"Bangsa Ini Telah Menerima Warta Gembira"

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Jumat, 19 Juli 2013 15:36

Untuk merayakan ulangtahun ke- 20 OMI Provinsi Indonesia dan 40 tahun kehadiran OMI di Indonesia, OMI Provinsi Indonesia menerbitkan Buku Kenangan yang bertajuk “Bangsa Ini Telah Menerima Warta Gembira – Pauperes Evangelizantur”.

OMI Provinsi Indonesia lewat Tim Penyusun buku yang terdiri dari Bapak Gregorius Sukadi dan Romo Henricus Asodo, OMI, mengharapkan agar Buku Kenangan yang bersifat informatif, dokumenter dan menarik ini mampu menghadirkan gambaran karya-karya para Oblat di Provinsi Indonesia ke tengah-tengah para pembacanya. “Buku ini akan menjadi semacam buku induk pertama yang dimiliki oleh OMI Provinsi Indonesia,” demikian Romo Asodo berujar. Sebuah langkah awal yang baik telah dimulai untuk menelusur kembali sejarah kehadiran OMI di Indonesia, meski buku tersebut tidaklah sempurna dan masih perlu di ralat atau di edit di beberapa bagiannya. Untuk itu setiap Oblat dan siapa pun dipersilahkan untuk menyampaikan data atau informasi tambahan lainnya demi semakin akurat, baik, dan lengkapnya buku ini.

Peluncuran buku kenangan dilaksanakan bertepatan dengan hari jadi OMI Provinsi Indonesia, Selasa, 21 Mei 2013 dalam sebuah acara singkat yang digelar usai Misa Syukur dan Upacara Kaul Kekal 2 Frater OMI di Seminari Tinggi OMI, Condong Catur, Yogyakarta. (Tim Website OMI Indonesia)

 

Tahbisan Diakonat Frater Robertus, OMI

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Selasa, 16 Juli 2013 23:34

 

Masih dalam rangkaian perayaan syukur 20 tahun usia Provinsi OMI Indonesia dan 40 tahun OMI berkarya di Indonesia serta untuk menutup kegiatan Evaluasi Tengah Kongres OMI Provinsi Indonesia, pada 24 Mei 2013 di Kapel Seminari Tinggi OMI, Condongcatur, Yogyakarta, dilaksanakan Misa Syukur yang dipimpin oleh Bapa Uskup Purwokerto, Mgr. Julianus Sunarka, SJ. Dalam Misa yang sama dilaksanakan pula Tahbisan Diakonat bagi Frater Robertus Heru Setyo Suhartono, OMI. Seusai Misa Kudus, acara dilanjutkan dengan makan bersama dan ramah-tamah yang diisi dengan berbagai bentuk kreasi seni dari masing-masing Distrik OMI yang ada di Indonesia.

Diakon Robert yang berasal dari Blitar selanjutnya akan menjalani Masa Diakonatnya di Dangkan Silat, Kalimantan Barat. "Semoga dengan kehadiran saya di tengah-tengah umat Dangkan Silat, mereka dapat semakin beriman dan giat bekerja dalam mencari nafkah hidup mereka. Semoga saya mampu menghadirkan sukacita dan kebahagiaan di tengah-tengah mereka," begitu harapan Diakon Robert. (Tim Website OMI Indonesia)



 

 

Upacara Kaul Kekal 2 Frater OMI

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Selasa, 16 Juli 2013 23:16

 

Dalam kegembiraan pesta 20 tahun usia OMI Provinsi Indonesia dan 40 tahun karya OMI di Indonesia, pada 21 Mei 2013 dilangsungkan Misa Kudus Meriah dan Upacara Kaul Kekal bagi Fr. Robertus Heru Setyo Suhartono, OMI (asal Blitar) dan Fr. Reynold Agustinus Sombolayuk, OMI (asal Makasar). Misa Kudus dengan Konselebran Utama Bapa Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ yang didampingi oleh Konselebran Romo Antonius Rajabana, OMI (Provinsial OMI Indonesia) dan Romo Henricus Asodo, OMI (Rektor Seminari Tinggi OMI) dilaksanakan di Kapel Seminari Tinggi OMI, Yogyakarta dengan dihadiri lebih dari 300 keluarga dan sahabat OMI serta tamu undangan lainnya.

