Jangan Takut!

Artikel - Saat Merenung

Pesta kelahiran St. Yohanes Pemandi dirayakan secara khusus oleh Gereja karena dialah tokoh yang mendahului kedatangan Yesus  sebelum berkarya di depan umum. Sebagaimana tokoh-tokoh yang mendapatkan misi dari Tuhan, kelahiran Yohanes Pemandi penuh dengan misteri. Ayahnya, Zakharia, seorang imam yang bertugas untuk memimpin doa dan persembahan di Bait Allah. Dia berasal dari katurunan imam Abia.  Pada zaman itu ada banyak kelompok imam. Mereka bertugas secara bergiliran. Pada saat Zakharia bertugas, dia mendapatkan penampakan Malaikat yang mengabarkan bahwa istrinya, Elisabeth, akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Mereka sudah lama berkeluarga dan nampaknya juga sudah putus asa dalam mengharapkan kelahiran anak. Tiba-tiba Zakharia mendapatkan berita bahwa akan mempunyai seorang anak. Zakharia tidak percaya dengan kabar itu. Mereka sudah lanjut usia dan mungkin mereka juga sudah mencoba berbagai macam terapi untuk mendapatkan anak. Tidak berhasil. Apakah masih ada yang dapat diharapkan?

Cara Allah melaksanakan rencana-Nya memang tidak pernah dapat diduga oleh manusia. Dalam perjanjian baru, Allah ingin melibatkan manusia di dalam pelaksanaan rencana itu. Sebenarnya sejak kisah penciptaan, Allah sudah berusaha untuk melibatkan manusia. Dia menyerahkan seluruh ciptaan kepada manusia untuk dikelola sebaik mungkin. Tujuannya tidak lain adalah untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup manusia. Namun demikian, Allah harus kecewa dengan sikap manusia yang tidak mentaati kehendak-Nya. Manusia justru menjauh dan ingin menyaingi Tuhan.

Dalam Perjanjian Baru, Allah tetap melibatkan manusia untuk ambil bagian dalam rencana penyelamatan-Nya. Orang-orang seperti Maria, Yusuf, Zakharia, Elisabeth, Yohanes Pemandi dan para rasul dipanggil untuk ikut serta dalam rencana tersebut. Allah menemukan dalam diri orang-orang itu kesederhanaan dan kesetiaan yang mendalam. Maka melalui mereka zaman baru dimulai, penciptaan baru dikerjakan oleh Allah. Sebuah angkatan baru yang percaya dan teguh beriman kepada Allah dipanggil dan diajak bekerjasama dengan-Nya. Mereka bersedia menjalankan tugas itu sampai selesai.

Oleh karena itu, hari raya kelahiran Yohanes Pemandi menjadi awal dari sebuah masa baru yang memberi harapan. Dalam perjanjian baru ini Allah sendiri ikut ambil bagian secara langsung dalam kehidupan manusia. Allah mengambil bagian secara makin konkret dalam Yesus Kristus untuk mengubah dunia. Yohanes Pemandi menjadi tanda masa transisi dari perjanjian lama ke perjanjian baru ini. Kita sudah ditebus dengan darah Kristus. Kita telah memasuki masa perjanjian baru. Apakah kita sungguh-sungguh sudah ikut ambil bagian di dalamnya? Apakah kita bersedia dilibatkan Tuhan dalam karya penebusan-Nya?

(Penulis:  Pastor Antonius Andri Atmaka, OMI, Kepala Paroki Sta. Maria Imakulata, Kalideres, Jakarta)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.