Tahbisan Imamat Oblat Putera Indonesia Ke-35

Artikel - Ragam Peristiwa

Romo Paulinus Maryanto, OMI menerima tahbisan imamat dari Mgr. Julianus Sunarka, SJ pada Sabtu, 21 Januari 2017, di Kaliori, Banyumas.  Romo Maryanto, OMI adalah putera Indonesia ke-35 yang ditahbiskan sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata dengan motto tahbisan: “Aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu.” (Lukas 1:38)

 

Lahir dan besar di Sleman, Yogyakarta, putera sulung Bapak Vincentius Maridi Harto Paryadi dan Ibu Cicilia Partiyem ini sejak kecil memang sudah bercita-cita menjadi seorang Imam Kristus.  Setelah menamatkan pendidikan di Seminari Menengah Stella Maris, Bogor, Romo Maryanto masuk Pranovisiat OMI di tahun 2007.  Di Seminari Tinggi OMI “Wisma de Mazenod”, Romo Maryanto menuntaskan pendidikan Filsafat dan Teologi dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.  Tahun Orientasi Pastoral Romo Maryanto dihabiskan di Seminari Menengah Stella Maris, Bogor, pada tahun 2013-2014.  Kemudian Romo Maryanto kembali ke Yogyakarta untuk studi Bakaloreat dan Program Imamat dari Fakultas Teologi Wedhabakti, Yogyakarta.  Bersama Romo Alya Denny Haloho, OMI, Romo Maryanto mengucapkan Kaul Kekalnya pada 24 Januari 2016, lalu terbang ke Filipina untuk menjalani program exposure (Februari-Mei 2016).  Tahbisan Diakonat diterima Romo Maryanto di Gereja Santa Perawan Maria Marganingsih, Gayamharjo pada 21 Mei 2016.  Masa Diakonat Romo Maryanto adalah di Yuniorat OMI “Beato Mario Borzaga”, Cilacap.

Proficiat, Romo Paulinus Maryanto, OMI.  Semoga selalu setia dalam panggilan imamatnya.

(Disusun dari berbagai sumber oleh Tim Website OMI Indonesia)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.