Jumpa Mitra OMI Distrik Jakarta

Artikel - Ragam Peristiwa

Panitia Triennium OMI Distrik Jakarta mengadakan “Jumpa Mitra OMI” - pertemuan para mitra karya OMI yang tergabung dalam Asosiasi Misionaris Maria Imakulata (AMMI), Sahabat Seminari OMI (Sasem) dan para awam yang berkarya bersama para Oblat di Jakarta.

Pertemuan yang bertema “We Love The Oblates, The Oblates Love Us” ini mengambil bentuk seminar singkat 2 sesi dengan narasumber Pastor Henricus Asodo, OMI yang sekarang sedang berkarya di Rumah Misi Perdana OMI di Aix-en-Provence, Perancis.  Dalam sesi pertama, Pastor Asodo mengupas tentang spiritualitas dari Bapa Pendiri Kongregasi Oblat Maria Imakulata, St. Eugenius de Mazenod, lewat meditasi dan titik balik – pertobatan sejati – St. Eugenius di depan Salib pada sebuah Jumat Agung.  “Seorang St. Eugenius yang bangsawan, berwatak dan berkemauan keras, juga pemberani, pada akhirnya tidak dapat berkutik di depan Salib,” kata Pastor Asodo.  Pada sesi kedua, Pastor Asodo mengupas kemitraan awam-OMI.  “...Pertama-tama kita harus jatuh hati pada Yesus Kristus; kedua, jatuh hati pada Gereja; ketiga, jatuh hati pada semangat misionaris...,” demikian mengutip uraian singkat namun padat dari Pastor Asodo.  Harapan Pastor Asodo adalah dibentuknya sebuah Kelompok Doa Awam Mitra OMI yang setiap anggotanya mendoakan satu nama Oblat secara sungguh setiap harinya.  “Silahkan pilih, mau Romo, Bruder, Frater, calon Bruder, Novis, Pranovis.  Satu nama, setiap hari didoakan.  Kalau bertemu (dengan yang bersangkutan), silahkan katakan: ‘Romo/Bruder/Frater..., saya mendoakan Romo/Bruder/Frater setiap hari lho...’ Saya yakin, dia yang mendengarkan kalimat itu, akan merasa bagaimana, begitu....”

 

 

Pastor F.X. Rudi Rahkito Jati, OMI, Animator Triennium OMI Distrik Jakarta bergembira atas terselenggaranya temu para mitra OMI distrik Jakarta ini.  Pastor Rudi juga mengajak semua yang hadir untuk menjadi “Promotor Panggilan OMI” dengan cara yang sangat mudah: “Tidak sulit.  Jika Anda bertemu dengan pemuda yang membuat Anda kagum, cukup tepuk-tepuk pundaknya dan katakan: ‘Bro, sepertinya kamu pantas dech menjadi OMI..’  Kalimat itu pasti akan membuatnya menjadi berbeda.”

 

Sedangkan Pastor Antonius Andri Atmaka, OMI, Superior Distrik Jakarta berharap para awam mitra karya OMI akan terus ada dan bertumbuh, bersama-sama melayani sesama terutama mereka yang miskin dan terlantar. Pastor Andri juga menyebutkan beberapa rencana mata acara yang akan dilaksanakan tahun depan sehubungan dengan perayaan 200 tahun usia Kongregasi Oblat Maria Imakulata.

OMK dari Paroki Trinitas, Cengkareng dan Paroki Sta. Maria Imakulata, Kalideres yang menjadi juara “Lomba Gerak Lagu Misionaris Sejati” ikut memeriahkan pertemuan keakraban yang disudahi dengan Perayaan Ekaristi bersama. Yang tak kalah menarik, seluruh yang hadir dalam pertemuan ini diajak untuk sadar lingkungan seturut seruan Bapa Paus Fransiskus “Laudato Si”.  Boks dan sisa makan siang tidak dibuang begitu saja, tetapi langsung dipilah-pilah sesuai jenisnya untuk kemudian didaur ulang.  Proficiat kepada kita semua! (Tim Website OMI Provinsi Indonesia)

Pastor F.X. Rudi Rahkito Jati, OMI, memberikan kenang-kenangan kepada peserta "Jumpa Mitra OMI"

Pastor Antonius Andri Atmaka, OMI, Superior Distrik Jakarta

 

Pasutri Bapak dan Ibu Johanes Handoko, Sahabat OMI, membawa persembahan dalam Misa Kudus

 

Sebagian dari Panitia "Jumpa Mitra OMI" dengan peralatan konsumsi yang ramah lingkungan

 

Hasil pemilahan sampah makan siang peserta "Jumpa Mitra OMI" - LAUDATO SI

 

Sebagian dari Panitia "Jumpa Mitra OMI" berfoto bersama seusai acara

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.