Berkat Peziarahan Kanonisasi St. Eugenius de Mazenod

Artikel - Ragam Peristiwa

Sebagian anggota rombongan Indonesia bergambar bersama Bapa Kardinal Indonesia, Mgr. Julius Kardinal Darmaatmadja. Paling kiri: Pastor Niko, OMI

 

Kanonisasi Santo Eugenius de Mazenod, Bapa Pendiri Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata,  membawa sukacita besar bagi para Oblat dan Keluarga Mazenodian.  Banyak Oblat dan Keluarga Mazenodian yang menyempatkan diri hadir dalam peristiwa besar bersejarah ini.  OMI Provinsi Indonesia ikut melebur dalam sukacita ini.  Dua rombongan pergi ke Roma untuk mengikuti secara langsung jalannya Misa Syukur Kanonisasi Santo Eugenius de Mazenod yang dipimpin oleh Paus Yohanes Paulus II di Basilika St. Petrus, Vatikan, pada 03 Desember 1995.  Salah satu peserta rombongan Provinsi Indonesia adalah Pastor Nikolaus Ola Paukuma, OMI yang akrab disapa “Pastor Niko”.  Beliau yang sekarang berkarya di Cilacap mengenang kembali peristiwa bersejarah yang membawa berkat besar baginya.

“Mengikuti secara langsung Misa Syukur Kanonisasi St. Eugenius de Mazenod di Vatikan menjadi kenangan yang paling indah dalam hidup saya.  Kenangan indah berarti banyak pengalaman indah yang saya dapatkan.  Yang pertama, itulah kali pertama saya terbang ke luar negeri.  Kami berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta tepat di hari ulangtahun saya, 18 November.  Kami berangkat bertiga: saya, almarhum Pastor Heribertus Boedhy Prihatna, OMI, dan Pastor Gregorius Basir Karimanto, OMI.  Kami lewat rute Perancis.  Tiba di Paris lalu melanjutkan perjalanan ke Marseilles untuk melakukan napak tilas hidup Bapa Pendiri.

“Pengalaman pertama lainnya adalah itulah kali pertama saya merasakan dinginnya Eropa dan turunnya salju.  Dari Marseilles, kami bertiga terbang ke Roma untuk bergabung dengan rombongan Indonesia lainnya yang dipimpin oleh almarhum Pastor John O’Doherty, OMI.  Adapun Misa Syukur Kanonisasi Santo Eugenius de Mazenod berlangsung Basilika Santo Petrus, Vatikan, dan dipimpin langsung oleh Paus Yohanes Paulus II.  Kami sempatkan diri untuk mengunjungi beberapa Kapel yang pernah disinggahi oleh Santo Eugenius de Mazenod saat Bapa Pendiri mengurus dan menunggu aprobasi Kongregasi Misionaris OMI dari Bapa Suci.

“Saya sungguh merasakan sukacita yang luar biasa karena dapat berjumpa dengan para Oblat dan para awam yang dilayani oleh Misionaris Oblat Maria Imakulata dari seluruh dunia.  Sebenarnya, dibalik sukacita saya juga menyimpan kecemasan dan rasa takut.  Saya punya riwayat sakit maag kronis, sudah sejak tahun 1993.  Saya cemas dan takut kalua-kalau sakit maag saya ini kambuh selama saya mengikuti peziarahan suci.  Maka sebelum berangkat, saya sudah menyiapkan satu-satunya intensi untuk saya bawa dalam peziarahan ini: saya ingin kesembuhan dari sakit maag kronis saya.

“Setiap lilin yang saya nyalakan dalam napak tilas hidup Bapa Pendiri, selalu saya mintakan satu hal, intensi saya, kesembuhan dari sakit maag dan mohon diberi kesehatan.  Apalagi saat kami Misa Konselebrasi bersama para Oblat dari Afrika di makam Bapa Pendiri di Marseilles.  Saya khusyuk berdoa memohon kesehatan.  Begitu juga saat saya berada di rumah induk OMI di Aix-en-Provence, saya berdoa secara khusus agar Bapa Pendiri menjamah dan menyembuhkan saya dari sakit maag kronis yang saya derita.

“Akhirnya intensi yang saya bawa dari Indonesia, yaitu kesembuhan dari sakit maag akut terwujud.  Semua doa dan harapan yang saya tujukan kepada Tuhan lewat pengantaraan St. Eugenius sungguh berbuah manis.  Sampai hari ini saya tidak pernah lagi sakit maag.  Puji Tuhan!

“Semoga pengalaman dan kesaksian saya ini sungguh dapat menguatkan kita semua akan kekudusan Santo Eugenius de Mazenod.  St. Eugeniusm doakanlah kami. Terpujilah Yesus Kristus dan Maria Imakulata. Amin.”

 

(Penulis:  Pastor Nikolaus Ola Paokuma, OMI, sekarang berkarya di Cilacap, Jawa Tengah)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.