Berdoa Rosario Bersama Santo Yosef

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Bro. Benoit H. Dosquet,OMI Senin, 22 Maret 2021 20:11

Pada saat audiensi umum pada 01 Mei 2013, Paus Fransiskus mengingatkan kita tentang “Pentingnya dan keindahan berdoa Rosario Suci.  Saat mendaraskan Salam Maria, kita dituntun untuk berkontemplasi tentang misteri-misteri Yesus, yaitu, untuk berefleksi tentang waktu-waktu kunci dari hidupNya, sehingga, sama seperti Maria dan Yosef, Yesus menjadi Pusat dari pikiran-pikiran kita, Dia menjadi perhatian kita dan segala aksi kita.”

Untuk menggali inspirasi dari Rosario Santo Yosef, kami tawarkan kepada Anda lima misteri Santo Yosef, dengan meditasi dan komentar yang diambil dari Surat Apostolik “Patris Corde”.  Di akhir Rosario ini, kami mengundang Anda untuk mendaraskan Doa Oblat kepada Santo Yosef bagi panggilan para Oblat Bruder.

 

 

Mukjizat Terbesar Yesus: Tanda Nabi Yunus

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Pastor Reynold A. Sombolayuk, OMI Rabu, 24 Februari 2021 18:31

Renungan dari Injil Lukas 11:29-32

 

Beberapa hari yang lalu saya menonton film 47 Ronin. Film ini pertama kali tayang sekitar tahun 2013 yang lalu. Jadi filmnya sudah cukup jadul. Salah satu adegan dalam film itu adalah ketika Kai (anak campuran Jepang dan Inggris yang dipungut dan dibesarkan oleh Asano) memberitahu Oishi (penasihat utama Asano) tentang adanya penyihir di rombongan Kira (musuh Asano), tetapi Oishi mengabaikannya karena dia tidak suka dan bahkan merendahkan Kai. Namun ini mengakibatkan kematian tuan mereka, Asano, dan mereka pun dibuang. Ketidakpercayaan mendatangkan bencana.

Dalam Injil, kita juga mendengar bagaimana orang Yahudi dan orang Saduki meminta tanda kepada Yesus. Sebenarnya Lukas tidak menulis siapa yang meminta tanda, tetapi informasi ini kita ketahui dari Injil Matius yang memberi lebih banyak informasi. Apa itu tanda? Dalam Injil dipakai kata σημεῖον (semeion), yang diartikan tanda atau mujizat. Mengapa orang Yahudi dan Zaduki meminta tanda? Karena tanda adalah bukti atau legitimasi seorang nabi, misalnya Nabi Musa yang memberikan roti dari langit, atau Yoshua yang menghentikan peredaran matahari dan bulan, atau Elia yang memanggil api dari langit. Lalu legitimasi Yesus apa? Sebenarnya sudah sangat banyak. Ayat-ayat sebelumnya sudah menceritakan Yesus yang menyembuhkan dan mengusir setan Tapi apakah mereka percaya? Tidak! Karena mereka benci dengan Yesus. Mereka ingin mencobai atau menjebak Yesus. Mereka bahkan memfitnah Yesus dengan mengatakan bahwa Yesus melakukan kuasa itu dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan. Kedegilan hati mereka inilah yang membuat Yesus menyebut mereka angkatan yang jahat (γενεὰ πονηρά).

Yesus mengatakan: “…. kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Apakah tanda nabi Yunus itu? Tanda nabi Yunus tidak lain adalah wafat dan kebangkitan Yesus. Yunus tiga hari berada dalam perut ikan, demikian juga Yesus, selama tiga hari Ia berada dalam kematian. Hanya Allah yang punya kuasa atas maut. Inilah mujizat terbesar yang dibuat Yesus, yang tidak pernah ada orang atau nabi lain yang pernah melakukannya. Tetapi dengan tanda ini, apakah semua orang percaya? Tidak! Kita tidak usah bicara tentang orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Mesias karena mungkin mereka tidak punya kesempatan. Bahkan mereka yang lahir dan dibesarkan dalam iman akan Yesus pun banyak yang menghianati Yesus.

