Menyongsong Tahbisan Imamat Oblat Indonesia Ke-31

Artikel - Ragam Peristiwa

Pada Senin, 09 Juli 2012, bertempat di Paroki Santa Maria Imakulata, Tarakan, Kalimantan Timur, Bapa Uskup Tanjung Selor, Mgr. Yustinus T. Harjasusanta, MSF, akan memberikan tahbisan imamat kepada Diakon Aloysius Wahyu Nugroho, OMI Oblat asli Indonesia ke-31 yang lahir di Bandungan, 28 Mei 1984.

Setelah menamatkan pendidikan di Seminari Menengah St. Petrus Canisius, Mertoyudan, Magelang, Diakon Wahyu memilih bergabung dengan para Misionaris Oblat Maria Imakualta (OMI) dan memulai masa pendidikannya sebagai calon Oblat di Novisiat Beato Joseph Gerard, Blotan, Yogyakarta, tahun 2003-2005. Kaul Pertama dalam Kongregasi diikrarkan pada 14 Agustus 2005 di Yogyakarta yang diteruskan dengan mulai menjalani masa studi Filsafat dan Teologi di Fakultas Teologi Wedabhakti (FTW), Yogyakarta.

Setelah selesai studi S1 Filsafat dan Teologi pada tahun 2008, Diakon Wahyu diutus ke Paroki St. Petrus dan Andreas, Sepauk, Keuskupan Sintang, Kalimantan Barat, untuk menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) selama 9 bulan. Kembali ke Yogyakarta pada tahun 2009, Diakon Wahyu melanjutkan studi S2 Teologi di Universitas Sanata Dharma. Kaul Kekal diikrarkannya pada 21 Mei 2011 di Kapel St. Eugenius de Mazenod, Paroki Cilacap, Jawa Tengah. Tahbisan Diakonat diterimanya dari Uskup Agung Semarang, Mgr. Johanes Pujasumarta, pada 28 Januari 20 12 di Kapel Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan, Yogyakarta. Masa diakonat dijalankannya di Seminari Tinggi OMI Yogyakarta sambil menyelesaikan tugas akhir studi.
Mari bersama kita berdoa untuk Diakon Wahyu dalam masa persiapan akhir menjelang penerimaan tahbisan imamatnya. Seperti yang diharapkannya dan juga menjadi harapan kita bersama, semoga Diakon Wahyu dapat mengalami hidup sebagai imam dengan penuh sukacita untuk kemudian mampu berbagi sukacita kepada rekan-rekan sepekerja dan terlebih kepada umat yang dilayaninya. Semoga Diakon Wahyu setia dalam menapaki jalan hidup imamatnya sehingga mampu menjadi seorang Oblat yang sejati.


Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.