Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Begitu Besar Kasih Allah Akan Dunia Ini!

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Pastor Antonius Andri Atmaka, OMI Minggu, 11 Maret 2018 17:19

Banyak orang bertanya, “Mengapa di dunia ini banyak terjadi konflik agama?; Bukankah agama mengajarkan kebenaran dan kebaikan? Mengapa Allah diam saja melihat banyak orang yang saling membunuh dan menghancurkan demi keyakinan kepada-Nya? Apa yang salah dengan iman dan agama?” Kita semua sering dibuat bingung dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Kenyataan yang ada di sekitar kita menunjukkan bahwa orang dapat menjadi sangat fanatik karena agama, bahkan sampai memusuhi tetangga kiri dan kanannya, meledakkan diri dengan bom dan melukai banyak orang.

Add a comment

 

Kristus, Bait Allah, Juru Selamat Kita

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Pastor Henricus Asodo, OMI Selasa, 06 Maret 2018 00:47

Saya ingin memulai Homili ini dengan bacaan pertama dari Kitab Keluaran:

"Lalu Allah mengucapkan segala firman ini, Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.  Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.  Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”

Siapa di antara kita yang percaya 100% pada Tuhan, tanpa ragu?  Siapa di antara kita yang tidak mempunyai idola?

Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:  enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.  Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”

Siapa di antara kita yang menghormati hari Sabat?  Siapa di antara kita yang beristirahat penuh sehari untuk Tuhan?

Add a comment
 

Menapak Jalan Kekudusan

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Administrator Senin, 05 Februari 2018 11:09

Bacaan Pertama: Wahyu 7:2-4, 9-14

Bacaan Kedua: 1 Yohanes 3:1-3

Bacaan Injil: Matius 5:1-12

 

Saudari dan Saudara terkasih,

Hari ini kita merayakan Pesta Semua Orang Kudus.  Saya mencari di internet untuk arti dari perayaan ini dan menemukan penjelasan dari Mgr. Robert Le Gall, Uskup Agung Toulouse yang mengatakan: “Perayaan ini bukan hanya untuk kelompok-kelompok semua orang kudus yang sudah dikanonisasi, yaitu mereka yang oleh Gereja diyakini berada dalam kemuliaan Tuhan, tetapi perayaan ini juga adalah untuk semua yang, sejatinya dan yang paling banyak, berada dalam kebahagiaan Ilahi.  Hal ini berarti bahwa semua orang, baik yang sudah dikanonisasi maupun yang belum dikanonisasi, yang telah dikuduskan lewat praktek-praktek belas kasih, yang menerima pengampunan dan karunia rahmat Ilahi.  Perayaan ini mengingatkan kita akan semua orang beriman akan panggilan universal kepada kesucian.”

Kata “Kesucian” menarik sekali bagi saya.  Kesucian, di atas segalanya, di dalam Perjanjian Lama, adalah atribut eksklusif dari Tuhan.  Lewat Kristus – yang sempurna sama seperti BapaNya yang sempurna – kesucian menjadi dapat dijangkau oleh manusia selama ia “mengikuti” Kristus dengan percaya kepadaNya dan berlaku seperti yang dilakukanNya.  Sesungguhnya, semua orang yang telah dibaptis dipanggil kepada kesucian.  Kesucian tidaklah diperuntukkan hanya untuk sebagian kecil orang saja.

Add a comment
 

Apakah Yang Kamu Cari?

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Romo Antonius Andri Atmaka, OMI Jumat, 19 Januari 2018 13:48

Dari kutipan Injil Yohanes 1: 35-42 dikisahkan bahwa Yohanes Pemandi menunjukkan Yesus kepada kedua orang muridnya. “Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia”. Kedua orang murid itu kemudian mengikuti Yesus. Yesus pun bertanya kepada mereka, “Apakah yang kamu cari?” Sebuah pertanyaan sederhana dan simpatik. Mungkin juga kedua orang murid Yohanes itu tidak menduga akan mendapatkan pertanyaan sederhana yang tidak mudah dijawab itu. Mereka pun menjawab sekenanya, “Guru, dimanakah Engkau tinggal?” Dengan penuh kasih dan pengertian Yesus mengajak mereka, “Mari dan lihatlah”.

 

Add a comment
 

H.R. Santa Maria Imakulata - Perayaan Yang Menggembirakan

Artikel - Saat Merenung

Ditulis oleh Frater Henrikus Prasojo, OMI Rabu, 06 Desember 2017 19:47

8 Desember merupakan hari yang istimewa bagi Keluarga Besar Oblat Maria Imakulata, sebab pada hari tersebut Gereja Universal merayakan Hari Raya Santa Maria Imakulata yang adalah Pelindung Kongregasi OMI.

 

Sekilas Dogma Maria Imakulata

Praksis penghormatan kepada Maria Imakulata sudah berkembang dalam tubuh Gereja jauh sebelum Dogma Maria Imakulata definitif diserukan bagi Gereja, bahkan Kongregasi Oblat Maria Imakulata (OMI) berdiri lebih dahulu daripada Dogma tersebut. Doktrin tentang kesucian Maria yang sejak lahir tidak bernoda dikembangkan oleh para Bapa Gereja Kuno pada abad Keempat. Sebutlah diantaranya Santo Ephrem, Santo Ambrosius dan Santo Agustinus, yang masing-masing memiliki pemikiran teologis bahwa Maria adalah suci dan tak bernoda.[1]

Seringkali Doktrin ini mendapat serangan balik karena Kitab Suci tidak menyebutkan secara eksplisit bahwa Maria dikandung tidak bernoda. Dasar alkitabiah yang dapat menjelaskan keutamaan Maria ini bisa kita lihat dalam Injil Lukas 1:28 yaitu ungkapan Malaikat Gabriel kepada Maria, “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

 

Add a comment
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.