 

Pesan Terakhir

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Jumat, 17 May 2013 01:03

Kepada Para Saudara Oblat,

Setelah mencapai akhir dari Rapat Antar-Kapitel (Interchapter) 2013 di Bangkok, kami ingin berbagi bersama Anda dalam segala kesederhanaan, sedikit dari pengalaman kami berkumpul selama 2 minggu dan memberitahukan kepada Anda beberapa buah dari pertimbangan-pertimbangan kami. Secara formal, Rapat Interchapter sudah tentu merupakan titik tengah fokal antara 2 Kapitel Umum (berdasarkan Aturan No. 128), tetapi ternyata lebih dari yang ditulis tersebut. Seperti yang kami alami di sini, pertemuan antar Oblat adalah waktu yang selalu penuh kekuatan dan sukacita, persaudaraan, doa dan refleksi; waktu untuk juga mengalami kekayaan Kongregasi, kehidupan dan komitmen misionaris sedunia. Dan bahkan jika arus informasi dan intervensi terkadang membuat kami kewalahan dan mencegah dialog lebih mendalam di antara kami, kami meninggalkan rapat dengan bahagia dan tersemangati dalam pelayanan kepemimpinan dan wewenang kami di antara Anda.

Semangat apa yang kami ikuti? Mendengarkan supaya dapat lebih dapat membedakan (discern). Mendengarkan dengan penuh perhatian, sebuah tahap yang diperlukan untuk pembedaan (discernment), memenuhi banyak dari waktu kami: mendengarkan Tuhan dan FirmanNya; mendengarkan laporan-laporan dari Regio-Regio; beragam intervensi; untuk persaudaraan kami; mendengarkan apa yang terjadi di Kongregasi dalam menjawal panggilan-panggilan kepada pertobatan dari Kapitel Umum yang terakhir. Mendengarkan membantu kami untuk menemukan atau mengingat kembali berbagai konteks misi hari ini dan kebutuhannya: masyarakat sekular tempat orang-orang Kristiani hanyalah satu suara di antara suara-suara lainnya; berbagai situasi ketidak-adilan dan kekerasan, penderitaan dan keputus-asaan; tetapi juga dunia yang haus akan cinta, keadilan, dan kebenaran yang terus berkembang. Dari keberagaman konteks inilah kami bertanya pada diri kami: Manusia macam apa yang diperlukan dan harus dibentuk oleh para Oblat supaya dapat menjadi misionaris dalam dunia yang sedemikian ini?

 

RIP Pastor Yohanes Kevin Casey, OMI

Artikel - Ragam Peristiwa

Ditulis oleh Administrator Kamis, 16 May 2013 23:08

Pastor Yohanes Kevin Carey, OMI

Beristirahatlah Dalam Damai



Saat para Oblat Provinsi Indonesia tengah sibuk mempersiapkan diri menyongsong usia 20 tahun OMI Provinsi Indonesia, berita duka datang dari Paroki St. Stephanus, Cilacap, Jawa Tengah.

Telah berpulang dalam damai, Pastor John Kevin Casey, OMI (Pastor Yohanes), Rabu, 15 Mei 2013, pkl. 00.15 WIB di Cilacap, dalam usia 77 tahun, karena sakit.

Jenazah disemayamkan di Paroki St. Stephanus Cilacap, Rabu-Kamis, 15-16 Mei 2013. Pada Kamis, 16 Mei 2013, jenazah akan diberangkatkan ke Banyumas, disemayamkan semalam di Paroki Sta. Maria Imakulata, Banyumas. Pemakaman akan diselenggarakan Jumat, 17 Mei 2013, di kompleks pemakaman Kaliori, Jawa Tengah.

Pastor Yohanes lahir di Colac, sebuah kota kecil di sebelah barat negara bagian Victoria, Australia, 10 Juni 1936 dari pasangan Bapak John Joseph Casey dan Ibu Eileen Mary. Beliau mempunya seorang adik. Sekolah dasar ditamatkannya di Colac, kemudian Beliau melanjutkan dengan masuk Seminari Menengah St. Yoseph di Geelong, kota kedua terbesar di negara bagian Victoria, Australia. Awalnya, Beliau ingin menjadi Imam Diosesan, tetapi berubah pikiran setelah bertemu dengan seorang Oblat yang datang ke Parokinya untuk berkhotbah dan memberikan informasi tentang OMI. Pada tahun 1955, Beliau masuk Novisiat OMI di Sorrento, Australia, lalu dikirim ke Cedara, Natal, Afrika Selatan, untuk belajar Filsafat dan Teologi.

 

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya212223242526272829SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.