Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Cek Kesehatan Spiritual

Artikel - Saat Merenung

Minggu Biasa XX - 19 Agustus 2018

Bacaan Pertama: Amsal 9:1-6

Bacaan Kedua:  Efesus 5:15-20

Bacaan Injil:  Yohanes 6:51-58

 

Saya ingin memulai Homili ini dengan Bacaan Kedua dari Surat Paulus dan mengundang Anda sekalian untuk melakukan “Cek Kesehatan Spiritual”:

Saudara-Saudariku,

1. Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, (Mari kita ambil 30 detik untuk diam sejenak)

2. Janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,  (Kita sering berkata: Dia bodoh, kamu bodoh, mereka bodoh; Sekarang marilah kita berkata: Saya bodoh, ya, saya-lah yang bodoh!)

3. Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Waspada dan berhati-hatilah hidup sekarang ini!)

4. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Ketahuilah arti hidup kita, kemana arah kita berjalan, apa arti dan tujuan hidup kita, hidupku dikendalikan oleh apa/siapa? Apakah oleh keinginanku atau Kehendak Allah?)

5. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu,  (Jangan pikir ini hanya  anggur, tetapi juga minuman beralkohol lainnya.  Lebih baik menjadi seorang Katolik daripada seorang alkoholik!)

6. Tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,(Kenalilah bahwa Roh Kudus ada dalam kita, karunia-karunia kebangkitan, kita telah menerima Roh Kudus saat kita dibaptis dan menerima Sakramen Krisma.)

7. Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani.(Kata-kata apa yang sering keluar dari mulut kita?  Kata-kata rohani?  Kata-kata yang enak didengar atau kata-kata yang kotor?)

8. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.(Apakah dengan suka hati Anda datang ke Misa Kudus, berdoa harian, bermeditasi? Atau apakah Anda selalu terburu-buru, tidak ada waktu untuk Tuhan?)

9. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita. (Berapa kali Anda bersyukur kepada Tuhan?  Atau sekedar menyebut namaNya: Tuhan!)

 

Itulah sedikit check-up kesehatan spiritual.

Anda bisa lakukan secara teratur di rumah, gratis plus dapat bonus: sukacita dan damai dalam diri.

Namun malangnya, seringkali reaksi kita sangatlah berbeda.  Kita sering berkata: “Ya, tetapi saya tidak ada waktu; Ya, tetapi saya bukan seperti orang-orang kudus, saya ini seorang pendosa...”

Memang benar demikian, tetapi reaksi itu tidaklah tepat!

Kita memang manusiawi tetapi pada waktu yang sama, kita juga seorang yang ilahi.  Mengapa?  Karena kita telah menerima Kuasa Ilahi, Roh Kudus, lewat Sakramen Baptis dan Krisma, kita didiami oleh Roh Kudus.

Lebih lagi, hari ini, dalam Bacaan Injil kita diyakinkan bahwa Tuhan kita Yesus Kristus memberikan hidupNya, TubuhNya, dan DarahNya untuk kita.

Dia berkata kepada kita:  “DagingKu adalah benar-benar makanan dan darahKu adalah benar-benar minuman. Barangsiapa yang makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”

Dia tinggal di dalam kita.  Dia ada bersama kita!

Dia adalah Makanan kita; Dia adalah Kekuatan kita, dan Harapan kita.

Kita telah menerima kekuatan yang diperlukan untuk hidup kita, bukan saja untuk bertahan hidup tetapi lebih dari itu,  agar kita mampu tegak berdiri, dengan keberanian, dengan harapan besar, untuk melakukan Kehendak Tuhan, bukan untuk mengikuti keinginan kita; agar kita mampu memilih hidup.. bukan maut!

Jangan bersedih hati!

Jangan putus asa karena segala kelemahan manusia kita!

Hiduplah dalam sukacita!  Milikilah kekuatan dan keberanian.

Temukan Tuhan dalam keseharian hidup Anda! Dia-lah yang menyirami hati  yang haus dan kering; Dia tetap setia ada dalam kesusahan harian kita!.

Kita tidak sempurna – betul!

Kita bukan orang kudus – betul!

Tetapi jangan lupa, para orang kudus pun  – mereka juga bukanlah orang-orang sempurna.  Mereka adalah orang-orang yang berjalan bersama Tuhan.  Orang-orang yang mengenal kekuatan Allah, yang memohon pertolongan Tuhan setiap hari dalam perjuangan hidupnya.  Para orang kudus itu , sama seperti kita, adalah orang-orang  yang percaya kepada Tuhan, yang percaya bahwa Tuhan itu ada dan hadir.  Dia selalu ada bersama kita.

Dialah yang berkata dalam Kitab Amsal: “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur.  Buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”

Hiduplah di jalan pengertian!

 

(Penulis: Pastor Henricus Asodo, OMI, Homili Minggu Biasa XX, 19 Agustus 2018 di Gereja Misi Perdana OMI, Aix-en-Provence)

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.