Konferensi Ketiga dari Perayaan 200 Tahun OMI

Artikel - Ragam Peristiwa

Suasana Konferensi di Rumah Misi Perdana OMI, Aix-en-Provence

 

Pada Sabtu, 02 April 2016, para Oblat dari Komunitas Aix-en-Provence, Perancis menyelenggarakan Konferensi dengan empat pembicara yang bertema “Hidup Misionaris dari Pastor Auguste Icard, Pierre Mie, Sebastien Deblieu dan Emmanuel Maunier – Rekan-Rekan Perdana dari St. Eugenius de Mazenod.”

(1) Auguste Icard lahir di Gardanne pada tahun 1790. Ia adalah orang pertama dari 4 rekan perdana lainnya.  Dialah yang  kemudian menyodorkan kepada Eugenius nama-nama lain yakni Tempier, Mie dan Deblieu.  Setelah ditahbiskan imam tahun 1814, Icard menjadi Pastor Pembantu di Lambesc hingga ia bergabung ke dalam Misionaris Provence di tahun 1815.  Icard ikut ambil bagian pada dua misi pertama dari Misionaris Provence tetapi keluar dari Kongregasi di tahun 1816.

(2) Pierre Mie dijuluki sebagai “ Imam yang baik dan suci" oleh Eugenius de Mazenod, lahir di Alleins pada tahun 1768.  Setelah pendidikannya tersendat-sendat akibat aneka peristiwa selama masa Revolusi Perancis, Mie ditahbiskan secara sembunyi-sembunyi.  Perutusan pertamanya sebagai imam adalah berkarya di Paroki Puyloubier; ia hidup dalam keadaan yang sangat miskin. Mie adalah misionaris yang tidak pernah lelah. Ia mahir berbahasa Provencal. Ia bergabung bersama Misionaris Provence di tahun 1815 dan berperan serta dalam semua misi dari tahun 1816-1819.  Mie kemudian menjadi Superior di komunitas Notre Dame du Laus dan membuka komunitas di Nimes.  Mie juga menjadi Direktur Seminari Tinggi Keuskupan Marseilles  sambil terus melayani orang miskin.  Pastor Mie wafat di tahun 1841.

(3) Sebastien Deblieu adalah satu dari lima rekan perdana Pendiri. Ia lahir di Brignoles pada tahun 1789. Ia masuk seminari di Aix. Di situlah ia bertemu dengan Tempier, dan Icard serta imam muda Eugenius de Mazeod.  Deblieu menjadi pastor pembantu di Saint Jean du Faubourg di kota Aix,kemudian menjadi Pastor Paroki Peynier.  Setelah bergabung dengan Misionaris Provence, Deblieu cepat sekali terkenal sebagai seorang misionaris dan pewarta yang besar.  Dari 40 misi Misionaris Provence, Deblieu ambil bagian dalam 17 kali misi. Awalnya ia ragu-ragu untuk mengucapkan kaul, tetapi akhirnya ia lakukan juga.  Saat Eugenius de Mazenod dan Tempier ditunjuk menjadi Vikaris Jenderal dan meninggalkan Aix menuju Marseilles, Deblieu berkeberatan dan memutuskan untuk keluar dari Kongregasi.  Ia bergabung dengan Keuskupan Frejus dan tetap dikenal sebagai imam yang sangat baik.  Deblieu wafat di La Seyne pada tahun 1855.

 

(4) Emmanuel Maunier, kelima di antara rekan perdana, lahir di Frejus tahun 1769.  ia sempat menikah tahun 3 tahun sampai saat putri dan kemudian isterinya meninggal. Ia diitahbiskan imam di Marseilles secara sembunyi-bunyi pada tahun 1797 dan berkarya secara rahasia karena masa sulit setelah Revolusi Perancis. Ia diundang oleh Eugenius de Mazenod untuk bergabung dengan Misionaris Provence.  Maunier berperan aktif dalam misi dengan penuh keberanian dan antusiasme.  Yang menjadi tanggungjawabnya adalah formasi.  Ia juga pernah menjadi  Pemimpin komunitas Kalvari di Marseilles sambil aktif berkarya bersama kaum muda Marseilles.  Ia memiliki devosi luar biasa kepada Hati Kudus Yesus.  Maunier juga berkeberatan dengan jabatan Vikaris Jenderal Eugenius dan Tempier, lalu, seperti yang dilakukan Pastor Deblieu, ia juga meninggalkan Kongregasi di tahun 1823, kemudian bergabung dalam Keuskupan Frejus.  Pastor Maunier dikenal sebagai imam yang luar biasa di Keuskupan Frejus.  Ia wafat di tahun 1844.

 

Bruder Benoit Dosquet, OMI

 

Empat pembicara dalam Konferensi ini adalah Pastor Asodo Istoyo, OMI, Pastor Bonga Majola, OMI, Pastor Joseph Bois, OMI, dan Bruder Benoit Dosquet, OMI.  Keempat pembicara ini memikat perhatian peserta  Konferensi lewat presentasi yang menarik tentang rekan-rekan perdana Bapa Pendiri, St. Eugenius de Mazenod. Pastor Krzysztof Zielenda, OMI menjadi moderator konferensi, sambil membumbui presentasi dengan anekdot-anekdot yang menarik. (Chantal Bernard-Bret)

(Diterjemahkan secara bebas oleh Tim Website OMI Indonesia dari artikel "Third Conference of the Bicentenary" yang terbit di Situs Centre International Eugene de Mazenod/CIEM, Aix-en-Provence, Perancis, www.centremazenod.org)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.