Yesus menawarkan keselamatan kepada kita. Yesus tidak memaksa kita percaya kepadaNya karena Allah menghargai kehendak bebas manusia. Kita harusnya bersyukur karena kita percaya. Maka mari kita ungkapkan iman dan kepercayaan dalam Masa Prapaskah ini melalui pertobatan (mengubah perilaku yang tidak baik), puasa, doa, dan amal kasih. Semoga Allah memberkati kita. Amin.

 

(Penulis:  Pastor Renold A. Sombolayuk, OMI, Minister, Seminari Tinggi OMI "Wisma de Mazenod", Condongcatur, Yogyakarta)

 

 

Surat Pastor Jenderal OMI Pada Pesta 17 Februari 2021

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Selasa, 16 Februari 2021 18:49

SURAT PASTOR JENDERAL OMI PADA HUT 195 PENGESAHAN KONSTITUSI DAN ATURAN KONGREGASI

Paus Leo XII secara resmi menyetujui Konstitusi dan Aturan kita pada tanggal 17 Februari 1826. Sampai hari ini, Konstitusi dan Aturan kita telah direvisi dan diadaptasi selama 195 tahun; dan tetap menjadi “sarana istimewa bagi setiap Oblat untuk mengikuti jejak Yesus Kristus” (Konst.163). Kata Pengantar Konstitusi dan Aturan mengungkapkan visi yang berkobar di dalam hati Santo Eugenius: dimotivasi oleh cintanya kepada Kristus, dia memanggil orang lain yang ingin menghayati hidup suci, mewartakan Kristus kepada orang miskin dan bekerja untuk membangun kembali Gereja. Kehidupan yang saleh dari para penginjil tersebut sangat penting bagi evangelisasi yang efektif.

 

Surat untuk Kanonisasi Bapa Pendiri

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Fr. Marcello Zago,OMI Minggu, 29 November 2020 20:20

SURAT UNTUK KANONISASI BAPA PENDIRI

10 April 1995 – Roma

 

Saudara-Saudara Oblatku Terkasih,

Pada 03 Desember 1995, Paus Yohanes Paulus II akan menyatakan kekudusan Eugenius de Mazenod, Uskup Marseilles dan Pendiri Misionaris Oblat Maria Imakulata. Dengan peristiwa ini, Bapa Suci akan menghadirkan Eugenius sebagai model dan pengantara untuk seluruh Gereja. Bagi kita, para Oblat, peristiwa ini adalah peristiwa yang unik yang tidak akan terulang lagi dalam sejarah kita.  Inilah waktu persatuan dengan Gereja surga dan dunia, peristiwa rahmat, pembaharuan perjumpaan dengan Bapa Pendiri kita, sebuah panggilan untuk mewujudkan secara penuh kharisma yang diterima melalui Bapa Pendiri kita.  Dengan Kanonisasi dan Tahun De Mazenod yang menyertai, saya mengharapkan 3 hal yang sangat penting dan saling melengkapi:

  • Pembaruan hidup religius dan misionaris kita.
  • Perluasan lebih jauh dan lebih luas akan kharisma oblat.
  • Pertambahan serius dari panggilan.
 

2020 - Apa Yang Bisa Disyukuri?

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Fr. Frank Santucci Kamis, 26 November 2020 20:51

Hari ini Amerika Serikat merayakan “Thanksgiving”- Hari untuk Bersyukur.  Saya tidak begitu tahu tentang perayaan ini sampai saya menjadi anggota OMI Provinsi Amerika Serikat delapan tahun yang lalu.  Saya pahami bahwa “Thanksgiving” adalah saat yang indah untuk berhenti, melakukan inventarisasi dan mengucap syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas segala berkat yang didapat selama setahun ini.   Asal muasalnya perayaan ini adalah berakhirnya masa panen dan mengucap syukur kepada Tuhan atas buah-buah dari bumi. Saya mengundang Anda semua yang berada di luar Amerika Serikat untuk bergabung dalam semangat “Thanksgiving” hari ini.

2020 – apa yang mau disyukuri?  Pandemi, sakit, kematian, ketakutan, kebingungan karena situasi politik, ekonomi yang tak menentu, kelaparan…….. Bersyukur apa?

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.