Lentera Iman

0182

Untuk apa kita tekun mencari Tuhan? Apa motivasinya? Jawaban kita menentukan kesungguhan dan ketulusan kita mengikuti Dia. Mungkin ada motivasi jasmaniah yang kita inginkan. Maka mencari Tuhan hanya untuk keuntungan material. Ikut Tuhan dipandang dari segi untung dan rugi. Mungkin juga ada kebutuhan psikologis yang harus dipenuhi. Mencari Tuhan hanya untuk memuaskan hasrat yang terpendam. Mungkin juga ada kerinduan rohani untuk menemukan kebahagiaan dalam Tuhan. Seberapa pun besarnya tantangan akan ditempuh oleh pribadi ini untuk berjumpa dengan Dia yang dirindukan. Semoga motivasi kita tidak semakin egois tetapi semakin murni. Kita mohon bantuan Allah untuk menjernihkan hati, budi, dan kehendak kita agar bisa hidup dan berkarya seturut panggilan kita sebagai murid-murid Tuhan.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

0181

Yesus mengungkapkan siapa Dia sebenarnya. Dia yang berasal dari Allah turun ke dunia untuk menjumpai manusia agar mengalami rahmat keselamatan. Bagai mereka yang mengetahui jati diri Yesus, mempunyai sikap untuk menerima atau menolak Yesus. Yang menerima Dia berarti mengetahui kebenaran. Dan yang menolak Dia akan kehilangan kesempatan untuk menikmati kehidupan bersama Allah. Tentu Yesus menghendaki semua yang mendengarkan kesaksianNya akan menyambut Dia. Inilah pertobatan itu, jika manusia mau percaya dan menerima Dia. Pertobatan kita hendaknya semakin teguh berkat kehadiran Tuhan yang bangkit dan terus-menerus menyapa, mengingatkan kita semua akan karya kasih penyelamatanNya.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

0180

Siapa Yesus bagi kita? Dia adalah Karunia Kasih dari Allah bagi dunia. Dia sendiri telah mengasihi kita sampai tuntas. Dia juga Sang Penyelamat yang telah mempersembahkan diriNya bagi penebusan kita atas dosa dan maut. Dia pula Sang Terang yang memancarkan cahaya kasih dalam kekelaman hidup kita. Dia menghendaki kita untuk hidup kekal bersamaNya. Kekekalan bersamaNya bukan berarti panjangnya usia di dunia dan tak akan mati, tetapi anugerah kualitas hidup untuk tinggal bersamaNya dan ambil bagian dalam karya kasihNya. Komitmen kita untuk menerima Dia sebagai satu-satunya sumber sukacita diperbaharui. Kehendak kita untuk setia mengikuti Dia diteguhkan. Semangat kita untuk menjadi saksiNya dikobarkan.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

0179

Bagaimana sikap orang yang percaya? Dia tidak harus melihat segala sesuatu. Tetapi dia mengalami secara personal apa yang terjadi. Tidak selalu mudah bagi yang percaya untuk mengerti apa maknanya. Hanya kerjasama dengan Yang Ilahi yang akan mampu membuka pengertian setiap orang untuk mencermati Sabda Tuhan. Kebangkitan Tuhan membuka cakrawala baru bahwa apa yang dikehendaki Tuhan akan terlaksana. Yang diharapkan dari para pengikut adalah semangat pembaruan diri. Tentu ini perlu rahmat dan usaha. Tuhan akan membantu setiap usaha yang kita lakukan. Kebangkitan Tuhan menjadi jaminan. Semoga seperti para murid, kita semakin teguh dalam percaya. Mari bangkit bersama Tuhan!

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

0178

Salam yang menyejukkan dan menenteramkan disampaikan oleh Tuhan yang bangkit kepada para muridNya. Karena situasi masih belum tenang, wajar kalau para murid masih takut dan terkejut. Tetapi Tuhan membuka hati dan budi mereka dengan terang SabdaNya. Dan memang mereka kemudian menjadi lebih terbuka. Mereka mampu melihat Tuhan yang bangkit dalam suasana baru. Bahkan Tuhan mempercayai mereka sebagai saksiNya. Mungkin kita juga tidak mudah percaya jika situasi berat sedang menerpa. Mungkin yang ada adalah rasa curiga dan waspada. Mari mohon pada Tuhan agar dianugerahi rahmat damai sejahtera agar kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan sukacita.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

Artikel yang lain...

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»
Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.