Meditasi Kaul Pertama 09 - Bersaksi

Artikel - Saat Merenung

Paus Fransikus pada bulan Mei 2014: “Apa artinya bersaksi bagi kaum Kristiani.”

“Bersaksi tentang Kristus adalah intisari dari Gereja.  Kalau tidak demikian, hal itu akan berakhir menjadi ‘universitas agama’ yang steril, yang tidak dapat ditembus oleh tindakan Roh Kudus ...

“Kami adalah orang-orang yang mengikuti Tuhan dan memberikan kesaksian - yang ingin memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus. Dan kesaksian ini terkadang menghasilkan pemberian hidup.

“Di sisi lain, ketika Gereja menutup dirinya sendiri, Gereja menganggap dirinya - katakanlah - sebuah universitas agama dengan banyak sekali ide-ide indah, dengan sangat banyak kuil yang indah, dengan banyak museum yang indah, dengan banyak hal yang indah, tetapi tidak bersaksi, maka Gereja menjadi steril.” (Homili Paus Fransiskus pada Pesta Sta. Martha, 06 Mei2014)

 

Berkat kesaksian orang-orang sezamannya, kita dapat menemukan siapa Pastor Tempier itu, dan hal ini membantu kita untuk lebih memahami semangat yang menggerakkannya.

Pertama-tama, marilah kita serahkan waktu sekarang ini pada Bapa Pendiri:

“Sahabatku terkasih, pada permulaan surat ini aku ingin memberitahumu betapa aku terharu atas perasaan-perasaan yang engkau ungkapkan kepadaku dengan cara yang membangun di dalam surat terakhirmu.  Dari halaman pertama surat itu, aku telah menemukan seorang religius yang jenius, seorang yang tulus hati, seorang yang berkehendak baik.  Itulah engkau, Tempier.  Aku juga bersyukur pada Tuhan, tak henti-hentinya, karena mempertemukan engkau denganku.  Aku mohon padaNya untuk memenuhi engkau lagi dan lagi dengan RohNya, untuk keuntungan timbal-balik kita bersama….

“Tidak ada seorang pun yang aku percayai selain engkau, pendamping pertamaku.  Sejak hari pertama kita bersatu, engkau telah memahami semangat yang menggerakkan kita dan semangat yang harus kita sampaikan pada yang lainnya; Engkau tidak pernah sedikitpun berbelok arah dari jalan yang telah kita putuskan untuk kita ikuti; Semua orang dalam Lembaga kita tahu – dan mereka semua bergantung kepadamu – sama seperti mereka bergantung padaku. Jadi, apakah mengherankan, jika kita memiliki rumah yang begitu jauh karena keadaan kita dan lokasinya, dan engkau ditugasi untuk mengelolanya?” (Surat Pastor Eugenius de Mazenod kepada Pastor Tempier, 15 Agustus 1822)

Dari sudut pandang seorang di luar Kongregasi, Timon David menulis: “Pastor Tempier adalah seorang yang dihormati, yang bersembunyi secara mendadak, salah seorang dengan hati yang baik yang dapat ditemukan […] Tak mungkin untuk mengatakan berapa banyak komunitas di Marseilles yang berhutang kepadanya atas pendirian mereka. Dia adalah ayah bagi semua orang […] Mudah bergaul dengan orang seperti itu.” (Ecrits oblats II,1 Rome 1987, Hal. 61-62)

Dalam Obituari untuk Pastor Tempier, Pastor Fabre menggambarkannya dengan kata-kata berikut ini: “Sukacita ia bagikan ke semua orang, rasa sakit dan duka ia simpan untuk dirinya sendiri….  Penampilan luarnya yang keras, dingin, dan nyaris tak berperasaan, sifat hangat alami orang selatan dari Pastor Tempier menyembunyikan hati emasnya, kemampuan untuk melakukan tindakan heroik cinta kasih… Ia menghormati kerahasiaan dan kebijaksanaan dalam melaksanakan tanggungjawab yang dipercayakan kepadanya…. Ya, ia adalah seorang yang saleh, kesalehan yang kokoh dan dalam yang menguasai jiwa dan menempatkannya dalam kontak langsung dengan Tuhan. Ia menyukai hal-hal yang suci. Jam-jam doa sepertinya tidak terlalu lama baginya. Kehidupan Pastor Tempier dapat diringkas dalam satu kata: 'dedikasi - dedikasi yang paling mutlak'. Terus menerus menghilangkan dirinya sendiri, selalu melupakan dirinya sendiri, dan dengan demikian mengambil tempat tertinggi di hadapan semua orang.." (Notices necrologiques II)

Marilah kita akhiri dengan kutipan dari Homili yang diberikan oleh Uskup Chalandon pada 07 April 1864, di Gereja Misi OMI di Aix, pada saat perayaan 50 tahun tahbisan imamat Pastor Tempier, “Selama Lembaga Oblat Maria Imakulata dituntun oleh semangat iman, devosi, dan semangat menyala-nyala yang digerakkan oleh Bapa pertama kalian – dan yang selalu hidup dalam kesuburan hijau di masa tuanya.  Seseorang yang dapat ia panggil sebagai putranya tidak kurang dari saudaranya, penolongnya, dan temannya… Selama berjalan mengikuti jejak langkah Mazenod dan Tempier, engkau dapat berkata: 'Societas nostra cum patre et filio ejus' (semoga Lembaga kita selalu bersama Allah Bapa dan Putra-Nya), Gereja di bumi dan Gereja di surga akan memiliki alasan untuk bersukacita.” (Homili di Aix, 07 April 1864)

Di pembuka Meditasi ke-9 ini, kita membaca kutipan Homili Paus Fransiskus pada peringatan Santa Martha, 06 Mei 2014.  Bapa suci mengakhiri Homilinya dengan beberapa pertanyaan.  Bapa Suci mengarahkan pertanyaan-pertanyaan itu kepada kita sekarang:

“Bagaimana dengan kesaksianku? Apakah aku seorang saksi Kristiani bagi Yesus atau aku hanyalah seorang anggota kelompok saja?  Apakah aku berbuah karena aku bersaksi, atau aku tetap steril karena aku tidak mampu untuk membiarkan Roh Kudus menuntunku maju dalam panggilanku sebagai seorang Kristiani?”

Anda juga dapat menulis kesaksian tentang rekan Anda dengan melihat beberapa aspek terang hidupnya.

Semoga meditasi-meditasi ini dapat membangkitkan keingin-tahuan Anda tentang hidup Pastor Tempier.

Kami menyarankan 2 buku tentang Pastor Tempier yang ditulis oleh Pastor Yvon Beaudoin di tahun 1987 (Ecrits Oblates II, 1 dan 2 Roma, 1987); Obituari yang ditulis oleh Pastor Fabre di tahun 1870 (Notices Nécrologiques II, circulaire N° 49, Hal. 81-118) ; Seminar di Aix-en-Provence yang dibawakan oleh Pastor Michel Couvoisier pada 17 Februari 2016 (« Je ne peux pas y arriver seul ! », Aix-en-Provence 2016, Hal. 44-48) atau artikel tentang Pastor Tempier di “Historical Dictionary” (Vol. I, Hal. 704-710).

 

Komite Umum untuk Para Bruder OMI

(Bruder Benoit H. Dosquet, OMI)

 

(diterjemahkan secara bebas oleh Tim Website OMI Indonesia dari artikel "Meditations to Prepare for the Anniversaryof the First Vows of November 1, 1818" yang terbit di www.omiworld.org)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.