Meditasi Kaul Pertama 08: Kongregasi

Artikel - Saat Merenung

Struktur dan Misi – Konstitusi #72:

“Bersatu sebagai saudara dalam satu komunitas apostolik, kita semua sederajat di hadapan Allah Bapa kita yang membagikan kharisma-kharisma dan pelayanan-pelayanan demi melayani Gereja dan karya misinya. […]

Dengan tetap setia pada prinsip yang tercantum dalam Konstitusi dan Aturan, para pemimpin memastikan agar struktur-struktur itu cukup fleksibel untuk mengalir seturut irama hidup yang kita hayati.”

 

Kapitel Umum – Konstitusi # 125:

“Kapitel Umum adalah otoritas tertinggi dalam Kongregasi.  Kapitel Umum diadakan secara teratur untuk memperkokoh tali persatuan Lembaga dan menunjukkan peranserta dari semua anggota dalam hidup dan misi Kongregasi.

Berkumpul di sekeliling Kristus, keluarga Oblat berbagi pengalaman yang dihayati dalam komunitas-komunitas, dengan segala tantangan dan harapan dalam kerasulan. Kapitel adalah saat istimerwa untuk refleksi dan pertobatan komunitas.  Bersama-sama, dalam persatuan dengan Gereja, kita mencari kehendak Allah di tengah kebutuhan-kebutuhan zaman kita dan bersyukur kepadaNya atas karya keselamatan yang terlaksana melalui kita.”

 

Pastor Tempier memberikan sumbangsih bagi perluasan Kongregasi.  Pertama, di Perancis tahun 1817, ia menyetujui Kongregasi bermisi ke Korsika, “Aku tidak melihat alasan kita menolaknya.” (Surat Pastor Tempier kepada Bapa Pendiri, Ecrit Oblats II, 2 Roma 1987, Hal. 14)  Pastor Tempier menyemangati para Oblat di Kanada, Afrika, dan Sri Lanka.  Hal ini terlihat dalam suratnya kepada Pastor Barret, “… Aku selalu, dengan perhatian besar, mengikuti semua kerjamu, sukacitamu dan kesedihanmu. Marilah kita terus bekerja untuk kemuliaan Tuhan dan keselamatan jiwa-jiwa.  Meski buahnya tidaklah berlimpah, Tuhan tidak akan menghitung sedikit atas segala kebaikan yang kita lakukan…”(Surat Pastor Tempier kepada Pastor Barret, 30 Mei 1868)

Adalah Pastor Tempier yang bekeja untuk memulai misi Oblat di Aljasair. Ia mengunjungi Kanada di tahun 1851 dan singgah di Inggris dalam perjalanan pulangnya. Pastor Honorat berterima kasih kepada Bapa Pendiri atas kunjungan Pastor Tempier ke Kanada, “Aku percaya, semua Oblat mendapatkan manfaat sebanyak yang mereka inginkan, karena ia tidak menyia-nyiakan usaha untuk menuntaskan segala urusan yang baik yang ada dalam kuasanya, baik itu secara umum maupun secara individu.” (Surat Pastor Honorat kepada Bapa Pendiri, 15 September 1851)

Pastor Albini menulis di tahun 1837: “Oh! Kami dapat sungguh melihat bahwa engkau terikat, secara hati dan jiwa, kepada Kongregasi kita dan kepada semua anggotanya yang setia pada Kongregasi.” (Surat Pastor Albini kepada Pastor Tempier, 03 Februari 1837)

Pastor Tempier mengerjakan redaksional dari Konstitusi dan Aturan Hidup Kongregasi: “… perhatikan Statuta kita. Kita tidak dapat mengambil banyak dari Paris, karena mereka terdiri dari beberapa rumah, sedangkan kita hanya akan punya satu rumah.  Untuk hal ini dua jam setiap hari. […] Baca kembali Santo Philip Neri dan petisi yang kita serahkan kepada Vikaris Jenderal…” (Surat Bapa Pendiri kepada Pastor Tempier, 15 Desember 1816)

Saat Bruder Ignatius ingin bergabung ke dalam Kongregasi, adalah Pastor Tempier yang tidak ragu-ragu menyiapkan konsep pertama Aturan – atau bab Aturan – untuk para Bruder. (Etudes Oblates 14 (1955), Hal. 279-283)

Lalu bagaimana dengan karya Pastor Tempier sebagai Bendahara Umum Kongregasi? “Sejak dari hari-hari pertama keberadaan kita…. Hanya kepadanyalah Bapa Pendiri mempercayakan administrasi bantuan yang diberikan oleh Providence kepada komunitas kecil.  Pastor Tempier menjalankan fungsi bendara Penyelenggaraan Ilahi, Jaksa Agung Kongregasi, sepanjang hidupnya.” (Ecrits Oblats II, 1 Roma 1987, Hal. 61-62)

Selama bertahun-tahun Pastor Tempier berhasil menggalang dana cadangan seperti yang diminta oleh Bapa Pendiri: “…. Cita-citaku adalah selalu menciptakan dana, yang dapat digunakan sewaktu ada kebutuhan yang sangat mendesak, tentu saja bukan bermaksud menimbun, tetapi untuk melengkapi sumbangan yang dimiliki semua Kongregasi di semua negara di dunia …” (Surat Bapa Pendiri kepada Pastor Tempier, 20 (22) Januari 1826)

“Tentang Pastor Tempier dikatakan bahwa ia secara cermat mengikuti berbagai proyek, mengukur tongkat dengan tangan dan tangan di dekat dompet.” (Ecrits Oblats II,1 Roma 1987, Hal. 53)  Ia merancang rencana-rencana sendiri dan mengikuti jalannya beberapa pembangunan.  Bahkan prefektur sipil mengakui kepiawaiannya dengan menunjuknya masuk dalam komisi departemen untuk pekerjaan besar yang akan dilakukan di Marseilles. (Ecrits Oblats II, 1 Roma 1987, Hal. 53-55)

Anda diundang untuk kembali membaca Bagian Ketiga dari Konstitusi dan Aturan Hidup kita tentang “Organisasi Kongregasi”.  Konstitusi # 72 dengan jelas menyebutkan, “Struktur-struktur Kongregasi kita tidak memiliki tujuan lain kecuali untuk menopang pelayanan itu.”

Saat  kita membaca kembali perjalanan hidup Pastor Tempier, kita diingatkan kembali bahwa seluruh Kongregasi mempunyai tanggungjawab bagi misi Gereja yang dipercayakan kepada kita. Kita dapat memiliki beragam karya yang luas – termasuk para Oblat yang tidak mungkin lagi melayani ke luar karena sakit, faktor usia, atau pelayanan internal untuk Kongregasi.  Seluruh komunitas-lah yang menyelesaikan misi lewat berbagai pelayanan dari para anggotanya.

Mungkin inilah kesempatan untuk menulis surat kepada seorang Oblat selain Anda sendiri di Provinsi…

 

Komite Umum untuk Para Bruder OMI

(Bruder Benoit H. Dosquet, OMI)

 

(diterjemahkan secara bebas oleh Tim Website OMI Indonesia dari artikel "Meditations to Prepare for the Anniversaryof the First Vows of November 1, 1818" yang terbit di www.omiworld.org)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.