya Surat Apostolik “Maximum Illud” yang ditulis oleh Paus Benediktus XV. Melalui peringatan ini, Paus Fransiskus mengajak seluruh Gereja untuk menyadari tugas yang amat agung dan luhur yang diberikan oleh Yesus Kristus sendiri, yakni mewartakan Injil.

Surat Apostolik “Maximum Illud” sendiri terdiri dari 3 bagian besar, yakni Pertama: Paus Benediktus XV menyampaikan tanggungjawab para penyelenggara misi.  Mereka hendaknya bertindak bagaikan bapa “yang siap sedia, rajin, penuh perhatian dan kasih” yang merangkul semua dan segalanya dengan penuh kasih sayang, dengan berbagi sukacita dan dukacita, mendampingi dan mendorong setiap prakarsa baik dan menganggap seperti miliknya sendiri semua yang dipercayakan kepadanya.

 

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.