Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia Ke-34

Artikel - Ragam Peristiwa

 

Rabu, 16 November 2016, pukul 17.00 WITA, di Gereja St. Petrus dan Paulus, Dahor, Balikpapan, telah dilangsungkan Perayaan Ekaristi Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia ke-34: Pastor Alya Denny Haloho, OMI, putera pertama dari Paroki Dahor yang menjadi Imam Kristus.

Pastor Denny berdarah Tapanuli kelahiran Balikpapan, merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putera Bapak Levinus Haloho dan Ibu Hilderia Saragih, yang lahir pada 22 Februari 1987.  Masa kecil hingga remaja dihabiskannya di Balikpapan dengan bersekolah di TKK Katolik Yos Sudarso, SD Dasar Katolik Yos Sudarso, SMP Katolik St. Mikail, dan SMA Negeri 1.

Untuk memenuhi keinginannya menjadi seorang Imam Kristus, Pastor Denny lalu menjalani bimbingan di Kelas Persiapan Atas (KPA) Seminari Don Bosco, Keuskupan Agung Samarinda di kota Samarinda. Setelah itu, berbekal semangat dari  St. Eugenius de Mazenod, Bapa Pendiri Kongregasi Oblat Maria Imakulata (OMI), pada tahun 2006 Pastor Denny menjalani pendidikan awal di Novisiat OMI “Beato Joseph Gerard”, Yogyakarta.   Setelah mengucapkan Kaul Pertama di bulan Juli 2008, Pastor Denny melanjutkan pendidikannya di Seminari Tinggi OMI “Wisma de Mazenod”, Condong Catur, Yogyakarta.  Sebagai Skolastik OMI, Pastor Denny studi Filsafat dan Teologi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta hingga pertengahan tahun 2012.

 

Setelah menjalani TahunOrientasi Pastoral (TOP) di Paroki St. Stefanus, Malinau, Kalimantan Utara, Pastor Denny kembali ke Yogyakarta untukmelanjutkan program studi Bakaloreat Teologi di Fakultas Kepausan Teologi Wedhabakti,  Yogyakarta,  selama setahun dan kemudian menimba pengalaman internasional di Filipina.  Pada 24 Januari 2016, Pastor Denny mengikrarkan Kaul Kekal-nya di Seminari Tingggi OMI, Yogyakarta, kemudian menjalani Masa Diakonat di Paroki St. Petrus dan Andreas, Sepauk, Kalimantan Barat.

Setelah melalui perjalanan yang panjang,  dengan penyertaan tangan Tuhan yang menuntun dan mengarahkan hidupnya, Pastor Denny mantap melangkah ke Tahbisan Imamat-nya dengan memilih motto tahbisan yang diambil dari Injil  Yohanes 15:16 - “Bukan kamu yang memilih Aku, melainkan Aku yang memilihkamu”.  Pastor Denny yakin, dengan terus membuka hati terhadap tawaran keselamatan dari Allah sendiri, maka Allah sendiri-lah yang akan menguatkannya dalam mengikuti jejak Yesus Kristus menjadi pewarta karya keselamatan kepada dunia lewat Kongregasi OMI.

Dengan segala sukacitanya serta dukungan penuh cinta dari keluarga, komunitas OMI dan seluruh umat Gereja Katolik, Pastor Alya Denny Haloho, OMI hari ini menerima perutusan imamat perdananya sebagai gembala di tengah-tengah umat kekasih Tuhan di Gereja Santa Maria Imakulata, Paroki Kalideres, Jakarta.  Proficiat Pastor Alya Denny Haloho, OMI!

(Penulis:  Erline - Balikpapan/t/Dokumentasi: istimewa)

Kata Sambutan dari Pastor Denny, OMI seusai menerima tahbisan imamat

 

Berkat Perdana dari Pastor Alya Denny Haloho, OMI: Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.